Kelamaan Karantina di NBA Bubble, Dwight Howard Akui Dirinya Sempat Depresi
Tulisan dari Gosip Atlet tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Selama 84 hari berada di dalam gelembung NBA, pemain basket yang memperuat Los Angeles Lakers, Dwight Howard, terang-terangan mengakui bahwa ada saat-saat ia mengalami depresi.
Howard membahas hal itu ketika mengadakan sesi konferensi pers dengan para wartawan menjelang salah satu laga final NBA.
Ia menjelaskan bagaimana para pemain sering berkumpul untuk secara terbuka berbicara tentang masalah kesehatan mental.
Seperti diketahui, para pebasket NBA yang lolos ke babak play-off harus berkumpul di lokasi karantina, di ESPN Wide World of Sports. Meskipun lokasi ini masih menjadi bagian taman hiburan Disney World, Howard mengatakan bahwa tak peduli di mana pun tempatnya, karantina tak pernah menyenangkan.
"Publik berpikir 'Anda bersenang-senang di Disney World', apalagi tim saya (Lakers) memiliki keunggulan 1-0 atas Miami Heat di Final NBA," kata Howard dikutip New York Times. "Tidak, kami merindukan rumah dan keluarga, dan itu membuat kami sedikit depresi."
Untungnya, Howard dapat menemukan setitik kegembiraan. Ia ditemani putranya, David, di lokasi karantina.

