Konten dari Pengguna

Video Games Membantu Minat Baca

Hasan Aji Bima Priyambada

Hasan Aji Bima Priyambada

Pustakawan - Perpustakaan Nasional- Penggiat Literasi, Game, dan Sastra

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hasan Aji Bima Priyambada tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Close-Up Shot of Person Holding a Game Controller (Sumber: Photo by Yan Krukau from Pexels: https://www.pexels.com/photo/close-up-shot-of-person-holding-a-game-controller-9069289/
zoom-in-whitePerbesar
Close-Up Shot of Person Holding a Game Controller (Sumber: Photo by Yan Krukau from Pexels: https://www.pexels.com/photo/close-up-shot-of-person-holding-a-game-controller-9069289/

Video games adalah sebuah karya yang diciptakan untuk membuat setiap individu dapat merasakan kebahagiaan dan kesenangan dalam memainkannya. Biasanya video games ini dapat dimainkan melalui perangkat elektronik seperti konsol game, komputer, gawai, atau perangkat lainnya. Fungsi utama dari diciptakannya video games hingga sekarang adalah dapat menghibur para pemainnya. Tapi selain itu ada beberapa fungsi yang belum kita ketahui ataupun telisik yaitu video games juga dapat meningkatkan minat baca setiap individu yang memainkannya.

Pada awalnya video games memang dibutuhkan untuk membuat individu merasa terhibur untuk memainkannya tetapi itu dulu, sekarang video games mungkin menjelma menjadi sebuah karya sastra modern yang dapat dinikmati. Selain itu video games juga memiliki elemen naratif dan artistik yang mirip dengan sastra, tetapi dikemas menjadi lebih interaktif dan memerlukan sebuah teknologi untuk dapat dinikmati. Ada beberapa alasan video games bisa dianggap karya sastra adalah ada cerita dan narasi dalam setiap gamesnya walaupun tidak semua games memilikinya.

Sebagai sebuah karya sastra yang interaktif, video games dapat meningkatkan minat baca terutama jika games yang dimainkan memiliki elemen naratif yang kuat, teks yang banyak, atau cerita yang mendalam. Beberapa cara video games dapat mempengaruhi minat baca

Baca juga Games Juga Produk Sastra

1. Game dengan Cerita yang menarik

Banyak video games yang memiliki cerita yang cukup kompleks dan menarik bagi para pemain terutama yang sudah memiliki cerita yang cukup panjang dan memiliki beberapa volume yang sudah melekat terhadap para pemain dari game tersebut. Pemain akan terus penasaran bagaimana tokoh atau cerita yang disajikan dalam game tersebut memengaruhi cerita yang telah dibangun dari awal. Diantaranya yang memiliki alur yang cukup panjang adalah

  • Seri “Final Fantasy”

Seri ini sangat terkenal bagi para permain. Cerita yang disajikan begitu kompleks dan mendalam. Setiap volume yang disajikan akan berbeda tokohnya tapi setiap volume sebelumnya akan mempengaruhi jalan cerita volume selanjutnya. Oleh karena itu cerita dalam game ini akan selalu dinantikan bagi para pemain terutama komunitas penggemar dari seri tersebut.

  • Seri “The Witcher”

Sang tokoh utama yang bernama Gerald adalah seorang “The Witcher” yang memiliki tugas dalam menumpas monster yang ada. Tetapi dia ditakdirkan untuk mengasuh seorang anak raja yang memiliki kekuatan khusus. Setiap serinya, mereka akan memiliki tujuan utama dan memiliki latar waktu yang berbeda. Hingga sekarang seri ini ada tiga seri tetapi akan ada kelanjutannya tahun 2025.

2. Game yang diadaptasi dari karya sastra

Beberapa video games terinspirasi bahkan ada yang diadaptasi dari karya sastra. Memang beberapa karya sastra yang terkenal terkadang mengadaptasi ke media lainnya seperti film dan Video games karena kepopuleran dari karya tersebut tetapi terkadang dengan mengadaptasi ke media lainnya dapat juga membantu dalam meningkatkan kepopuleran karya tersebut. Ini dapat mendorong pemain untuk membaca sumber aslinya.

3. Game yang memiliki banyak teks dan bacaan

Beberapa video games mengharuskan para pemain untuk membaca teks dalam jumlah yang cukup besar, seperti dialog, catatan, atau lore. Bahkan ada games yang memang alurnya dipengaruhi dalam pilihan setiap dialog yang mereka ambil. Ini membuat mereka harus dengan teliti dan memikirkan konsekuensi yang akan mereka ambil dalam games

4. Meningkatkan kemampuan literasi

Studi menunjukan bahwa video games juga dapat mengembangkan kemampuan literasi. Beberapa manfaatnya

  • Pemahaman yang mendalam: pemain dapat belajar memahami cerita melalui teks dan dialog antar tokoh

  • dalam dunia game terdapat kosa kata beragam yang dapat membantu menambah kosakata pemain

  • Jika pemain tertarik dengan game biasanya mereka akan semakin tertarik dengan sumber bacaan atau informasi terkait game tersebut

5. Game yang memiliki Komunitas

Sebuah game yang populer maka komunitasnya akan semakin besar. Banyak game memiliki komunitas yang aktif. Dalam komunitas tersebut terjadi diskusi cerita, karakter dan lore. Sehingga dapat membantu pemain membaca lebih banyak , baik itu fan fiction, artikel, atau bahkan buku terkait dengan tema gamenya

6. Game Edukasi

Beberapa game juga memang dengan sengaja atau secara khusus meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi, terutama untuk anak-anak, seperti scrable dan bookworms

Video games dapat menjadi pintu masuk yang efektif untuk meningkatkan minat baca, terutama jika game tersebut memiliki cerita yang menarik bahkan memiliki hubungan dengan karya sastra. Namun, efeknya tergantung pada jenis game yang dimainkan dan bagaimana pemain terlibat dengan gamenya. Jika digunakan dengan tepat, video games dapat menjadi alat mempromosikan literasi dan kecintaan membaca

Sumber:

Bogost, I. (2011). How to do things with videogames. Minneapolis: University of Minnesota Press.

Koenitz, H. (2018). Narrative in Video Games . Encyclopedia of Computer Graphics and Games, 1-9.

Melissinos, C., & O'Rourke, P. (2013). The art of video games : from Pac-Man to mass effect. New York: Welcome Books.

Mukherjee, S. (2015). Video games and storytelling : reading games and playing books. Houndmills: Palgrave Macmillan.

Murray, J. H. (2017). Hamlet on the Holodeck: The Future of Narrative in Cyberspace. Cambridge: The MIT Press.