Konten dari Pengguna

Dimana Letak Keadilan Sosial di Tengah Pendidikan yang belum Merata itu?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hanggragea AsSyifa Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dibuat Oleh penulis menggunakan Canva
zoom-in-whitePerbesar
Dibuat Oleh penulis menggunakan Canva

Terdapat adanya perbedaan dalam pembelajaran di wilayah terpencil dan pembelajaran di kota

Selama ini, ketika berbicara tentang perbedaan yang ada di Indonesia. kita selalu langsung berfokus bahwa adanya perbedaan Suku, Agama, Ras, dan juga Budaya sesuai dengan Pancasila, Sila ke-3 yaitu Persatuan Indonesia.

Namun, ada satu hal lain yang juga perlu kita lihat, yaitu adanya perbedaan kesempatan dalam mendapatkan pendidikan. Pendidikan seharusnya menjadi hak bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Sayangnya, sampai saat ini masih ada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pendidikan karena kondisi wilayah dan keterbatasan fasilitas yang mereka hadapi.

Seseorang yang berada di wilayah terpencil menjadi tantangan tersendiri dalam meraih pendidikan. Salah satu penyebabnya, yaitu: kondisi geografis dan akses menuju sekolah yang belum memadai. Ada anak maupun guru yang harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju sekolah, dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor melewati bukit dan sungai. Untuk melewati sungai , mereka harus menunggu kondisi air pasang naik atau surut terlebih dahulu. Selain itu, mereka juga harus melewati jalan dengan kondisi aspal yang masih kasar. Ketika turun hujan, jalan menjadi licin dan rawan tergelincir. Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa perjalanan menuju sekolah saja sudah menjadi tantangan bagi masyarakat.

Selain akses, fasilitas pendidikan juga belum sepenuhnya merata. Ada sekolah yang sudah memiliki internet, perpustakaan, dan berbagai media pembelajaran yang sudah memadai, tetapi masih ada sekolah yang memiliki keterbatasan buku, fasilitas belajar, hingga tenaga pendidikan kondisi tersebut dialami oleh masyarakat di wilayah terpencil, tentu dapat memengaruhi proses belajar dan kesempatan anak untuk mengembangkan potensinya.

Dibuat Oleh penulis menggunakan Canva

Lalu, dimanakah letak keadilan social dalam kondisi seperti ini?

Sila kelima Pancasila yang berbunyi “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”Dalam pendidikan, keadilan bukan berarti semua harus memiliki fasilitas yang benar-benar sama. Tetapi, keadilan berarti memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang layak untuk memperoleh pendidikan, tanpa menjadikan tempat tinggal sebagai penghalang. Anak yang tinggal di kota maupun di daerah terpencil sama-sama memiliki hak untuk belajar dan mengejar cita-citanya.

Pemerataan pendidikan tentu membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Pemerintah perlu memperhatikan pembangunan infrastruktur, fasilitas, dan pemerataan guru. Masyarakat juga dapat ikut berperan melalui kegiatan sosial, pengabdian, donasi buku, maupun kegiatan belajar bersama lainnya.

Pada akhirnya, pendidikan yang merata bukan hanya tentang membangun sekolah, tetapi juga memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang.

Sebab, jika masih ada Anak dan Guru yang harus melewati sungai, menempuh perjalanan jauh, atau belajar dengan fasilitas yang terbatas hanya karena tempat tinggalnya, maka pertanyaan tentang “di mana letak keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia?” masih perlu kita renungkan bersama-sama.