Kelas Balita Dusun Saren: Mahasiswa KKN 31 Mendampingi Penyuluhan Bersama Bides
Tulisan dari Moh Habil Asshidiqi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semarang, 10 September 2025, Posyandu Dusun Saren, Desa Jatijajar, mengadakan kelas balita sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan preventif di masyarakat. Kegiatan ini dipandu oleh bidan desa yang memberikan penyuluhan seputar tumbuh kembang anak, gizi, serta perawatan kesehatan sehari-hari bagi balita. Mahasiswa KKN Kelompok 31 aktif membantu jalannya kegiatan, mulai dari mengatur kehadiran peserta, mendampingi orang tua dan balita selama pemeriksaan, hingga mendukung bidan desa dalam penjelasan dan praktik pengukuran. Kolaborasi ini memastikan kelas berjalan lancar dan semua peserta dapat memperoleh manfaat secara maksimal. Dalam penyuluhan, bidan menjelaskan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan balita. Pertumbuhan lebih menitikberatkan pada perubahan fisik seperti kenaikan berat dan tinggi badan, sedangkan perkembangan mencakup aspek motorik, keterampilan berbicara, serta kemampuan sosial anak. Pemahaman ini penting agar orang tua mampu memantau dan mendukung anak secara optimal. Selain itu, bidan desa menekankan pentingnya asupan makanan sehat seperti sayuran, buah, protein hewani maupun nabati, serta konsumsi air bersih dan membatasi makanan instan dan gula berlebih. Materi diberikan dengan metode interaktif agar mudah dimengerti. Manfaat kelas balita ini meliputi peningkatan pengetahuan orang tua, deteksi dini potensi gangguan tumbuh kembang, dan mempererat komunikasi antara kader, bidan, mahasiswa KKN, dan keluarga balita. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama mencegah stunting dan meningkatkan kualitas generasi penerus di Dusun Saren. Seluruh rangkaian kelas balita berjalan dengan antusiasme tinggi, menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan membangun komitmen bersama untuk menciptakan anak-anak yang sehat dan berkembang optimal.

