Konten dari Pengguna

Bakteria Listeria dalam Melon yang Mematikan

Go Dok Indonesia

Go Dok Indonesiaverified-green

Aplikasi kesehatan yang menyediakan fitur Tanya Dokter Gratis & Ragam Artikel seputar kesehatan di www.go-dok.com/ragam-artikel-godok/

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Go Dok Indonesia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bakteria Listeria dalam Melon yang Mematikan
zoom-in-whitePerbesar

Apa itu bakteri listeria?

Nah, bakteri ini banyak ditemukan di tanah maupun pupuk yang digunakan untuk menyuburkan produk hortikultura. Selain itu, bakteri listeria juga dapat tersebar melalui daging hewan ternak, maupun produk yang mengandung susu di dalamnya; termasuk buah Rock melon yang disebut sebagai pembawa bakteri listeria.

Lalu, apa gejalanya jika Anda terkontaminasi bakteri Listeria?

Jika Anda merasa demam dan nyeri otot, diikuti mual dan diare setelah mengonsumsi produk di atas, bisa jadi Anda sudah terkontaminasi bakteri tersebut.

Selain itu, bakteri ini juga bisa masuk ke dalam sistem saraf, lho! Jika sistem saraf Anda mulai terserang, gejala seperti pusing, leher yang kaku, linglung, kehilangan keseimbangan, hingga meningitis! Bahkan, jika bakteri ini menyerang ibu hamil, dapat menyebabkan premature hingga keguguran, lho. Lama gejala yang disebabkan bakteri ini beragam, mulai dari seminggu hingga 6 minggu tergantung tingkat keparahannya.

  • Jika Anda membeli bermacam-macam produk tumbuhan dan daging, selalu ingat untuk memisahkan satu sama lain ya, baik daging ternak, unggas, dan ikan.

  • Jangan lupa untuk langsung menyimpan produk daging dalam freezer ya, dengan suhu di bawah 4 derajat celcius. Sebenarnya, bakteri ini masih bisa bertahan hidup di suhu rendah. Maka dari itu, selalu jaga kebersihan freezer Anda ya, terutama jika ada tumpahan cairan dari produk daging.

  • Perhatikan cara Anda memasak olahan tersebut. Pastikan di masak dengan suhu di atas 74 derajat celcius. Nah, bagi Anda yang gemar mengonsumsi sushi, waspada penyebaran bakteri yang satu ini, ya!

  • Bagi Anda penggemar olahan susu, waspada dengan produk keju lembut dengan kandungan susu yang tidak melalui proses pasteurisasi, seperti feta, Brie, Camembret, keju blue-veined, dan keju Mexico. Anda bisa mengalihkan dengan produk keju keras seperti mozzarella, cream cheese, dan cottage cheese.

Seperti jenis bakteri makanan pada umumnya, bakteri ini memang dapat masuk dan mereproduksi diri sendiri di dalamnya. Nah, dengan mengenal bakteri listeria diharapkan Anda makin peduli dan berhati-hati dalam mengolah produk holtikultura dan hasil ternak, ya. Semoga bermanfaat!