Konten dari Pengguna

Tantangan Zaman: Melestarikan Keaslian Bahasa Indonesia di Era Globalisasi

Hassan Putra

Hassan Putra

Mahasiswa Universitas Sebelas Maret

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hassan Putra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peta Negara Indonesia https://pixabay.com/id/photos/peta-atlas-negara-geografi-3798132/
zoom-in-whitePerbesar
Peta Negara Indonesia https://pixabay.com/id/photos/peta-atlas-negara-geografi-3798132/

Tantangan Melestarikan Bahasa Indonesia di Era Globalisasi

Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Bangsa Indonesia selalu bertekad untuk menjunjung tinggi bahasa ini. Namun, dengan memasuki era globalisasi, bahasa Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, terutama dari dominasi bahasa Inggris yang berpotensi mengancam kedudukan bahasa kita.

Peran Pendidikan dalam Pelestarian Bahasa

Pendidikan seharusnya berkontribusi pada pelestarian bahasa Indonesia. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa banyak sekolah lebih mengedepankan pembelajaran bahasa Inggris dibandingkan sastra dan budaya Indonesia. Hal ini sejalan dengan pendapat Agustin (2011: 355), yang menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa asing pertama yang dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di tingkat SD, SLTP, dan SLTA. Hal ini berpotensi menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar di beberapa sekolah.

Pengaruh Media Massa dan Teknologi

Media massa dan teknologi juga memainkan peran krusial dalam tantangan ini. Media menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan memperluas wawasan. Namun, di sisi lain, media juga dapat berkontribusi terhadap penggunaan bahasa asing dan campuran. Misalnya, penelitian Prof. Aminudin Aziz menunjukkan bahwa 26% judul acara TV lokal menggunakan bahasa asing. Ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa asing tidak hanya muncul dari interaksi langsung, tetapi juga dipengaruhi oleh media.

Langkah-langkah Menghadapi Tantangan

Untuk menghadapi tantangan pelestarian bahasa Indonesia di era globalisasi, beberapa langkah dapat diambil:

1. Pembelajaran yang Menarik

Para pengajar di sekolah dan perguruan tinggi dapat menggunakan metode pembelajaran bahasa Indonesia yang interaktif. Ini akan membantu meningkatkan minat peserta didik dalam mempelajari bahasa Indonesia.

2. Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Massa

Masyarakat Indonesia kini sangat melek informasi, terutama melalui media massa. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam media untuk menjaga keaslian bahasa kita.

3. Kesadaran Masyarakat

Kesadaran masyarakat juga krusial dalam melestarikan bahasa Indonesia. Ini dapat dilakukan melalui kampanye, acara budaya, dan kegiatan sosial lainnya.

Kesimpulan

Tantangan untuk melestarikan keaslian bahasa Indonesia di era globalisasi sangat nyata. Namun, dengan kesadaran masyarakat, pendidikan yang tepat, dan dukungan media, kita dapat menjaga dan memperkuat identitas bahasa kita. Melestarikan bahasa Indonesia bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga seluruh masyarakat. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa bahasa kita tetap hidup dan berkembang di tengah arus globalisasi.

Disusun Oleh : Hassan Karunia Putra Pratama dan Prof.Dr. Andayani,M.Pd