Konten dari Pengguna

Mengenal Gangguan Kepribadian Paranoid

Havis Ichwansyah

Havis Ichwansyah

Mahasiswa jurusan Akuntansi di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Havis Ichwansyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Gambar Pribadi

Seperti yang kita ketahui gangguan kepribadian paranoid atau dalam bahasa inggris disebut paranoid personality disorder merupakan suatu gangguan mental yang menyebabkan kecurigaan atau ketidakpercayaan individu terhadap orang lain. Paranoid sendiri merupakan gangguan yang buruk bagi setiap orang dan akan menyebabkan kerugian pada orang lain.

Pasalnya gangguan ini akan berdampak buruk yaitu seperti kecurigaan kepada orang lain, kurang percaya diri dengan orang lain dan selalu khawatir dengan keberadaan orang lain. Individu yang mengalami hal ini akan selalu merasa terganggu dengan orang sekitar, terlebih mereka akan selalu menyendiri agar selalu membawa ketenangan di hati dan pikiran mereka.

Selain dampak di atas ada beberapa dampak lain yang juga akan menyebabkan kerugian pada pengidap gangguan paranoid dan orang sekitar. Berikut adalah dampak dari paranoid dikutip dari Instagram resmi milik psycircle.id :

1. Sulit untuk menerima kritik dan saran.

Dampak yang pertama ini sangat bahaya untuk setiap individu beserta lingkungan sekitar. Individu yang mengalami hal seperti ini jika sekali dikritik dan diberi saran tidak akan mendengarkan mereka akan cuek dan acuh, bahkan mereka bisa mudah untuk menyimpan dendam karena tidak suka dikritik dan diberi saran.

2. Sulit menjalin relasi.

Selain acuh mereka pengidap gangguan paranoid juga sangat sulit untuk menjalin relasi atau pertemanan di berbagai lingkungan. Karena dalam konsep relasi mereka sangat meragukan ketulusan seseorang saat menjalin hubungan bahkan hanya sekedar teman, dan maka dari itu akan banyak orang yang tidak ingin mendekati untuk menjalin relasi atau hubungan.

3. Selalu mewaspadai orang sekitar.

Meskipun gangguan ini sering mencurigai yang tidak mendasar, mereka akan selalu menganggap orang lain sebagai sumber masalah dan selalu mewaspadai gerak-gerik orang sekitar. Hal ini sangatlah tidak baik untuk suatu lingkungan karena akan menimbulkan fitnah.

4. Kurang percaya dengan informasi orang lain.

Dan dampak yang terkahir yaitu kurang percaya diri dengan informasi yang diberikan oleh orang lain. Pengidap gangguan paranoid tidak mudah untuk percaya akan informasi yang telah diterima karena mereka akan selalu menganggap bahwa informasi yang diberikan akan merugikan dirinya.

Kita sebagai sesama makhluk hidup juga tidak boleh untuk menjauhi individu yang mengalami gangguan paranoid, karena kita sebagai orang yang normal seharunya merangkul mereka agar perlahan bisa sembuh dari gangguan tersebut. Dan memang seharusnya pengidap gangguan paranoid harus mengadakan konsultasi dengan orang yang profesional agar mengetahui diagnosa yang dialami dan mendapatkan penanganan yang cepat.

Dengan demikian individu yang sudah konsultasi mereka akan belajar mengelola gejala yang dialami dan akan memiliki relasi yang baik dengan semua orang serta melakukan kegiatan yang efektif.