Konten dari Pengguna

Eco-Traveling: Cara Bepergian yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Hafizah Sri Wahyuni

Hafizah Sri Wahyuni

Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Andalas

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hafizah Sri Wahyuni tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantai yang bersih bentuk manfaat menerapkan eco-traveling. Kredit foto: Hafizah Sri Wahyuni
zoom-in-whitePerbesar
Pantai yang bersih bentuk manfaat menerapkan eco-traveling. Kredit foto: Hafizah Sri Wahyuni

Eco-traveling atau perjalanan ramah lingkungan semakin populer di kalangan wisatawan yang peduli terhadap keberlanjutan dan kelestarian alam. Dengan sedikit perubahan dalam kebiasaan bepergian, kita bisa menikmati perjalanan yang tetap seru tanpa merusak lingkungan. Berikut tips-tips untuk menerapkan eco-traveling:

1. Pilih Transportasi yang Ramah Lingkungan

Gunakan transportasi umum, seperti kereta atau bus, yang memiliki jejak karbon lebih rendah dibandingkan pesawat. Jika memungkinkan, pilih jalur perjalanan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kemudian, pada saat bepergian di daerah yang dikunjungi gunakan transportasi seperti sepeda.

2. Bawa Perlengkapan Ramah Lingkungan

Source: Google image

Kurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa botol minum isi ulang, tas belanja kain, serta alat makan dan sedotan yang dapat digunakan berulang kali.

3. Menginap di Akomodasi Berkelanjutan

Pilih hotel atau penginapan yang menerapkan praktik ramah lingkungan, seperti pengelolaan limbah yang baik, penggunaan energi terbarukan, dan kebijakan hemat air.

4. Kurangi Sampah dan Jaga Kebersihan

Selalu buang sampah pada tempatnya, kurangi konsumsi barang sekali pakai, dan jika memungkinkan, lakukan daur ulang selama perjalanan.

5. Dukung Produk Lokal

Dengan membeli makanan, oleh-oleh, dan barang dari pengrajin lokal, Anda tidak hanya mengurangi jejak karbon tetapi juga membantu perekonomian masyarakat setempat.

6. Hormati Alam dan Budaya Lokal

Jangan merusak atau mengambil benda alam seperti batu atau tanaman. Ikuti aturan yang berlaku di tempat wisata alam dan hormati budaya serta tradisi masyarakat setempat. Sebagai wisatawan ikut serta pada kegiatan-kegiatan sosial, seperti bersih-bersih pantai yang diadakan oleh komunitas lokal sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

7. Pilih Aktivitas Wisata yang Berkelanjutan

Ikuti kegiatan wisata yang tidak merusak lingkungan, seperti hiking, snorkeling tanpa menyentuh terumbu karang, atau berpartisipasi dalam program konservasi.

Dengan mengikuti kegiatan-kegiatan sosial tersebut dapat menambah pengalaman pribadi. Serta menambah relasi dengan berinteraksi langsung dengan komunitas lokal.

Menerapkan prinsip eco-traveling, kita bisa menikmati perjalanan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Mulai sekarang, jadilah wisatawan yang bertanggung jawab!