Konten dari Pengguna

Healing Gak Harus ke Bali: Cukup Pelihara Ikan Mas Koki

Hanifah putri aulia
Saya saat ini adalah mahasiswa ilmu komunikasi semester 4 di Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya (SWINS)
19 Juli 2025 23:58 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tulisan dari Hanifah putri aulia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di tengah tekanan hidup, memelihara ikan mas koki bisa menjadi alternatif healing yang murah dan efektif untuk menemukan ketenangan jiwa.

Healing Gak Harus ke Bali: Cukup Pelihara Ikan Mas Koki. sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis
zoom-in-whitePerbesar
Healing Gak Harus ke Bali: Cukup Pelihara Ikan Mas Koki. sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis
ADVERTISEMENT
Di era ketika kata "healing" sering identik dengan liburan mahal atau staycation estetik, saya justru menemukan ketenangan dari sesuatu yang lebih sederhana—ikan mas koki. Ya, ikan mungil berbadan bulat dengan ekor lebar itu sekarang jadi "terapis" paling setia di rumah saya.
ADVERTISEMENT
Awalnya saya membeli ikan mas koki hanya karena tertarik pada bentuknya yang lucu. Tapi lama-kelamaan, saya sadar ada sesuatu yang lebih dalam dari sekadar memandangi mereka berenang. Ada sensasi damai yang muncul saat melihat ikan mas koki bergerak pelan, bebas, dan tanpa beban. Rasanya seperti tubuh ikut melambat, pikiran jadi lebih tenang.
Kegiatan merawat ikan mas koki pun jadi semacam meditasi. Membersihkan akuarium, memberi makan, memeriksa kondisi air—semuanya membuat saya lebih mindful terhadap waktu dan rutinitas. Ini bukan hobi mahal, tapi hasilnya luar biasa.

ikan mas koki berwarna oranye dan hitam berenang dengan tenang di dalam akuarium yang jernih, memberikan efek healing.

Memelihara ikan mas koki di rumah bisa menjadi salah satu cara healing sederhana yang efektif mengurangi stres. Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis
Faktanya, manfaat memelihara ikan mas koki ini didukung oleh studi dari National Marine Aquarium di Inggris yang menyatakan bahwa memandangi ikan di akuarium dapat mengurangi tekanan darah dan detak jantung, serta meningkatkan suasana hati secara signifikan. Hasil serupa juga ditemukan oleh para peneliti dari Purdue University, yang menunjukkan bahwa lansia yang memelihara ikan mengalami penurunan kecemasan dan peningkatan nafsu makan.
ADVERTISEMENT
Di tengah gaya hidup digital yang serba cepat dan penuh tekanan, memelihara ikan mas koki adalah bentuk perawatan diri yang jujur dan tidak ribut-ribut. Tidak perlu validasi dari media sosial, cukup keheningan akuarium dan gelembung air yang mengisi ruang.
Jadi kalau kamu merasa penat, tidak selalu harus ke Bali. Kadang, cukup sediakan satu sudut kecil di rumah untuk akuarium, dan biarkan ikan mas koki bekerja dengan caranya sendiri: menghibur, menenangkan, dan menyadarkan kita bahwa damai itu dekat.