Kumparan Logo

6 Bola Logam Misterius Terdampar di Pantai Australia, Diduga Puing Antariksa

kumparanSAINSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bola misterius yang ditemukan di kawasan Forrest Beach, Townsville, Queensland, Australia. Foto: Queensland Fire Department
zoom-in-whitePerbesar
Bola misterius yang ditemukan di kawasan Forrest Beach, Townsville, Queensland, Australia. Foto: Queensland Fire Department

Bola-bola misterius bikin heboh warga Queensland, Australia, setelah ditemukan terdampar di kawasan Forrest Beach, Townsville. Kemunculannya juga memantik reaksi Australia Space Agency (ASA) dengan mengeluarkan peringatan kepada otoritas setempat untuk mengimbau warga agar tidak menyentuh bola tersebut.

Bola misterius pertama kali ditemukan pada Jumat (3/7) sore oleh warga yang langsung melaporkan penemuan itu ke pihak berwenang. Saat ditemukan, bola tampak terbawa ombak, sampai akhirnya terdampar di pantai. Setelah dilakukan pencarian, petugas menemukan tiga bola logam di sepanjang pesisir. Pada akhir pekan, tiga benda serupa kembali ditemukan sehingga totalnya menjadi enam.

Awalnya, polisi khawatir benda tersebut mengandung bahan kimia berbahaya. Tim tanggap darurat yang mengenakan pakaian pelindung bahan berbahaya (hazmat) pun diterjunkan ke lokasi, sementara area dengan radius sekitar 50 meter di sekitar bola logam ditutup untuk umum.

Meski asal-usul benda tersebut belum dipastikan sepenuhnya, Australian Space Agency meyakini benda itu kemungkinan besar merupakan "space balls", yakni tabung bertekanan yang menjadi bagian dari sistem bahan bakar roket.

"Australian Space Agency sedang berkoordinasi dengan otoritas Queensland dan National Emergency Management Agency setelah ditemukannya sejumlah objek tak dikenal di Forrest Beach," tulis ASA dalam sebuah unggahan di Facebook.

"Lokasi dan karakteristik benda-benda tersebut sesuai dengan puing badan roket asing yang baru-baru ini kembali memasuki atmosfer Bumi setelah mengorbit. Kami telah mengidentifikasi sumber yang paling mungkin dan masih berkoordinasi dengan otoritas internasional untuk mengonfirmasi jenis kendaraan peluncur serta negara asal peluncurannya."

Sementara arkeolog luar angkasa sekaligus pakar sampah antariksa dari Flinders University, Alice Gorman, mengatakan bentuk bola itu sangat mirip dengan tabung bertekanan yang digunakan dalam sistem bahan bakar roket.

"Benda-benda itu terlihat konsisten dengan komponen yang biasa ditemukan pada sistem bahan bakar roket. Ini adalah tabung bahan bakar bertekanan yang dibuat dari paduan titanium dengan titik leleh yang sangat tinggi," kata Gorman sebagaimana dikutip The Guardian.

Menurutnya, benda seperti ini memang dikenal sebagai space balls dan dapat ditemukan bertahun-tahun setelah sebuah peluncuran roket.

"Boleh jadi tidak ada seorang pun yang benar-benar melihat benda ini saat jatuh ke Bumi," ujarnya.

facebook embed

Setelah memeriksa foto-foto bola logam tersebut dan tidak menemukan bekas terbakar, Gorman menduga benda itu kemungkinan berasal dari tahap pertama atau kedua peluncuran roket. Artinya, komponen tersebut terlepas sebelum benar-benar mencapai orbit. Kendati begitu, ia juga tidak menutup kemungkinan benda itu berasal dari aktivitas di laut.

Sebagian besar sampah antariksa memang jatuh ke lautan. Namun, dalam beberapa kasus, puing-puing tersebut bisa mendarat di daratan, termasuk di pesisir Australia seperti kali ini Hingga sekarang, Australian Space Agency belum mengungkap apakah terdapat zat tertentu di dalam bola logam. Namun, sisa bahan bakar roket terutama hidrazin (hydrazine) diketahui sangat berbahaya bagi manusia maupun lingkungan.

"Itu adalah bahan kimia beracun," kata Matt Richardson, Direktur Program Antariksa University of Southern Queensland, dilansir 7News. "Zat itu juga diduga bersifat karsinogenik, sehingga cukup berbahaya."

Warga Diminta Jangan Menyentuh

Otoritas Australia memperingatkan masih ada kemungkinan puing serupa akan ditemukan dalam beberapa hari ke depan. Meski tim darurat telah memeriksa dan memastikan enam benda yang ditemukan saat ini dalam kondisi aman, masyarakat diminta tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mengambil benda apa pun yang diduga merupakan puing luar angkasa.

"Petugas darurat Queensland telah mengamankan dan memeriksa benda-benda tersebut serta menyatakan kondisinya aman," kata Australian Space Agency. "Namun, masih mungkin ditemukan puing lainnya. Jangan pernah menyentuh, memindahkan, atau mengambil benda yang diduga merupakan sampah antariksa. Anggap benda tersebut berbahaya sampai ada pernyataan resmi. Segera menjauh dan hubungi layanan darurat."

Imbauan tersebut dinilai sebagai langkah pencegahan penting, mengingat asal-usul dan kandungan benda misterius itu belum sepenuhnya dipastikan.