Pemanasan Global: Pengertian, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Konten dari Pengguna
25 Juni 2022 12:09
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Khoirunnisa Putri Waja Rambe tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kebakaran hutan yang disebabkan  suhu permukaan bumi meningkat. Sumber : pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran hutan yang disebabkan suhu permukaan bumi meningkat. Sumber : pixabay
ADVERTISEMENT
Pengertian Pemanasan Global
Pemanasan global atau Global Warming adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi akibat naiknya jumlah emisi gas rumah kaca di atmosfer. Pemanasan global merupakan permasalahan ekologi yang tidak dapat terlepas dari akibat emisi, yaitu suatu kegiatan manusia yang menyebabkan konsentrasi gas-gas rumah kaca meningkat. Gas-gas rumah kaca yang berlebihan ini membuat suhu di bumi naik sehingga bumi pun menjadi lebih panas.
ADVERTISEMENT
Gas-gas rumah kaca seperti Karbon dioksida (CO2), Metana (CH4), Nitrous oksida (N2O), Sulfur heksa florida (SF6), dan Klorofluorokarbon (CFC) ini pada dasarnya secara alami terdapat di udara (atmosfer). Dikutip dari Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, tanpa adanya gas rumah kaca suhu rata-rata di permukaan bumi dapat mencapai -18 °C. Artinya adalah tanpa gas rumah kaca suhu di permukaan bumi akan menjadi sangat dingin. Maka dari itu, gas rumah kaca pun menjadi salah satu faktor bumi dapat ditempati oleh makhluk hidup seperti manusia, tumbuhan, dan hewan karena memberikan suhu yang optimal untuk keberlangsungan makhluk hidup. Tetapi, apabila gas-gas rumah kaca ini berlebihan tentunya tidak akan baik bagi makhluk hidup di dalamnya.
Mencairnya es-es di kutub membuat hewan yang hidup di sana kehilangan tempat tinggal. Sumber : pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Mencairnya es-es di kutub membuat hewan yang hidup di sana kehilangan tempat tinggal. Sumber : pixabay
Pemanasan global membuat perubahan-perubahan baru terhadap ekosistem di bumi. Perubahan-perubahan ini pun berdampak pada ekosistem yang menjadi tidak seimbang. Perubahan yang telah dirasakan adalah perubahan iklim yang ekstrem dan mencairnya es di kutub sehingga menyebabkan permukaan air laut naik. Dampak tersebut memberikan pengaruh besar terhadap kelangsungan keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman makhluk hidup yang mencakup seluruh bentuk kehidupan mulai dari gen, spesies tumbuhan dan hewan, mikroorganisme, ekosistem serta proses-proses ekologi.
ADVERTISEMENT
Dampak Pemanasan Global Terhadap Keanekaragaman Hayati
Menurut Darwin P. Lubis dalam Jurnal Geografi, dampak langsung pemanasan global terhadap keanekaragaman hayati, yaitu :
1. Spesies Ranges (Cakupan Jenis)
Adanya perubahan temperatur dan curah hujan yang tidak menentu karena perubahan iklim menyebabkan beberapa spesies tidak mampu menyesuaikan diri khususnya spesies yang memiliki kisaran toleransi rendah terhadap ketidaktetapan suhu.
2. Perubahan Interaksi Antar Spesies
Interaksi antar spesies lebih kompleks yang mencakup predasi, kompetisi, penyerbukan, dan penyakit yang mampu menciptakan ekosistem tidak berfungsi secara ideal.
3. Perubahan Fenologi
Perubahan iklim menggeser siklus reproduksi dan pertumbuhan spesies seperti burung yang bermigrasi lebih awal sehingga mengganggu proses reproduksi karena telur yang tidak dapat dibuahi. Selain itu, mengubah siklus hidup beberapa hama yang menyebabkan munculnya banyak penyakit.
ADVERTISEMENT
4. Laju Kepunahan
Meningkatnya suhu permukaan bumi menyebabkan makhluk hidup harus bersaing lebih besar untuk dapat bertahan hidup dalam kondisi iklim yang ekstrem. Apabila makhluk hidup seperti tumbuhan dan hewan tidak mampu bertahan hidup di keadaan tersebut, laju kepunahan akan semakin tinggi. Kenaikan suhu air laut meningkatkan potensi kematian pada makhluk hidup di dalamnya serta terjadinya pemutihan terumbu karang di perairan tropis. Selain itu, daratan sebagai tempat tinggal banyak makhluk hidup dapat terendam apabila permukaan air laut yang terus naik.
Cara Mengatasi Pemanasan Global
Cara menanggulangi pemanasan global dengan melindungi pohon. Sumber : pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Cara menanggulangi pemanasan global dengan melindungi pohon. Sumber : pixabay
Pemanasan global sebagai isu permasalahan yang tidak dapat dianggap remeh. Jika tidak ditangani dengan baik, kerusakan-kerusakan yang terjadi di bumi pun semakin melebar. Tentunya dampak dari pemanasan global ini akan dirasakan oleh manusia itu sendiri dan makhluk hidup lainnya. Maka dari itu, kita sebagai manusia yang berkontribusi besar terhadap kerusakan alam pun harus bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi pada bumi dengan melakukan berbagai cara untuk menanggulangi permasalahan ini. Adapun cara menanggulangi pemanasan global, yaitu :
ADVERTISEMENT
  1. Melakukan pencegahan pelepasan karbon dioksida ke atmosfer. Gas seperti karbon dioksida disimpan di tempat tertentu seperti tanah yang tujuannnya untuk menghilangkan karbon tersebut (Carbon sequestration).
  2. Melakukan reboisasi. Pohon menyerap karbon dioksida (CO2) untuk proses fotosintesis. Dengan menanam banyak pohon, CO2 dapat diserap oleh pohon dan pohon akan melepaskan oksigen (O2) yang dapat menciptakan lingkungan asri dan sehat.
  3. Mengurangi penggunaan energi bahan bakar fosil khususnya minyak bumi dan batu bara.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020