Antara Hipnosis dan Gendam

Tulisan dari Haris Prasetyo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

(Sumber Foto : Kompasiana.com)
Beberapa minggu yang lalu beredar viral di salah satu media sosial, bahwa seorang driver ojek online terkena kejahatan hipnotis. Menurut berita viral tersebut,korban, bapak S dihipnotis kemudian motornya diambil. Tapi sehari setelah kejadian muncul berita ternyata korban hanya ditipu, dan tidak di hipnotis. Walau pun kenyataannya tidak di hipnotis, masih banyak orang yang salah kaprah tentang istilah hipnotis.
Padahal orang yang belajar hipnosis, tidak pernah menggunakannya untuk hal kejahatan. Kenapa saya memakai istilah hipnosis. Apa beda nya dengan hipnotis. Begini, hipnotis dan hipnosis itu sama saja. Perbedaannya hipnosis itu kata benda, hipnotis itu orang yang melakukan proses hipnosis. Memang belajar hipnosis yang sebenarnya tidak sama sekali diarahkan untuk melakukan kejahatan. Yang ada malah menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain. Jadi untuk apa melakukan kejahatan kalau bisa melakukan sebaliknya.
Memakai kata hipnotis ditujukan kepada subyek yang melakukan hipnosis. Berikutnya, jika seseorang melakukan kejahatan dan dianggap memakai teknik hipnosis, apakah memang benar seperti itu? Padahal pelaku kejahatan ini bisa dibilang tidak belajar atau tidak tahu teknik hipnosis yang sebenarnya. Maksudnya belajar hipnosis, berarti mempelajarinya berbasis ilmiah dan sistematis.
Apa yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan itu menggunakan teknik yang disebut gendam, dimana proses belajarnya dengan pengisian energi dan cara-cara tradisional. Hasil dari belajarnya juga tergolong instan. Saat para pelaku melancarkan aksinya, prosesnya juga terlihat cepat serta tanpa ada perlawanan dari korban. Biasanya kasus gendam sering terjadi di terminal bus, stasiun atau pasar tradisional.
Sudah saatnya kekeliruan ini segera diakhiri, karena hipnosis atau hipnotis tidak ada kaitannya dengan kejahatan. Sudah dari dulu gendam dipakai sebagai alat melakukan kejahatan di tempat umum. Bisa disimpulkan antara hipnosis dan gendam itu sangat berbeda secara proses dan penerapannya.
Tabik
