SEGO BAKAR "BANG-JO" HANYA MELAYANI PESANAN ON-LINE SURABAYA DAN SIDOARJO
Tulisan dari Hasan Sentot tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Era informasi on-line banyak digunakan Ibu-Ibu rumah tangga, untuk ambil bagian sambil berusaha tidak meninggalkan aktivitas sebagai Ibu di rumah. Wal hasil, pilihannya adalah usaha yang dipasarkan melalui media online. Calon pembeli hanya melihat gambar produk usahanya lewat media sosial, kemudian memesan sesuai harga yang dicantumkan dan menggunakan kurir profesional sebagai pengantar barang, atau transportasi on-lin yang juga sedang marak.
Salah satu yang dipilih Nyonya Shinta, warga Delta Mandala, Semambung, Sidoarjo, Jawa Timur adalah usaha membikin “Sego Bakar” (Nasi Bakar) dengan brand “BangJo”, yaitu akromim dari “abang-ijo” (Marah Hijau). Resep makan hasil otak-atiknya itu, karena kegemarannya makan nasi bakar di warung-warung kaki lima. “Saya melihat ini pasti masih bisa dikembangkan, kemudian saya mencoba membuat nasi haijau dari sayur-sayuran dan nasi merah dai cabe merah, serta masih mempertahankan yang original”, ujar Ibu Shinta yang sebelumnya juga sering menerima pesanan Nasi Bungkus dalam jumlah besar. Dari hasil kreasi inilah, kemudian Shinta yang mantan penyiar Radio Swasta di Surabaya ini membuat brand “Bang-Jo”.
Sementara pilihan menu adalah dengan Cumi, Ikan Tuna dan Ayam Suwir. “Pertama memang saya rilis tiga menu itu, sebagai langkah awal. Namun apabila banyak permintaan, akan segera saya realisasikan menu yang lain. Saya juga akan mengakomodasi keinginan-keingian teman-teman yang jadi pelanggan”, ujar ibu dua anak ini.

Masalah harga, menurut Shinta diambil jalan tengah. Tidak terlalu mahal, sekaligus mungkin bagi sebagian orang juga tidak terlalu murah. Patokan harga per bungkus Rp. 15 ribu itu sangat kompromi, karena pemesan masih dikenai biaya kirim ke alamat tujuan. “Para pemesan biasanya tanya alamat saya, kemudian dia hubungi tranportasi online untuk memastikan biaya yang harus dibayar. Apabila melalui transportasi online masih terlalu mahal, saya juga ada kurir porfesional yang bisa antar pesanan itu. Ongkosnya juga bersaing, tergantung pemesan piliha yang mana?”, tambah Sarjana Komunikasi ini.
Shinta berharap, para pemesan bisa order lebih awal. Minimal satu hari sebelumnya, kalau jumlahnya banyak. Selain bisa disiapkan lebih awal, juga pengaturan jam kirim biar tepat waktu. “Ada juga yang pesan dua minggu sebelumnya, karena jumlahnya banyak dan untuk kegiatan arisan. Selain tetantangga sendiri yang memesan, juga banyak orang kantor sekitaran Surabaya-Sidoarjo untuk makan siang di kantor”, katanya.
Promosi yang dilakukan Shinta dengan Sego Bakar “Bang-Jo”nya hanya lewat media sosial, seperti Facebook, Twiter, Line, Instagram. “Malah yang banyak itu teman-teman yang reposting dan retwuitt gambar-gambar yang saya posting di akun saya. Saya juga kaget, banyak yang tidak kenal tiba-tiba pesan lewat WhatsApp saya 0877 5590 2691. Ternyata mereka membaca dari postingan teman-teman. Alhamdulillah....”pungkasnya.


