Konten dari Pengguna

Pentingnya Mengetahui Ciri-Ciri Makanan yang Mengandung Zat Kimia Berbahaya

Raehan Maulana Mahfudz

Raehan Maulana Mahfudz

Mahasiswa S-1 Kimia Universitas Diponegoro

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Raehan Maulana Mahfudz tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

TIM II KKN Undip Kelurahan Kalisegoro mengadakan sosialisasi dan edukasi tentang gizi dan pangan. Foto : Raehan Maulana
zoom-in-whitePerbesar
TIM II KKN Undip Kelurahan Kalisegoro mengadakan sosialisasi dan edukasi tentang gizi dan pangan. Foto : Raehan Maulana

Semarang – Perkuat kerja sama dalam melakukan kegiatan edukasi masyarakat, Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program monodisiplin yang bertemakan “Pentingnya Mengetahui Ciri-Ciri Makanan yang Mengandung Zat Kimia Berbahaya”, Selasa (26/7/2022).

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh ibu-ibu pkk RT 05 RW 03. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan awareness masyarakat dalam memilih makanan yang baik dan sehat untuk dikonsumsi tubuh serta masyarakat diharapkan dapat mengetahui ciri-ciri makanan yang mengandung zat kimia berbahaya.

Mahasiswa KKN Tim II Undip ketika memberikan edukasi bahan kimia berbahaya pada makanan kepada masyarakat, Sabtu (26/7). Foto: Raehan Maulana

Bahan Tambahan Pangan adalah bahan/campuran yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, tetapi ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Bahan tambah pangan biasanya banyak digunakan oleh suatu perusahaan industri makanan sebagai bahan yang dapat menghasil struktur makanan yang menarik perhatian konsumen dan mendapatkan nilai keuntungan yang besar dengan modal sekecil-kecilnya. Namun di zaman sekarang ini banyak kalangan masyarakat yang menggunakan bahan tambah pangan sebagai komposisi pembuatan makanan, akan tetapi banyak pula masyarakat luas kurang memahami bahaya akibat penggunaan bahan tambah pangan kimia tersebut. terlebih lagi, banyak pedagang yang “nakal” dengan menyalahgunakan boraks, formalin, dan rhodamin B pada makan.

Bahaya yang dapat ditimbulkan dari mengkonsumsi makanan yang mengandung zat-zat tersebut antara lain kanker, tumor, ginjal, asam urat, gangguan pada otak, iritasi pada kulit, sesak nafas, radang tenggorokan dan lain-lain. Berikut merupakan ciri-ciri makanan yang mengandung zat kimia berbahaya

Zat kimia yang sering disalahgunakan untuk zat tambahan makanan. Credit : Raehan Maulana

Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberi informasi dan pemahaman bahaya bahan tambah pangan yang mengandung kimia pada makanan dan dalam tingkat pengguna yang berlebih pada makanan. Melalui sosialisasi ini masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga dapat berhati-hati dan mampu mengamati makanan yang siap saji yang dibeli di pasar, sehingga dapat dicegah penggunaan bahan tambah pangan yang mengandung bahan kimia dan menghindari makanan yang telah terkontaminasi oleh bahan yang mengadung pengawet, pemanis sintesis dan pewarna sintesis kimia.

Penulis : Raehan Maulana Mahfudz – 24030119130113 – Fakultas Sains dan Matematika

Dosen Pembimbing Lapangan : Dr.rer.nat. Thomas Triadi Putranto, S.T., M.Eng

Lokasi : Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah