Konten dari Pengguna

Tantangan Perencanaan SDM di Indonesia

M Gunawan

M Gunawan

Mahasiswa Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari M Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menurut Michael Armstrong, perencanaan SDM adalah proses yang sistematis untuk menentukan kebutuhan tenaga kerja di masa depan dan mengembangkan strategi untuk memenuhinya. Proses ini melibatkan analisis tenaga kerja, identifikasi kekurangan dan kelebihan sumber daya manusia, serta penyusunan rencana aksi untuk memastikan jumlah dan kualitas pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi.

https://cdn.pixabay.com/photo/2014/09/05/18/32/old-books-436498_1280.jpg
zoom-in-whitePerbesar
https://cdn.pixabay.com/photo/2014/09/05/18/32/old-books-436498_1280.jpg

Dalam membuat sebuah perencanaan sumber daya manusia di Indonesia menjadi tantangan sendiri dalam menciptakan perencanaan yang baik. Rendahnya kualitas sdm yang ada di indonesia membuat perencanaan menjadi sedikit terhambat. Walaupun Indonesia mempunyai kesempatan menjadi negara emas di tahun 2045 secara bonus demografi yang dimilikinya. Namun ketika kita melihat kualitas dari sdm di Indonesia pada saat ini bukan tidak mungkin perencanaan yang seharusnya berjalan dengan efektif dan efisien malah menjadi sebuah permasalahan sosial. Dilansir dari data dari insitute for management development (IMD) daya saing sdm di Indonesia termasuk kebagian terendah. Hal ini menjadi permasalahan penting di Indonesia karena sebuah perencanaan yang baik harus didukung dengan sdm yang mumpuni. Ada beberapa tantangan yang harus diatasi oleh pemerintah Indonesia untuk mempunyai sdm yang mumpuni.

  1. Kurangnya Keterampilan yang Relevan

Di era globalisasi yang sangat cepat ini, keterampilan sangat dibutuhkan di dunia industri. Kurangnya keterampilan di dunia industri di Indonesia menjadi masalah dalam manajemen sumber daya manusia.

  1. Regulasi Tenaga Kerja

Regulasi tenaga kerja yang selalu berubah rubah menjadi tantangan selanjutnya dalam manajemen sumber daya manusia. Baik dari pihak karyawan ataupun dari pihak perusahaan harus mengetahui aturan aturan yang ada di pemerintah, supaya tenaga kerja dan perusahaan dapat menjaga hubungan baik. Regulasi yang berubah rubah seringkali membuat perusahaan menjadi kehilangan karyawan nya yang dimana hal ini dapat menjadikan hambatan dalam manajemen sumber daya manusia.

  1. Kebijakan Pengembangan SDM

Kebijakan pengembangan SDM dinilai menjadi priotitas pemerintah dalam menghadapi permasalahan sumber daya manusia ini. Program Program seperti. Makan siang gratis, kartu indonesia pintar untuk mengembangkan sdm dari pendidikan, dan BPJS sebagai layanan kesehatan merupakan program pemerintah yang harus ditingkatkan serta harus ditingkatkan dalam sistem program nya karena terkadang masih banyak oknum oknum nakal yang memanfaatkan program pemerintah.

Dengan banyaknya permasalahan yang dihadapi Indonesia mengenai perencanaan sumber daya manusia ada beberapa tindakan pemerintah dalam mengatasi permasalahan tersebut. Ada beberapa tindakan yang dapat pemerintah lakukan dalam mengatasi hal ini salah satu diantaranya.

  1. Pengembangan Soft Skill

Pengembangan soft skill dinilai sangat penting dalam meningkatkan keterampilan. Di era serba digital ini soft skill sangat diperlukan dalam bersaing di dunia industri pengembangan soft skill ini dapat berupa latihan secara bahasa atau pelatihan komputer secara dasar. Supaya keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja yang ada di indonesia tidak hanya memiliki satu keterampilan saja, dengan adanya hal ini sdm yang ada di Indonesia dapat bersaing dengan negara luar.

  1. Pendidikan

Dalam mengatasi permasalahan perencanaan sumber daya manusia yang ada di indonesia. Pendidikan menjadi senjata paling mutakhir dalam permasalahan ini. Pendidikan dapat melatih bagaimana memecahkan sebuah permasalahan serta mempunyai problem solving dengan baik dapat berpikir kritis menjadi point utama dari sebuah pendidikan yang dapat mengatasi permasalahan sdm.

  1. Kesempatan

Memberi kesempatan kepada karyawan dalam menunjukan kemampuan nya menjadi point plus untuk kedua belah pihak baik itu dari pihak karyawan ataupun dari pihak perusahaan. Perusahaan akan semakin tahu karyawan mana yang aktif dan potensial. Serta karyawan dapat mengekspresikan ide atau gagasan ke perusahaan semakin terbuka satu sama lain sehingga dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak dapat membuat permasalan sumber daya manusia dapat teratasi.