Konten dari Pengguna

Memadukan Matematika dan Teknologi: Serunya Bermain Bersama Matematika

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hanifatunnisa Amatulloh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peserta didik sedang mengangkat kertas origami untuk menunjukkan jawaban dalam permainan pilihan dan bertahan. Foto: Hanifatunnisa Amatulloh. Rabu (26/08/2026)
zoom-in-whitePerbesar
Peserta didik sedang mengangkat kertas origami untuk menunjukkan jawaban dalam permainan pilihan dan bertahan. Foto: Hanifatunnisa Amatulloh. Rabu (26/08/2026)

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Rabu 26 Agustus 2026 melaksanakan kegiatan pembelajaran matematika di kelas VIII B SMP Negeri 2 Godean dengan cara yang berbeda dari biasanya. Materi fungsi dikemas melalui media ajar digital interaktif dan permainan edukatif pilihan dan bertahan yang dikembangkan oleh mahasiswa Praktik Kependidikan. Kegiatan ini mengajak peserta didik terlibat langsung dalam menentukan jawaban melalui permainan yang memadukan teknologi dan aktivitas sederhana menggunakan kertas origami. Pembelajaran tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui kegiatan belajar yang aktif dan melibatkan peserta didik.

Pembelajaran berfokus pada kemampuan peserta didik membedakan relasi yang merupakan fungsi dan bukan fungsi. Materi disajikan menggunakan media digital dalam tiga bentuk representasi, yaitu diagram panah, diagram Kartesius, dan himpunan pasangan berurutan. Setelah mendapatkan penguatan materi, peserta didik mengikuti permainan pilihan dan bertahan. Setiap peserta didik memegang satu lembar origami dengan sisi berwarna hijau atau biru dan sisi putih. Sisi berwarna digunakan untuk menunjukkan jawaban ya atau fungsi, sedangkan sisi putih untuk tidak atau bukan fungsi.

Setiap ronde, peserta didik diberi waktu beberapa detik untuk memahami soal dan menentukan jawaban. Setelah waktu berakhir, mahasiswa PK UNY memberikan aba-aba tiga sampai satu dan angkat untuk seluruh peserta didik menunjukkan jawabannya secara bersamaan. Peserta didik yang menjawab benar melanjutkan permainan, sedangkan peserta didik yang menjawab salah tidak mengikuti ronde berikutnya. Setelah setiap soal, guru memberikan pembahasan singkat untuk memperkuat pemahaman konsep.

Mahasiswa PK sedang membuat media ajar digital interaktif. Foto: Hanifatunnisa Amatulloh. Rabu (19/08/2026)

Permainan berlangsung dengan melibatkan peserta didik secara langsung pada setiap ronde. Peserta didik perlu memperhatikan soal yang ditampilkan, mengenali representasi relasi, kemudian menentukan jawaban dalam waktu yang telah ditentukan. Hingga ronde terakhir, lima peserta didik berhasil bertahan dan memperoleh hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi. Perpaduan media digital dengan permainan membuat pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam menentukan jawaban. Kegiatan ini turut mendukung SDGs tujuan ke-4 melalui upaya menghadirkan pengalaman belajar yang aktif, interaktif, dan bermakna.

Penggunaan media digital dan permainan pilihan dan bertahan diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai alternatif kegiatan pembelajaran matematika. Bentuk permainan dapat disesuaikan dengan materi dan karakteristik peserta didik sehingga aktivitas belajar tidak hanya membantu memberikan variasi dalam pembelajaran, tetapi juga mendorong keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran. Pengalaman tersebut menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih interaktif dan menyenangkan.