Konten dari Pengguna

Biaya Transplantasi Rambut di Indonesia, Risiko, dan Proses Penyembuhannya

Hello Ladies

Hello Ladies

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Transplantasi Rambut. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Transplantasi Rambut. Foto: Unsplash

Kalau kamu pengin transplantasi rambut, ketahui dulu biaya transplantasi rambut dan risikonya apa saja.

Prosedur ini tidak bisa sembarangan dilakukan. Ada beberapa kondisi kebotakan yang tidak bisa menerima transplantasi rambut. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Transplantasi Rambut

Ilustrasi Transplantasi Rambut. Foto: Unsplash

Transplantasi rambut sendiri adalah prosedur di mana ahli bedah plastik atau dermatologi memindahkan rambut ke area yang botak di kepala.

Dokter bedah biasanya memindahkan rambut dari bagian belakang atau samping kepala ke bagian depan atau atas kepala yang botak. Transplantasi rambut biasanya dilakukan dengan anestesi lokal.

Transplantasi rambut sekarang menjadi pilihan banyak orang karena dapat meningkatkan penampilan dan kepercayaan diri. Namun, tidak semua orang bisa menerima transplantasi.

Transplantasi rambut bukanlah pilihan yang baik untuk:

  • Wanita dengan pola kerontokan rambut yang meluas di seluruh kulit kepala.

  • Orang yang tidak memiliki cukup situs rambut "donor" untuk transplantasi.

  • Orang yang memiliki bekas luka keloid (bekas luka yang tebal dan berserat) setelah cedera atau pembedahan.

  • Orang yang rambutnya rontok karena pengobatan seperti kemoterapi.

Selain empat kondisi di atas, kondisi kebotakan lainnya bisa menerima transplantasi rambut.

Biaya Transplantasi Rambut

Ilustrasi Transplantasi Rambut. Foto: Unsplash

Jika kamu termasuk kategori yang bisa menerima transplantasi, ketahui biaya transplantasi rambut terlebih dahulu.

Kalau di Inggris, transplantasi rambut dapat menelan biaya antara £1.000 dan £30.000, atau sekitar Sekitar Rp16 juta hingga Rp400 juta.

Semua tergantung pada tingkat kerontokan rambut, jenis prosedur yang dipilih, dan kualitas klinik serta timnya.

Sementara biaya transplantasi rambut di Indonesia rata-rata sekitar Rp20 juta hingga Rp100 juta. Lagi-lagi semua tergantung jumlah rambut yang akan ditanamkan. Semakin banyak rambut yang ingin ditransplantasi, semakin mahal pula biaya yang harus dibayarkan.

Risiko Transplantasi Rambut

Ilustrasi Transplantasi Rambut. Foto: Unsplash

Efek samping dari transplantasi rambut sebenarnya kecil dan bisa hilang dalam beberapa minggu. Dirangkum dari Healthline, efek samping itu bisa berupa:

  • Pendarahan

  • Infeksi

  • Pembengkakan kulit kepala

  • Memar di sekitar mata

  • Kerak yang terbentuk di area kulit kepala tempat rambut dicabut atau ditanam

  • Mati rasa atau kurangnya sensasi pada area kulit kepala yang dirawat

  • Gatal

  • Peradangan atau infeksi pada folikel rambut, yang dikenal sebagai folikulitis

  • Shock loss, atau rambut yang ditransplantasikan rontok secara tiba-tiba, tetapi biasanya bersifat sementara

  • Jumbai rambut yang tampak tidak alami

Proses Penyembuhan Transplantasi Rambut

Ilustrasi Transplantasi Rambut. Foto: Unsplash

Kebanyakan orang dapat kembali bekerja sekitar 3 hari setelah menjalani transplantasi rambut. Namun, kamu harus sangat berhati-hati dengan rambut yang ditransplantasikan selama 2 minggu pertama setelah operasi.

Berikut alur proses penyembuhan setelah transplantasi rambut.

  • Kamu mungkin diminta untuk mengurangi olahraga di bulan pertama untuk mengurangi jaringan parut.

  • Setelah 2 hingga 5 hari: perban biasanya dapat dilepas, tetapi kamu tidak boleh menyentuh area cangkokan.

  • Hari 6: Kamu harus bisa mencuci rambut dengan lembut menggunakan tangan.

  • Setelah 10 hingga 14 hari: Jahitan yang tidak dapat larut biasanya dapat dilepas.

  • Setelah beberapa minggu: Rambut yang ditransplantasikan akan sering rontok, dan kemudian mulai tumbuh kembali.

  • Setelah 6 bulan: Rambut baru biasanya akan mulai muncul.

  • Setelah 12 hingga 18 bulan: Hasilnya akan terlihat.

Itulah penjelasan tentang transplantasi rambut. Semoga membantu, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Apakah rambut transplantasi bisa rontok?

chevron-down

Setelah beberapa minggu: Rambut yang ditransplantasikan akan sering rontok, dan kemudian mulai tumbuh kembali.

Apa bahaya transplantasi rambut?

chevron-down

- Pendarahan - Infeksi - Pembengkakan kulit kepala - Memar di sekitar mata

Berapa lama penyembuhan transplantasi rambut?

chevron-down

Kebanyakan orang dapat kembali bekerja sekitar 3 hari setelah menjalani transplantasi rambut.