Kumparan Logo

Alasan Galaxy Z Fold 8 Beda dari HP Lipat Lain: Rasio Layar Jadi Andalan

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Samsung Galaxy Z Fold 8. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Samsung Galaxy Z Fold 8. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Samsung Galaxy Z Fold 8 menjadi smartphone flagship yang memiliki desain tipis dan ringan. Smartphone ini juga membawa perubahan pada desain layar yang diklaim mampu meningkatkan pengalaman penggunaan sehari-hari, mulai dari scrolling media sosial, membaca artikel, hingga menikmati film di layar besar.

Samsung Galaxy Z Fold 8 mampu menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat premium dengan performa HP lipat flagship tanpa harus mengorbankan kenyamanan saat digunakan. Bobotnya 201 gram, menjadikannya salah satu smartphone lipat paling ringan yang pernah dibuat Samsung.

"Hanya Samsung yang memadukan Cover Screen 10:16 dan Main Screen 4:3 untuk menghadirkan pengalaman media sosial, membaca, hingga menonton yang maksimal," ujar Yadi Prayitno, Head of Mobile Experience (MX) Business Samsung Electronics Indonesia.

Andalkan Rasio Layar Berbeda untuk Pengalaman Lebih Natural

Salah satu pembeda utama Galaxy Z Fold 8 dibanding HP layar lipat lain adalah penggunaan dua rasio layar yang berbeda sesuai kebutuhan.

Saat perangkat dalam kondisi dilipat alias tertutup, pengguna bisa leluasa pakai perangkat ini dengan cover screen 5,5 inci rasio 10:16. Rasio layar ini diklaim lebih nyaman digunakan dengan satu tangan dan membuat tampilan aplikasi media sosial seperti Instagram, TikTok, maupun X terlihat lebih optimal tanpa terasa terlalu sempit.

Samsung Galaxy Z Fold 8. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan

Ketika dibuka, Galaxy Z Fold 8 berubah menjadi tablet mini dengan main screen 7,6 inci berasio 4:3. Rasio ini memberikan area tampilan yang lebih luas untuk membaca e-book, artikel panjang, edit dokumen, hingga menikmati video dengan pengalaman visual yang lebih imersif.

Kombinasi rasio layar ini menjadi keunggulan yang belum dimiliki smartphone lipat lain. Pengguna bisa berpindah dari aktivitas satu ke yang lain tanpa perlu repot pindah atau berganti perangkat.

Pengalaman visual itu juga didukung panel Dynamic AMOLED dengan refresh rate adaptif, tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, teknologi Vision Booster, serta lapisan low-reflection sehingga layar tetap nyaman dilihat di bawah sinar matahari.

Desain Lebih Ringan, Performa Flagship

Selain desain baru, Galaxy Z Fold 8 juga mengalami penyegaran pada sisi hardware. Samsung membekali perangkat ini dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dipadukan dengan baterai silicon-carbon 4.800 mAh. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghadirkan performa tinggi sekaligus efisiensi daya, dengan kemampuan memutar video hingga 26 jam dalam sekali pengisian.

Samsung Galaxy Z Fold 8. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan

HP ini menggunakan teknologi Flex Titanium pada struktur layar lipatnya untuk membantu mengurangi bekas lipatan, sekaligus membuat mekanisme buka-tutup terasa lebih ringan dan halus saat digunakan setiap hari.

Samsung Galaxy Z Fold 8 mengusung kamera utama 50 MP, berpadu dengan kamera Ultra-Wide 50 MP. Resolusi kamera ini meningkat dari generasi sebelumnya yang masih menggunakan sensor 12 MP.

Di smartphone ini, Samsung memperkenalkan fitur My FanCam. Fitur ini dapat melacak subjek secara otomatis dan menjaga framing tetap fokus selama proses perekaman. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna merekam konser atau objek bergerak tanpa perlu melakukan banyak penyuntingan setelah video selesai direkam.

Galaxy Z Fold 8 juga mendukung perekaman video hingga 8K 30 fps dan 4K 60 fps, serta dilengkapi fitur Horizontal Lock untuk menjaga video tetap stabil tanpa bantuan gimbal.

Bagi kreator konten, Samsung menyertakan dukungan LOG Video, empat pilihan Cinematic LUT (Blockbuster, Coming-of-age, Romance, dan Thriller), serta teknologi APV HDR untuk menghasilkan video dengan rentang dinamis yang lebih luas dan fleksibel saat proses color grading.

Dengan kombinasi desain yang lebih ringan, rasio layar yang berbeda untuk tiap skenario penggunaan, serta peningkatan kamera dan fitur AI, Samsung memosisikan Galaxy Z Fold 8 sebagai perangkat lipat yang tidak hanya mengutamakan spesifikasi, tetapi juga pengalaman penggunaan sehari-hari.