Konten dari Pengguna

Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Baik dan Sehat

Hello Ladies

Hello Ladies

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Baik dan Sehat Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Baik dan Sehat Foto: Pexels

Ladies, penasaran cara mencukur bulu kemaluan yang baik dan sehat? Mengingat area kemaluan sebagai salah satu bagian tubuh yang paling sensitif, tentunya mencukur harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Layaknya bulu pada bagian tubuh lainnya, bulu kemaluan juga merupakan salah satu metode perlindungan tubuh. Rambut ini dapat mencegah gesekan pada kulit kemaluan. Di sisi lain, bulu kemaluan juga berfungsi untuk menghambat masuknya ancaman berbahaya.

Apabila kamu memutuskan untuk mencukur bulu kemaluan, harap perhatikan catatan berikut. Ahli dermatologi Dr. Rachel Nazarian menjelaskan bahwa kulit kemaluan tanpa bulu akan rentan terhadap kumpulan agen yang terjangkit penyakit.

Namun, metode pencukuran yang tepat akan lebih menjamin ketahanan dan kesehatan kemaluan. Maka dari itu, kamu harus tahu proses pencukuran bulu kemaluan yang efektif dan tepat, nih.

Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Baik dan Sehat

Ilustrasi Cara Mencukur Bulu Kemaluan Foto: Pexels

Melansir Seventeen, berikut cara mencukur bulu kemaluan yang baik dan sehat:

1. Potong terlebih dahulu bulu kemaluan hingga pendek

Perlu kamu tahu bahwa proses mencukur akan lebih mudah saat ukuran bulu kemaluan lebih pendek. Cukup gunakan gunting atau alat pangkas rambut untuk merapikan bulu kemaluan secara merata. Sebaiknya potong hingga ukurannya sepanjang ¼ inci.

2. Lakukan eksfoliasi kulit

Berikutnya, langkah yang tak boleh terlupakan. Dr. Jennifer Ashton, MD, ahli kandungan dan penulis buku The Body Scoop for Girls, menjelaskan bahwa mencukur bulu kemaluan bakal membuka folikel rambut tersebut pada kulit. Alhasil, ini akan membuat bakteri lebih mudah masuk yang bisa menyebabkan infeksi.

Untuk mencegah hal tersebut, lakukan eksfoliasi kulit hingga bersih. Ditambah eksfoliasi bakal menghilangkan sel kulit mati serta mencegah pertumbuhan bulu dari lapisan bawah permukaan kulit. Pastikan juga produk eksfoliator tak menimbulkan iritasi pada kulit, ya.

3. Gunakan krim cukur

Jangan pernah mencukur bulu kemaluan dalam kondisi kering. Selalu gunakan krim cukur, apalagi jika kamu memiliki kulit yang sensitif. Cukup oleskan krim pada seluruh area kemaluan sebelum mencukur.

4. Cukur sesuai arah pertumbuhan bulu

Kini, waktunya untuk mencukur. Siapkan alat cukur yang baru. Setelah itu, mulai cukur sesuai arah pertumbuhan bulu kemaluan. Lakukan secara perlahan dan stabil untuk mencegah luka atau baret pada kulit.

Selain itu, kamu juga harus memerhatikan area kemaluan yang dapat dicukur hingga habis. Pasalnya, ada beberapa area tertentu yang lebih rentan terhadap kemerahan dan iritasi. Maka dari itu, lebih baik biarkan bulu sekitar lubang kemaluan tumbuh.

5. Setelah bilas bersih, pakai pelembap

Ketika selesai mencukur, bilas area kemaluan dengan air hingga bersih. Kemudian, gunakan pelembap tanpa kandungan parfum. Nantinya, hal ini dapat mencegah gesekan pada kulit kemaluan.

Hal Lain yang Harus Diperhatikan dalam Mencukur Bulu Kemaluan

Ilustrasi Mencukur Bulu Kemaluan Foto: Pexels

Mengutip Teen Vogue, berikut beberapa hal lain yang harus diperhatikan dalam mencukur bulu kemaluan:

  • Hindari penggunaan alat cukur yang tumpul: Nyatanya, alat cukur yang tajam lebih efektif dalam mencukur bulu kemaluan. Ada kemungkinan kamu harus mengerahkan tenaga lebih kuat saat memakai alat yang tumpul untuk mencukur bulu kemaluan. Justru, hal ini yang bakal memicu risiko luka pada kulit kemaluan.

  • Tak menggunakan pakaian yang ketat: Apabila kamu ingin mencukur bulu kemaluan, sebaiknya tak menggunakan pakaian yang ketat. Pasalnya, hal ini dapat memicu pertumbuhan bulu kemaluan pada lapisan bawah permukaan kulit. Akibatnya, ini menimbulkan benjol yang iritasi dan sakit.

  • Pilih alat cukur yang tepat: Lebih baik gunakan alat cukur yang baru dan sekali pakai dengan dua mata pisau. Dengan dua mata pisau, ini akan mencegah kerusakan pada lapisan dermis kulit kemaluan. Ditambah, alat cukur sekali pakai tersebut tak boleh digunakan pada area tubuh lain, sebab ada risiko penularan bakteri dari kemaluan.

Nah, itu dia mengenai cara mencukur bulu kemaluan yang baik dan sehat. Semoga informasi ini bermanfaat buat kamu, ya!

Frequently Asked Question Section

Apakah bulu kemaluan boleh dicukur habis?

chevron-down

Sebaiknya tidak mencukur seluruh bulu kemaluan karena ada beberapa bagain yang sangat sensitif, seperti area sekitar lubang kemaluan.

Apa jenis pencukur bulu kemaluan wanita yang bagus?

chevron-down

Lebih baik gunakan alat cukur yang baru dan sekali pakai dengan dua mata pisau. Dengan dua mata pisau, ini akan mencegah kerusakan pada lapisan dermis kulit kemaluan.

Mengapa alat cukur yang tumpul tidak boleh digunakan?

chevron-down

Alat cukur yang tajam lebih efektif dalam mencukur bulu kemaluan. Ada kemungkinan kamu harus mengerahkan tenaga lebih kuat saat memakai alat yang tumpul untuk mencukur bulu kemaluan. Justru, hal ini yang bakal memicu risiko luka pada kulit kemaluan.

(AH)