Cara Bleaching Rambut agar Tidak Rusak, Cukup dari Rumah

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cukup dari rumah, kamu pun bisa melakukan bleaching rambut sendiri. Akan tetapi, perhatikan cara bleaching rambut agar tidak rusak, ya. Memang ada banyak referensi yang bisa digunakan, tapi ketahui metode dan produk bleaching mana yang tepat dan sesuai tipe rambutmu.
Pertama, cari tahu apakah rambutmu cocok untuk bleaching. Setelah itu, temukan pengembang bleach yang tepat sebagai langkah penting lannya. Bleach yang semakin terang justru semakin berbahaya untuk rambut.
Bleaching rambut sendiri memang tidak mudah, apalagi jika ada risiko kemungkinan hasil tidak sesuai eskpektasi. Maka dari itu, banyak orang yang lebih memilih ke salon untuk melakukan bleaching rambut. Nah untuk kamu yang yakin bisa melakukannya cukup dari rumah, berikut cara bleaching rambut agar tidak rusak.
Cara bleaching rambut agar tidak rusak
Siapkan rambut terlebih dahulu
Cara bleaching rambut agar tidak rusak yang awal adalah pastikan rambutmu siap untuk melalui proses bleaching. Dengan kondisi rambut yang siap, proses bleaching dapat berjalan dengan lancar dan mencegah rambut rusak. Zat kimia yang keras dalam bleach itu berisiko membuat rambut terasa kering dan panas maka kamu harus melembapkan rambut sebisa mungkin.
Satu hal penting lainnya yang perlu diingat adalah tidak mencuci rambut selama 24 jam sebelum bleaching. Ada baiknya juga jika menggunakan minyak kelapa pada rambut sebelum proses bleaching. Minyak kelapa ini nanti bakal melindungi rambut dan kulit kepala dari kerusakan akibat bleaching.
Gunakan alat bleaching yang tepat
Setelah memilih bleach dan pengembangnya, siapkan dan gunakan alat bleaching yang tepat. Alat-alat tersebut biasanya terdiri dari mangkok untuk mencampur warna, sisir pewarna, jepit rambut dan sarung tangan.
Perhatikan juga bahwa alat-alat bleaching bukan terbuat dari metal, karena campuran bleach berisiko membakar alat-alat tersebut. Lebih baik gunakan alat bleaching yang tepat dan terbuat dari plastik. Jangan lupa juga untuk menggunakan pakaian bekas dan nyaman karena noda bleach tidak akan hilang saat terkena pakaian.
Lakukan tes kulit terlebih dahulu
Banyak orang tidak memiliki alergi terhadap bleach sendiri, tapi bleach yang memiliki warna mungkin menjadi ancaman yang rentan bagi beberapa orang. Sehari sebelum menggunakan bleach, coba oleskan campuran bleach sedikit pada bagian dalam sikut atau bagian belakang telinga. Tunggu hingga kering dan perhatikan respon kulit. Jika kulit mulai merasa panas yang berlebihan dan terbakar, lebih baik tidak melakukan bleaching pada rambut.
Jangan biarkan bleach pada rambut terlalu lama
Cara bleaching rambut agar tidak rusak adalah tidak membiarkan bleaching rambut lebih dari 45 menit. Jangan beranggapan bahwa membiarkan bleaching lebih lama dapat membuat warna rambut lebih terang. Setelah 45 menit, bleach akan berhenti menghilangkan pigmen warna rambut kamu dan berisiko membuat rambut kering bahkan rontok.
Usahakan melakukan bleaching 1 inci dari kulit kepala selama 30 menit pertama. Baru oleskan bleach pada akar rambut. Selalu cek kondisi rambut setiap 10 menit.
Tidak melakukan bleaching dua kali berturut
Usahakan tidak berharap terlalu tinggi terhadap hasil warna rambut yang didambakan. Contohnya, rambut gelap tidak mungkin bisa menjadi terang dalam sekejap. Cara bleaching rambut agar tidak rusak adalah tidak melakukan bleaching dua kali berturut. Melakukan bleaching dua kali tanpa jeda lantaran akan merusak rambut kamu tanpa bisa diperbaiki kembali.
(AH)
