Ada Kebiasaan yang Hilang Bukan karena Kita Sengaja Meninggalkannya

Mahasiswa Ilmu Komunikasi - Universitas Pamulang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Helmi Shihab A tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah kita tiba-tiba menyadari bahwa ada hal-hal kecil yang dulu hampir selalu kita lakukan, tetapi sekarang sudah lama menghilang?
Bukan karena bosan. Bukan juga karena sengaja berhenti. Semuanya berubah begitu saja.
Dulu, sepulang beraktivitas kita masih sempat duduk di teras rumah sambil menikmati udara sore. Ada waktu untuk mengobrol tanpa terburu-buru, berjalan kaki tanpa tujuan, atau sekadar memandangi langit yang perlahan berubah warna.
Kini, banyak dari kebiasaan itu perlahan menghilang. Hari-hari terasa berjalan lebih cepat. Rutinitas datang silih berganti, hingga tanpa sadar kita lebih sering sibuk mengejar apa yang ada di depan daripada menikmati apa yang sedang ada di sekitar.
Yang menarik, tidak pernah ada hari ketika kita berkata, “Mulai besok aku akan berhenti melakukan ini.”
Kebiasaan itu hanya memudar sedikit demi sedikit.
Mungkin karena kesibukan bertambah. Mungkin karena tanggung jawab semakin banyak. Atau mungkin memang begitulah hidup bekerja, mengubah kita secara perlahan tanpa terasa.
Saya kemudian menyadari bahwa perubahan tidak selalu datang melalui keputusan-keputusan besar. Terkadang, perubahan justru terlihat dari kebiasaan kecil yang diam-diam hilang dari kehidupan kita.
Barangkali kita tidak kehilangan kebiasaan itu dalam satu hari. Kita hanya terlalu sibuk hingga tidak sadar kapan terakhir kali melakukannya.
Namun, menyadari hal itu bukan berarti kita harus kembali menjalani hidup seperti dulu. Justru kesadaran tersebut mengingatkan bahwa hal-hal sederhana juga memiliki nilai yang besar.
Meluangkan waktu untuk menikmati sore, berbincang tanpa terburu-buru, atau sekadar berhenti sejenak dari rutinitas mungkin terdengar sepele. Padahal, kebiasaan-kebiasaan kecil itulah yang sering kali membuat hidup terasa lebih utuh.
Pada akhirnya saya percaya bahwa hidup bukan hanya dibentuk oleh keputusan-keputusan besar, tetapi juga oleh rutinitas kecil yang kita jalani setiap hari. Karena dari sanalah, tanpa disadari, kita perlahan menjadi versi diri kita hari ini.
