Hormati Kedua Orang Tua Justin Gaethje, Khabib Nurmagomedov Enggan Cederai Lawan

olahraga bukan cuma soal analisis, tapi gosipnya juga penting!
Tulisan dari Gosip Atlet tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Khabib Nurmagomedov memastikan gelarnya dengan rekor tak terkalahkan. Petarung asal Rusia ini resmi mempertahankan gelar kelas ringan UFC-nya setelah mengalahkan juara sementara Justin "The Highlight" Gaethje.
Ada cerita unik yang membuat banyak orang respek dari duel Khabib vs Gaethje di UFC 254 pada hari Minggu, 25 Oktober di Pulau Yas, Abu Dhabi. Khabib bisa saja mengalahkan lawannya dengan telak, tapi dia memilih teknik triangle choke untuk membuat Gaethje kehilangan kesadaran.
Sepertti diberitakan The Sun, Khabib menghindari untuk mematahkan tulang lengan Gaethje. Penyebabnya karena pria Rusia ini menghormati kedua orang tua Gaethje yang menonton langsung anak mereka berlaga di UFC.
"Dia bilang, 'Saya tidak ingin menyakitinya (Gaethje) di depan orangtuanya," kata tokoh MMA, Daniel Cormier. "Jadi, saya mengunci dia dengan (teknik) triangle sampai tidak sadarkan diri. Ia tetap akan bisa bangun dan merasa baik-baik saja'.”
Selepas pertandingan, Gaethje pun mengucap respek pada Khabib dan menyatakan duka citanya kepada sang lawan yang baru saja kehilangan sosok ayahnya.
Khabib memang menangis terharu saat ia mendedikasikan kemenangannya untuk mendiang ayah sekaligus pelatihnya, Abdulmanap Nurmagomedov. Sang ayah yang berusia 57 tahun meninggal pada Juli 2020 lalu karena komplikasi dari virus COVID-19.
