Konten dari Pengguna

Manusia Cenderung Subjektif, Lalu Bagaimana Super Komputer Menilai Messi & CR7?

Gosip Pemain Bola

Gosip Pemain Bola

sepak bola bukan cuma soal analisis, tapi gosipnya juga penting!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Gosip Pemain Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber foto: instagram
zoom-in-whitePerbesar
Sumber foto: instagram

Perdebatan Ronaldo berpangkal saat keduanya mencuri perhatian di pertengahan medio 2000-an, Ronaldo menggila bersama Manchester United, Messi membuat publik melupakan magis Ronaldinho di Barcelona. Komparasi keduanya menjadi-jadi setelah Ronaldo memutuskan datang ke La Liga memperkuat rival Barcelona.

Namun perdebatan siapa yang terbaik di antara keduanya seperti tak ada ujungnya.

Rekan senegara, fans, bahkan pundit sekalipun memberikan penilaian siapa yang terbaik di antara keduanya. Tapi namanya juga manusia, tak lepas dari penilaian subjektif barang sedikit.

Jika manusia tak bisa dipercaya, lalu bagaiamana jika kita pasrahkan penilaian pemain terbaik kepada super komputer?

Peneliti SciSport bersama dengan pakar dan profesor di Universitas KU Leuven, Belgia melakukan penelitian tentang perbandingan kehebatan keduanya menggunakan super komputer yang cara kerjanya berdasarkan formula dan sistem tertentu.

instagram embed

Formula dan sistem yang mereka gunakan tidak cuma berdasarkan gol dan assist yang mereka lakukan namun juga berdasarkan setiap aks pemain dalam sebuah pertandingan, termasuk umpan, dribel, tekel dan lain sebagainya.

"Nilai pemain sepak bola kerap ditentukan lewat gol dan assist," ucap Profesor Jesse Davis sebagaimana dikutip dari SportBible.

"Namun, gol merupakan peristiwa yang jarang terjadi, karena rata-rata 1.600 aksi diperkirakan terjadi dalam satu pertandingan

"Sistem kami adalah dengan melihat setiap aksi, termasuk umpan, dribel, tekel dan kemudian menjumlah nilainya," imbuhnya.

Namun yang disayangkan penilaian ini tidak dihitung dari seluruh laga yang sudah dilakoni sepanjang karier mereka. Perhitungannya hanya dimulai dari musim 2013-2014 hingga kalender 2017-2018.

Hasilnya memperlihatkan bahwa nilai bintang Barcelona dua kali lipat lebih baik dari nilai Cristiano Ronaldo. Messi mendapatkan Valuing Actions by Estimating Probabilities atau VAEP dengan skor 1.21/pertandingan. Sementara lelaki Madeira mendapatkan nilai 0.61 per laga.

"Lionel Messi luar biasa dalam bidang ini, pemain Argentina ini memiliki jumlah aksi yang sangat tinggi dan menghasilkan nilai yang tinggi pula,"ujar Tom Decroos, seorang siswa PhD yang terlibat dalam penelitian.

Lebih lanjut, nilai yang dimiliki Cristiano Ronaldo selama membela Real Madrid hampir sama dengan Eden Hazard saat membela Chelsea. Bahkan, Hazard mendapat nilai yang lebih tinggi dari Ronaldo yakni 0.64 per pertandingan.

Namun sebagaimana yang dijelaskan oleh Lotte Bransen dari SciSport meski memiliki nilai yang lebih tinggi dari Ronaldo, Hazard bukanlah sosok yang tepat bagi Real Madrid jika tujuan mereka mencari suksesor CR7.

"Ronaldo merupakan pencetak gol klasik," ucap Lotte.

"Kebanyakan nilai yang didapat berasal dari tembakannya yang bagus.

"Hazard lebih banyak terlibat dalam permainan. Nilainya berasal dari operan, dribel dan tembakan yang dilakukan," imbuhnya.

instagram embed

Jika sudah begini, apakah perdebatan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo bisa dihentikan?