Diet dan Godaan: Katanya Besok Diet, Kok Masih Makan Banyak?

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pancasakti Tegal
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Helga Aullia Maren tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Diet Bukan Hanya Soal Menahan Lapar
"Besok aku mau mulai diet" Kalimat tersebut sering sekali kira dengar atau bahkan kita sendiri yang mengatakannya. Namun, ketika waktunya diet tiba, justru keinginan untuk makan makanan favorit lebih kuat daripada membatasi atau mengurangi makan.
Menurut saya, sulitnya menjalani diet bukan selalu karena seseorang tersebut tidak punya niat sejak awal. Tetapi, ada beberapa faktor seperti rasa nafsu makan, kebiasaan makan, dan lingkungan makanan tertentu juga dapat memengaruhi seseorang dalam mengontrol pola makannya. Dalam psikologi, keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan tertentu dikenal sebagai food craving, yang dapat membuat seseorang sulit menolak makanan yang diinginkannya.
Selain itu, menurut saya, diet tidak mengharuskan seseorang untuk menahan lapar, tetapi juga harus mengubah kebiasaan makan secara perlahan. Jadi, kalau hari ini masih makan banyak, itu bukan karena "kurang niat", tetapi ada faktor lain yang perlu dipahami.
Hal tersebut juga dijelaskan oleh dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, spesialis gizi klinik. Menurutnya, seseorang yang sedang berusaha menurunkan berat badan tetap diperbolehkan mengonsumsi nasi karena tubuh masih membutuhkan karbohidrat. Namun, jumlah atau porsinya perlu disesuaikan.
Jadi, pada akhirnya diet bukan sekedar seberapa kuat niat seseorang untuk mengurangi makan tetapi harus bisa menjaga kebiasaan pola makan. Dengan mengatur porsi dan memilih makanan yang lebih seimbang, agar tujuan diet dapat dilakukan dengan lebih tepat dan sehat.
