Konten dari Pengguna

Cara Memakai Parfum untuk Wangi yang Tahan Lebih Lama

Hello Ladies

Hello Ladies

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Memakai Parfum untuk Aroma Wangi yang Tahan Lebih Lama. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Memakai Parfum untuk Aroma Wangi yang Tahan Lebih Lama. Foto: Pexels

Masih suka bingung cara memakai parfum agar aroma wangi bisa tahan lebih lama? Ternyata untuk mempertahankan wangi ini agar tahan lama, dibutuhkan beberapa trik dan bukan sekadar dengan menyemprotkannya berkali-kali.

Nah, ada beberapa rahasia yang perlu kamu tahu dalam memakai parfum yang tepat. Bahkan, posisi penyemprotan parfum itu akan memiliki pengaruh yang kuat. Hal ini pun termasuk yang memengaruhi berapa lama ketahanan aroma parfum tersebut.

Apabila kamu semakin penasaran dengan kumpulan cara memakai parfum yang efektif, cek informasinya berikut ini, ya.

Cara Memakai Parfum untuk Wangi yang Tahan Lama

Ilustrasi Cara Memakai Parfum. Foto: Pexels

InStyle melansir beberapa cara memakai parfum untuk aroma wangi yang tahan lebih lama:

1. Aplikasikan parfum pada kulit

Parfum memang dibuat untuk digunakan di tubuh, tentu penyemprotan di tempat lain tak akan membuat aroma wanginya tahan lama. Oleh karena itu, aplikasikan parfum pada kulit secara langsung.

Mengutip presiden Atelier Cologne, Gerard Camme, menjelaskan bahwa ketahanan aroma parfum juga akan bergantung pada tipe parfum dan kondisi kulit. Apabila kulit cenderung kering, aroma wangi parfum akan lebih cepat memudar. Maka dari itu, gunakan pelembap dahulu pada kulit sebelum memakai parfum.

2. Semprotkan parfum pada titik nadi

Kemudian, lebih baik semprotkan parfum pada beberapa titik nadi di tubuh. Hal ini disebabkan karena titik-titik ini merupakan bagian tubuh yang paling hangat. Panas tubuh akan menyalurkan aroma wangi lebih kuat dan efektif.

Umumnya orang akan menyemprotkan pada leher dan pergelangan tangan. Akan tetapi, ada beberapa titik tubuh lainnya yang menahan aroma parfum lebih efektif dan maksimal. Misalnya, lekukan sikut, bagian belakang lutut, bagian belakang telinga, dan area sekitar rongga tenggorokan.

3. Hindari penyemprotan parfum di lokasi yang kurang tepat

Pernah coba menyemprot parfum di udara dan berjalan melalui kabutnya? Justru ini hanya membuat pemakaian parfum sia-sia, lho. Pasalnya, ini malah bisa meninggalkan noda pada furnitur di ruangan.

Selain itu, hindari juga penyemprotan parfum di rambut. Khususnya, jenis parfum yang memiliki kandungan alkohol karena ini akan membuat rambut berubah kering.

Ilustrasi kumpulan cara memakai parfum. Foto: Pexels

4. Jangan menggesek parfum pada pergelangan tangan

Berikutnya, salah satu cara penyemprotan parfum yang salah dan sering dilakukan oleh banyak orang, yakni mengesekkan parfum pada kedua pergelangan tangan. Ada kemungkinan kamu membuat aroma parfum saling menumpuk pada satu sama lain sehingga hasilnya kurang efektif.

Sebaiknya biarkan semprotan parfum mengering dengan alami. Dengan begitu, lapisan-lapisan aroma parfum ini akan bekerja lebih efektif. Apabila kamu ingin mengeringkannya lebih cepat, coba tepukkan perlahan pada titik nadi di leher.

5. Tidak menyemprotkan parfum secara berlebih

Ketika menentukan proporsi penyemprotan parfum, mungkin banyak orang kesulitan melakukannya. Terutama mengingat setiap parfum memiliki tingkat konsentrasi yang berbeda. Jadi, selalu perhatikan nama dan label parfum untuk mengetahui karakteristiknya lebih detail, ya.

Laura Satkin, founder dari NEST, menjelaskan bahwa jenis parfum dengan label “perfume” memiliki konsentrasi parfum yang paling tinggi. Setelah itu, jenis parfum berlabel "eau de parfum" berada di peringkat tengah. Terakhir, parfum berlabel "eau de toilette", di mana tingkat konsentrasinya sangat ringan.

Pada dasarnya, kamu hanya perlu menyemprotkan parfum yang berkonsentrasi tinggi sebanyak dua kali. Sementara, parfum berlabel "eau de toilette" dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

6. Jangan terlalu sering menyemprotkan parfum

Perlu kamu tahu bahwa intensitas parfum baru pun akan memudar seiring waktu berjalan. Mungkin kamu hanya akan mencium aroma parfum yang pekat pada 10 menit pertama. Akan tetapi, bukan berarti kamu harus sering menyemprotkannya berulang kali.

Sebaliknya, penyemprotan yang terlalu sering akan memberikan aroma yang berlebihan. Oleh karena itu, sesuaikan penyemprotan ulang dengan kebutuhanmu. Lakukan secukupnya tanpa menimbulkan bau yang terlalu pekat.

Frequently Asked Question Section

Apa itu eau de toilette?

chevron-down

Eau de toilette adalah jenis parfum dengan konsentrasi yang paling ringan.

Di mana sebaiknya parfum digunakan?

chevron-down

Parfum sebaiknya diaplikasikan langsung ke kulit dan diutamakan pada bagian titik nadi tubuh.

Apa gunanya menggunakan parfum di titik nadi?

chevron-down

Titik nadi adalah bagian tubuh paling hangat sehingga wangi parfum dapat lebih menyerap dengan maksimal.

(AH)