FBD UB Desa Babadan Kembangkan Potensi Remaja SMP Dharma Wanita 05 Ngajum

Mahasiswa S-1 Psikologi Universitas Brawijaya
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari HABIBA RAMADANI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelompok 66 FBD Universitas Brawijaya 2025 Desa Babadan menghadirkan empat program kerja yang berfokus pada penguatan kapasitas remaja di SMP Dharma Wanita 05 Ngajum, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Melalui kegiatan KKN tahun ini, mahasiswa FISIP Universitas Brawijaya menyasar siswa-siswi jenjang SMP dengan menghadirkan empat program utama, yaitu “Berani Bicara di Depan Umum”, “Membedakan Hoaks dan Fakta”, “Remaja Berdaya”, dan “Implementasi Art Therapy sebagai Media Stress Relief”.
Program kerja “Berani Bicara di Depan Umum” merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung literasi dan edukasi sosial melalui pelatihan public speaking. Kegiatan ini berlangsung di SMP Dharma Wanita 05 Ngajum yang berfokus kepada siswa kelas 8 dan 9, dengan tujuan utama meningkatkan kepercayaan diri serta keterampilan komunikasi mereka. Diselenggarakan pada 15 juli 2025, kegiatan ini memiliki luaran infografis yang bertujuan agar materi yang telah disampaikan bisa diingat dan di implementasikan secara nyata dalam lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Luaran program kerja ini diberikan kepada pihak sekolah dan di pajang di mading sekolah agar dapat bisa dibaca oleh seluruh siswa dan siswi.
Tidak hanya melaksanakan program diatas, kegiatan edukasi dan literasi sosial juga diwujudkan melalui sosialisasi bertema “Membedakan Hoaks dan Fakta” yang dilaksanakan di SMP Dharma Wanita 05 Ngajum. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan siswa mengenai pentingnya memilah informasi yang benar dan mencegah penyebaran hoaks. Luaran dari program ini berupa infografis edukatif yang diserahkan kepada pihak sekolah dan siswa, sehingga dapat dibaca dan dipahami dengan mudah serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kelompok 66 FBD Universitas Brawijaya 2025 juga melaksanakan dua program kerja utama yakni, “Remaja Berdaya” dan “Implementasi Art Therapy sebagai Media Stress Relief” pada hari sabtu, 26 Juli 2025 dengan menghadirkan pemateri yang merupakan dosen Psikologi Universitas Brawijaya, yaitu Dr. Intan Rahmawati, S.Psi., M.Si. sebagai upaya untuk meningkatkan sinergi remaja dalam mengenali potensi dirinya demi mencapai impian. Untuk menindaklanjuti hal ini art therapy hadir sebagai media yang dapat membantu remaja menyalurkan emosi secara sechat dan meredakan stres, sehingga proses pengembangan diri dapat berjalan lebih optimal.
Untuk mendukung keberlanjutan kegiatan, dua program kerja utama ini menghasilkan dua luaran yang berbeda. Pada program kerja “Remaja Berdaya” luaran yang dihasilkan yaitu poster edukatif yang diharapkan menjadi titik awal bangkitnya semangat siswa-siswi SMP Dharma Wanita 05 Ngajum yang lebih berdaya. Sedangkan pada program kerja “Implementasi Art Therapy sebagai Media Stress Relief” menghasilkan luaran dalam bentuk infografis edukatif yang menjelaskan konsep art therapy dan ecoprint sebagai media terapi seni untuk mengekspresikan emosi dan mengurangi stres.
Pada kegiatan “Implementasi Art Therapy sebagai Media Stress Relief” mendapatkan respon positif dari siswa/siswi SMP Dharma Wanita 05 Ngajum. Salsabila dan Afan mewakili siswa/siswi SMP Dharma Wanita 05 Ngajum mengatakan bahwa “Kegiatannya menyenangkan, asyik, dan seru kak. Kita menjadi bisa menyalurkan emosi lewat karya seni”. Hal serupa juga terjadi ketika program kerja “Remaja Berdaya” berlangsung. Salah satu audiens terbawa suasana saat sesi interaktif dimulai. Ia membagi cerita bagaimana ia merasakan perubahan dari SD ke SMP. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa materi “Remaja Berdaya” ini sangat bermanfaat bagi dirinya untuk kedepannya bisa lebih mengenal diri sendiri serta mengerti apa yang akan dilakukan nya di masa depan.
