Konten dari Pengguna

10 Kunci Hidup Bahagia yang Bisa Diterapkan, Simak!

Hello Ladies

Hello Ladies

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hidup bahagia. Sumber: unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hidup bahagia. Sumber: unsplash

Kunci hidup bahagia itu apa saja sih? Mungkin hal ini pernah terlintas di pikiranmu ketika kamu sedang di posisi yang kurang bahagia. Sumber kebahagiaan itu bisa datang dari mana saja, seperti lingkungan, keluarga, teman, ataupun sumber-sumber lainnya.

Namun, sebenarnya sumber utama rasa kebahagiaan itu datang dari diri sendiri. Jika diri kamu saja tidak bahagia, bagaimana caranya untuk membahagiakan orang lain? Kalau dirimu sudah bahagia, selanjutnya kamu bisa membahagiakan orang-orang di sekitarmu.

Ingin tahu kunci hidup bahagia yang bisa kamu lakukan? Cek selengkapnya di bawah ini!

Kunci Hidup Bahagia yang Bisa Diterapkan

Dilansir Action for Happiness, terdapat 10 kunci hidup bahagia yang bisa kamu lakukan dengan mudah, yaitu:

1. Memberi - Lakukan sesuatu untuk orang lain

Peduli terhadap orang lain adalah dasar kebahagiaan kamu. Membantu orang lain tidak hanya baik untuk mereka, tetapi juga membuat kamu lebih bahagia dan sehat.

Memberi juga menciptakan hubungan yang lebih kuat di antara orang-orang dan membantu mewujudkan masyarakat yang lebih bahagia.

Tidak semua hal mengenai uang, kamu juga dapat memberikan waktu, ide, dan energi kamu. Jadi, jika kamu ingin merasa baik, lakukan hal yang baik juga!

2. Berhubungan - Terhubung dengan orang-orang

Hubungan adalah kontributor keseluruhan yang paling penting untuk kebahagiaan. Orang dengan hubungan sosial yang kuat dan luas akan merasa lebih bahagia, lebih sehat, dan hidup lebih lama.

Hubungan dekat dengan keluarga dan teman memberikan cinta, makna, dukungan, dan meningkatkan perasaan harga diri kita. Selain itu, juga membawa rasa memiliki. Jadi, mengambil tindakan untuk memperkuat hubungan dan menciptakan koneksi baru sangat penting untuk kebahagiaan.

3. Berolahraga - Jaga tubuhmu

Ilustrasi berolahraga. Sumber: unsplash

Tubuh dan pikiran kamu terhubung satu sama lain. Menjadi aktif membuat kamu merasa lebih bahagia dan baik untuk kesehatan fisikmu.

Hal ini bisa langsung meningkatkan suasana hati kita dan bahkan dapat mengangkat kita keluar dari depresi. Tidak perlu olahraga yang berat-berat, lakukan saja gerakan yang sederhana agar tetap aktif setiap hari.

4. Kesadaran - Jalani hidup dengan mindfulness

Belajar untuk lebih sadar ketika mengerjakan apa pun, termasuk ketika berangkat ke tempat kerja, makan, atau berinteraksi dengan orang lain. Ini membantumu menyelaraskan perasaanmu dan menghentikanmu untuk memikirkan masa lalu atau mengkhawatirkan masa depan.

5. Mencoba - Terus belajar hal baru

Belajar memengaruhi kebahagiaan dalam banyak cara yang positif. Ini membawamu pada ide-ide baru dan membantumu tetap ingin tahu dan terlibat. Ini juga memberimu rasa pencapaian dan membantu meningkatkan kepercayaan diri dan ketahananmu.

Kamu bisa bergabung dengan klub, belajar bernyanyi, mencoba olahraga baru dan masih banyak lagi. Nantinya kamu bisa membagikan ilmu baru yang kamu miliki pada teman-temanmu.

6. Tujuan - Punya sesuatu yang dikejar

Merasa baik tentang masa depan adalah penting untuk kebahagiaanmu. Kamu membutuhkan tujuan untuk memotivasimu dan harus cukup menantang untuk menggairahkanmu, tetapi juga dapat dicapai.

Memilih tujuan yang ambisius namun realistis memberikan arah hidupmu dan membawa rasa pencapaian dan kepuasan ketika kamu mencapainya.

7. Ketahanan - Temukan cara untuk bangkit kembali

Pasti kamu memiliki waktu di mana kamu merasa stres, kehilangan, gagal, atau bahkan trauma dalam hidupmu. Namun, bagaimana cara kamu menanggapi semua hal tersebut akan berdampak besar pada kebahagiaanmu.

Memang tidak mudah melakukannya, tapi ketahanan hidup yang baik pada dasarnya merupakan hal yang bisa kamu latih dan pelajari.

8. Perasaan - Melihat apa yang bagus

Hal baik memang tidak selalu terjadi dalam hidup. Kita juga harus realistis tentang pasang surut kehidupan, namun ada baiknya untuk selalu fokus pada aspek baik dari situasi apa pun. Lebih baik merasa gelas setengah penuh daripada gelas setengah kosong.

9. Penerimaan - Nyaman dengan dirimu sendiri

Ilustrasi penerimaan. Sumber: unsplash

Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Begitu sering kamu membandingkan bagian dalam dirimu dengan bagian luar orang lain. Memikirkan kekurangan dan membandingkan dirimu, itulah yang membuatmu sulit untuk bahagia.

Coba untuk menerima dirimu secara menyeluruh, mulai dari kekurangan hingga kelebihan. Hal ini akan mampu membuatmu merasa lebih bahagia dan membuatmu juga menerima orang lain apa adanya.

10. Berarti - Jadilah bagian dari sesuatu yang lebih besar

Orang-orang yang memiliki makna dan tujuan dalam hidup mereka lebih bahagia, merasa lebih memegang kendali, dan mendapatkan lebih banyak dari apa yang mereka lakukan. Namun, di mana kamu bisa menemukan 'makna dan tujuan' itu?

Bisa saja dari keyakinan atau agama yang kamu miliki. Jawaban setiap orang akan berbeda-beda, tetapi semuanya melibatkan keterhubungan dengan sesuatu yang lebih besar dari dirimu sendiri.

Itulah 10 kunci hidup bahagia yang bisa kamu terapkan dalam kehidupanmu agar lebih merasa senang, bahagia dan bersyukur atas apa yang kamu miliki.

Frequently Asked Question Section

Apa gunanya menjalani kehidupan dengan mindfulness?

chevron-down

Ketika kamu sadar secara penuh dan fokus mengerjakan apa yang sedang kamu kerjakan, kamu tidak akan terlalu memikirkan dan merasa khawatir akan masa lalu atau masa depan.

Apakah tujuan hidup penting?

chevron-down

Tujuan hidup adalah hal yang penting. Milikilah tujuan hidup yang realistis tapi cukup menantang agar kamu termotivasi untuk mengejarnya.

Bagaimana cara menerima diri sendiri?

chevron-down

Berhenti melihat kekuranganmu dan membandingkannya dengan orang lain dan mulailah melihat sisi positif dalam diri sendiri.

(MA)