Konten dari Pengguna

Manfaat di Balik Anak laki-laki yang Dekat dengan Ibu

Go Dok Indonesia

Go Dok Indonesiaverified-green

Aplikasi kesehatan yang menyediakan fitur Tanya Dokter Gratis & Ragam Artikel seputar kesehatan di www.go-dok.com/ragam-artikel-godok/

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Go Dok Indonesia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat di Balik Anak laki-laki yang Dekat dengan Ibu
zoom-in-whitePerbesar

Ayo ngaku apakah kamu termasuk ‘anak papi’ atau ‘anak mami’? Sebenarnya, tidak salah jika seseorang lebih dekat dengan salah satu sosok orang tua. Tapi, bukankah lebih mengesankan jika anak perempuan dekat dengan ayahnya dan anak laki-laki dekat dengan ibunya?

“Anak laki-laki pasti lebih dekat dengan sosok ibu dibanding ayah” kalimat tersebut pasti sudah sering Anda dengar, namun sudahkah Anda mengetahui penjelasan psikologis dari pernyataan di atas? Jika belum, yuk luangkan waktu sejenak untuk menyimak penjelasan berikut!

1. Punya kepedulian tinggi terhadap keluarga

Faktanya, menurut Dr. William Pollack, profesor bidang psikologi di Harvard University, mengatakan bahwa anak laki-laki yang dekat dengan ibu kelak akan menjadi pria yang bersedia untuk melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh kaum wanita, seperti menyapu, mencuci piring, bahkan memasak. Selain itu, kedekatan ibu dengan anak laki-laki dapat membuat mereka menjadi lebih mengerti perasaan perempuan.

2. Mendongkrak nilai pelajaran

Tak heran jika para lelaki kesulitan untuk mengungkapkan isi hati. Padahal, mereka sendiri tidak jarang mereka didera berbagai permasalahan, salah satunya adalah masalah akademik. Ketika seorang anak terbuka dengan bunda mengenai permasalahnnya di sekolah, ia akan langsung mendapatkan solusi yang bisa dipraktekkan dari sudut pandang orang dewasa. Selain itu, ibu juga bisa berperan sebagai tutor di rumah sehingga nilai anak membaik.

3. Karir dan masa depan cemerlang

Seorang anak laki-laki yang dekat dengan ibu akan lebih komuniktif dan kuat secara mental. Hal tersebut sesuai dengan tuntutan masa depan sang anak itu sendiri dalam menghadapi raga persaingan. Memiliki mental baja dan berani berpendapat akan memudahkan anak untuk mendapatkan karir yang cemerlang.

4. Memiliki pemahaman yang baik tentang maskulinitas

Bagi sebagian anak laki-laki, maskulinitas sering dihubungkan dengan kondisi fisik yang bagus serta pribadi yang dingin, tegas, dan keras kepala. Hal ini akan berubah jika ia dekat dengan ibu, karena pengertian maskulinitas akan diperjelas dengan indikator perilaku mulia, seperti tidak mudah menyerah, bertanggung jawab, bijak, perasa, dan menerima pendapat tanpa harus menjatuhkan.

Jadi, jangan malu menjadi ‘anak mami’!

Ingin baca ragam artikel seputar kesehatan lainnya? Yuk, kunjungi http://www.go-dok.com/ragam-artikel-godok/

atau ingin berdiskusi dengan tim dokter seputar kesehatan dan tumbuh kembang si kecil? Download aplikasi Go Dok di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fox.godokUser dan gunakan fitur 'Tanya Dokter' Gratis!