KKN FBD Desa Babadan “Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Sosialisasi BPJS

Mahasiswa S-1 Psikologi Universitas Brawijaya
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari HABIBA RAMADANI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malang – Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam program KKN FISIP Bakti Desa (FBD) kelompok 66 menyelenggarakan kegiatan edukatif dan partisipatif bertajuk BEJA (BPJS Sehat Jiwa Raga) di Dusun Petungroto, Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 13 Juli 2025, dengan menggabungkan senam pagi bersama dan sosialisasi jaminan kesehatan yang difasilitasi oleh BPJS Kesehatan.
Program ini berangkat dari perhatian mahasiswa terhadap rendahnya pemahaman warga terhadap pentingnya jaminan kesehatan. Banyak warga belum memiliki BPJS atau bahkan belum mengetahui cara mendaftarnya. Melalui program BEJA, mahasiswa berupaya menyampaikan informasi seputar BPJS dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami oleh masyarakat, terutama warga lansia dan ibu rumah tangga.
Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan senam pagi bersama yang dipandu oleh tim mahasiswa dan juga beberapa warga yang turut antusias menjadi instruktur dadakan. Selain mendorong gaya hidup sehat, sesi ini juga menjadi pembuka suasana yang menyenangkan sebelum masuk ke acara inti.
Setelah senam, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dusun Petungroto, Bapak Imran, yang sekaligus membuka sesi sosialisasi BPJS secara resmi. Materi sosialisasi disampaikan oleh Bapak Tasiman selaku perwakilan dari BPJS Kesehatan, yang menjelaskan berbagai manfaat BPJS, jenis layanan, dan prosedur pendaftarannya secara rinci.
Tak hanya berhenti di pemaparan, kegiatan ini juga menyediakan pelayanan administrasi BPJS langsung di lokasi acara, serta pembagian doorprize kepada warga yang aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung.
Sebagai wujud kontribusi nyata dan keberlanjutan informasi, mahasiswa juga menyerahkan poster edukatif seputar BPJS kepada pihak BPJS Kesehatan untuk disebarluaskan lebih lanjut di lingkungan desa. Poster tersebut memuat informasi dasar tentang BPJS, termasuk manfaat dan prosedur pendaftaran, serta pentingnya perlindungan kesehatan sejak dini.
Program BEJA ini merupakan bagian dari implementasi tema FBD KOMPAK 2025: Kolaborasi Mahasiswa untuk Kontribusi Berdampak, khususnya pada sub-tema Inovasi Adaptif. Melalui kolaborasi mahasiswa, warga desa, dan instansi terkait, diharapkan masyarakat Petungroto menjadi lebih sadar dan siap menghadapi risiko kesehatan secara mandiri.
