Bola & Sports
·
5 September 2020 19:57

Tawarkan PSK dan Kirim Video Porno, Yaya Toure Didepak dari Tim Soccer Aid

Konten ini diproduksi oleh Gosip Pemain Bola
Tawarkan PSK dan Kirim Video Porno, Yaya Toure Didepak dari Tim Soccer Aid (134929)
sumber foto: instagram
Legenda Manchester City, Yaya Toure dikeluarkan sebagai partisipan dalam laga amal bertajuk Soccer Aid. Keputusan itu dilakukan lantaran Yaya Tore menawarkan pekerja seks komersial bagi kontestan lainnya. Toure membual bahwa dia bisa membawa 19 gadis ke hotel bintang lima di Cheshire.
ADVERTISEMENT
Tidak cuma itu, pria berusia 37 tahun tersebut juga diduga mengirimkan video porno dengan wanita telanjang di bak mandi di grub obrolan yang beranggotan mantan atlit dan artis, di antaranya adalah Patrice Evra, Julie Fleeting, Lianne Sanderson dan Chelcee Grimes.
Seperti dilansir dari Daily Mail beberapa orang di antara grub tersebut termasuk para wanita tak senang dan mengeluh terhadap prilaku tak terpuji pria berkewarganegaraan Pantai Gading tersebut. Mereka juga meminta Soccer Aid dan bos ITV untuk mengeluarkan Toure dari laga amal tersebut.
Toure dikabarkan telah meminta maaf atas tindakannya tersebut namun ia harus menerima risiko dikeluarkan sebagai partisipan.
''Semua orang muak dengan pesan Yaya. Ada grup WhatsApp untuk timnya, World XI, dan semua orang mengobrol di dalamnya." ujar seorang sumber sebagaimana dikutip dari The Sun.
ADVERTISEMENT
"Tanpa disuruh, Yaya memposting video wanita telanjang di kamar mandi. Wanita itu bertindak dengan cara yang tidak senonoh dan itu sangat tidak pantas."
“Dia melanjutkan dengan mengatakan dia bisa mendapatkan 19 wanita seperti yang ada di video untuk datang ke hotel untuk menyenangkan mereka yang bermain di pertandingan," imbuhnya.
“Itu benar-benar memalukan dan menyebabkan penderitaan yang sangat besar bagi beberapa orang yang menerima pesan tersebut."
Juru bicara Soccer Aid pun buka suara dengan kelakuan Yaya Toure tersebut, permintaan maaf Yaya Toure pun dirasa belum cukup.
“Konten yang tidak pantas dibagikan dalam teks grup pribadi. Pesan itu dengan cepat dihapus dan permintaan maaf penuh dibuat untuk semua," ujar salah satu perwakilan Soccer Aid.
ADVERTISEMENT
“Soccer Aid for Unicef ​​telah mendiskusikan hal di atas dengan individu yang terlibat dan dia memutuskan untuk tidak lagi berpartisipasi dalam acara tahun ini."
"Meskipun itu adalah kesalahan penilaian, perilaku tersebut dirasakan tidak sejalan dengan nilai-nilai acara ini dan hal yang tepat baginya untuk mundur dari pertandingan tahun ini," lanjutnya.
Soccer Aid merupakan laga amal yang dimainkan setiap tahun yang melibatkan beberapa atlit dan selebritis di dalamnya. Ajang yang didukung Unicef itu digelar semenjak tahun 2006 untuk membantu anak-anak yang kurang mampu.