5 Pewarna Rambut Alami, Pilih yang Mana?

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ingin tahu pewarna rambut alami yang murah dan efektif? Memang ada beragam cara mewarnai rambut, mulai dari bantuan profesional di salon atau pengerjaan pribadi di rumah. Akan tetapi, ada beberapa pewarna rambut yang mengandung kimia berbahaya sehingga mudah merusak rambut.
Untuk menghindari kimia yang berbahaya ini, kamu bisa menggunakan pewarna terbuat dari bahan alami di rumah. Menurut The American Cancer Society, pewarna rambut semi permanen dan permanen yang berbahan oksidatif mampu memengaruhi batang rambut. Akibatnya, ada kemungkinan ini meningkatkan risiko kanker.
Nah, buat tahu selengkapnya, yuk simak artikel berikut ini.
5 Pewarna Rambut Alami, Pilih yang Mana?
Dikutip dari Healthline, berikut 5 pewarna rambut alami:
1. Cat henna
Buat yang belum tahu, henna merupakan pewarna alami berbahan dasar tanaman untuk membuat tato sementara pada kulit. Akan tetapi, cat henna ini juga dapat digunakan untuk mewarnai rambut merah.
Apabila kamu ingin mencoba pewarna rambut alami yang cerah, gunakan bubuk henna. Nantinya, warna bakal tahan hingga 4-6 minggu.
Cara mewarnai rambut dengan cat henna:
Campurkan ½ gelas henna dengan ¼ gelas air.
Aduk hingga rata. Tambahkan air secukupnya sampai bentuk campuran seperti mashed potatoe.
Tutup campuran tersebut dengan plastik. Biarkan selama 12 jam.
Cuci rambut dahulu tanpa kondisioner.
Gunakan headband dan oleskan minyak kelapa sepanjang garis rambut. Hal ini dilakukan untuk mencegah cat henna yang membekas pada kulit.
Mulai aplikasikan cat pada bagian rambut secara terpisah. Lakukan pada seluruh rambut yang setengah basah.
Lalu, bungkus rambut dalam plastik dan diamkan selama 2 jam. Bahkan, kamu bisa menunggu hingga 6 jam sebelum membilas rambut.
2. Jus wortel
Tertarik mewarnai rambut oranye-kemerahan. Tergantung warna rambut asli, kemungkinan pewarna ini dapat bertahan hingga hitungan minggu.
Cara mewarnai rambut dengan jus wortel:
Campurkan jus wortel dengan minyak kelapa atau minyak zaitun.
Oleskan campuran tersebut pada rambut.
Kemudian, bungkus rambut dalam plastik dan biarkan selama 1 jam.
Bilas rambut kembali dengan apple cider vinegar. Ulangi proses pembilasan ini esok harinya apabila warna kurang kuat.
3. Jus lemon
Untuk warna rambut yang lebih terang secara permanen, gunakan jus lemon. Nantinya, ini merupakan cara terbaik untuk mendapatkan highlight rambut yang tampak cerah.
Cara mewarnai rambut dengan jus lemon:
Tuangkan jus lemon untuk pada botol semprotan.
Lalu, semprotkan jus pada rambut.
Gunakan sisir untuk memisahkan dan membagikan jus secara rata pada rambut.
Untuk hasil yang maksimal, lanjutkan prosesnya dengan duduk di bawah matahari.
Biarkan jus lemon pada rambut hingga sejam. Terakhir, bilas rambut kembali.
4. Kopi
Tak hanya meningkatkan kafein, ternyata kopi pun dapat digunakan untuk mewarnai rambut, lho. Dengan kopi, kamu bakal bisa membuat warna rambut tampak lebih gelap. Bahkan, metode ini juga dapat dipakai untuk menutupi rambut yang beruban.
Cara mewarnai rambut dengan kopi:
Rebus kopi yang pekat dan kuat.
Kemudian, campurkan ½ cangkir kopi dengan 2 sdm bubuk kopi dan 1 gelas kondisioner permanen.
Aplikasikan campuran itu pada rambut yang masih basah dan bersih.
Biarkan selama 1 jam dan bilas rambut kembali dengan air.
Ulangi proses ini secukupnya.
5. Teh kamomil
Ingin rambut tampak lebih terang? Teh kamomil dapat menjadi pewarna rambut alami yang efektif selanjutnya. Khususnya, untuk menerangkan warna rambut blonde.
Cara mewarnai rambut dengan teh kamomil:
Rebus ½ gelas bunga kamomil dalam air mendidih.
Biarkan selama setengah jam untuk mendingin. Kemudian, saring air rebusan tersebut.
Setelah mencuci rambut, tuangkan teh lewat rambut setidaknya 10 kali.
Tunggu hingga 16 menit sebelum membilasnya dengan air.
Untuk hasil yang maksimal, lakukan sekali per minggu untuk menahan warna rambut yang cerah.
(AH)
