Konten dari Pengguna

Afirmasi Positif Dalam Lingkungan Mahasiswa

Havis Ichwansyah

Havis Ichwansyah

Mahasiswa jurusan Akuntansi di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Havis Ichwansyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar sendiri
zoom-in-whitePerbesar
Gambar sendiri

Mahasiswa merupakan salah satu jenjang pendidikan tertinggi bagi pelajar di indonesia, setiap individu yang sudah menjadi mahasiswa dituntut lebih untuk mencari ilmu dan kemampuan sebanyak mungkin untuk menjadi bekal saat sudah terjun di dunia kerja. Bukan hanya bergulat dilingkungan kampus saja, mahasiswa juga diwajibkan dapat mengambil peran penting dalam lingkungan masyarakat, bangsa dan negara.

Namun kita sebagai mahasiswa tidaklah mudah untuk menjalankan kewajiban tersebut, banyak kendala yang membuat setiap mahasiswa terhalang saat menjalankan kewajibannya, terlebih di zaman seperti saat ini banyak sekali mahasiswa berpikir negatif di awal aksi atau tugas yang akan dilaksanakan. Resiko seperti ini sangat berat karena akan berdampak buruk kepada tugas mahasiswa yang sedang dilaksanakan. Salah satu cara yang dapat dilakukan mahasiswa agar tidak memiliki pikiran negatif saat ingin mengerjakan tugasnya yaitu afirmasi positif.

Afirmasi positif merupakan suatu tindakan yang dapat meyakinkan hati kecil setiap manusia untuk selalu bersikap, bertindak dan berpikir positif. Afirmasi positif ini tindakan kecil namun sangat besar dampaknya, terlebih jika mahasiswa selalu menanamkan afirmasi positif yang akan berakibat memperbaiki mental, pikiran dan tujuan hidup. Dikutip dari instagram resmi milik psycircle.id berikut adalah cara untuk melakukan afirmasi positif bagi mahasiswa :

1. Siapkan kalimat positif untuk setiap hari.

Langkah pertama adalah langkah yang sangat penting untuk mahasiswa saat ingin memulai mengerjakan aktivitasnya. Contoh kalimat positif yang dapat digunakan mahasiswa yaitu aku pasti bisa, aku sangat berani dan aku percaya diri. Mahasiswa dapat menggunakan kalimat tersebut dan ulangi setiap hari untuk melaksanakan aktivitas atau bisa juga saat ingin istirahat tidur malam.

2. Gunakan kalimat positif sesuai kondisi.

Langkah kedua hampir sama dengan cara yang pertama bedanya mahasiswa menggunakan kalimat positif di kondisi tertentu. Contohnya seperti saat bimbingan skripsi dan kamu mengalami kecemasan terhadap dosen pembimbing, kamu dapat menggunakan afirmasi positif seperti kalimat aku bersyukur mempunyai dosen pembimbing yang bisa mendukungku untuk terus berjuang, contoh lainnya adalah ketika kamu sebagai mahasiswa sedang melakukan sosialisasi terhadap masyarakat dan kamu tidak percaya diri, kamu dapat menggunakan afirmasi positif seperti aku harus bisa dan percaya diri untuk membimbing masyarakat.

3. Menulis afirmasi positif.

Cara yang terakhir yaitu menulis afirmasi positif, maksudnya yaitu kamu dapat menulis kalimat tersebut di kertas kecil lalu ditempelkan di mana kamu menghabiskan banyak waktu agar kamu dapat membacanya setiap hari. Tempat tersebut seperti kamar tidur, meja belajar dan meja makan cara ini bisa saja ampuh bagi mahasiswa yang sedang memikirkan banyak hal yang membuat pesimis dan tidak percaya diri.

Dari cara di atas mahasiswa dapat menerapkan afirmasi positif untuk menunjang setiap aktivitas mahasiswa agar banyak ilmu dan kemampuan yang didapat. Walaupun jarang mahasiswa yang menerapkan afirmasi positi namun cara ini merupakan cara yang mudah dilakukan oleh setiap mahasiswa.