Cara Mengecek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu Lewat Situs Resmi, Antiribet!

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Untuk mencegah penggunaan produk perawatan palsu, tentu kamu perlu tahu cara mengecek BPOM kosmetik asli atau palsu. Mengingat beragam produk kosmetik yang mulai gencar didistribusikan di Indonesia, jangan sampai kamu salah memilih produk yang ilegal dan berbahaya, ya.
Melalui situs Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), kamu bisa langsung tahu keamanan dan kredibilitas produk kosmetik tersebut dengan mudah.
Mungkin kita kerap mengabaikan langkah ini karena menganggap kualitas produk-produk yang terjual secara online otomatis lebih aman daripada di pertokoan. Nyatanya, tidak sedikit juga produk kosmetik berbahaya yang justru beredar di toko online, lho.
Nah, apabila kamu tak ingin menyebabkan kerusakan pada kulit, lebih baik cek dahulu sebelum membeli produknya. Yuk simak ulasan berikut buat tahu selengkapnya.
Cara Mengecek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu Lewat Situs
Cara Mengecek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
Berikut adalah beberapa cara mengecek BPOM kosmetik asli atau palsu melalui situs resmi milik BPOM RI:
1. Kunjungi situs resmi BPOM RI
Pertama, kunjungi situs resmi BPOM di cek.bpom.pom.go.id. Untuk mulai mengecek, cukup atur kategori pencarian kosmetik yang diinginkan. Kamu bisa mengaturnya mulai dari nomor registrasi, merek, nama produk, hingga perusahaan pendaftar produk tersebut.
2. Cek keaslian kosmetik melalui nomor registrasi
Setelah berada di beranda situs, ada dua kolom yang tampak dengan tulisan “Cari Berdasarkan” dan “Kata Kunci”. Untuk kolom pertama, kamu bisa memilih kategori “Nomor Registrasi” sesuai keinginan. Kemudian, isi kolom kedua dengan kata kunci berupa nomor registrasi BPOM produk tersebut. Terakhir, cukup klik ikon “CARI”. Apabila kosmetik yang kamu cari terdaftar secara legal, maka hasil data dan informasi tentang produk dan perusahaan kosmetik akan seketika muncul. Selain itu, bakal terdapat tanggal pengedaran produk kosmetik tersebut. Sebaliknya, seluruh hasil data dan informasi tak akan muncul jika kosmetik itu palsu atau ilegal.
3. Cek keaslian kosmetik melalui nama produk
Untuk mengetahui informasi produk kosmetik berdasarkan namanya, kamu dapat melakukan cara yang sama seperti sebelumnya. Bedanya, pilih kolom kategori yang pertama dengan “Nama Produk”. Lalu, isi kolom kata kunci dengan nama produk tersebut. Tinggal klik “Cari” dan kamu bisa langsung menemukan hasilnya, deh. Dalam mengisi nama produk, kamu pun bisa cukup mengisi dengan kategori kosmetik, seperti lip tint, mascara, atau foundation. Apabila berhasil, hasil data akan muncul dalam rupa daftar yang menampilkan berbagai produk dengan merek dan varian.
4. Cek keaslian kosmetik melalui merek produk
Sama dengan pencarian sebelumnya, kamu pun tinggal menggunakan merek produk untuk mencari data kosmetik sesuai keinginan. Cukup ubah kategori pencarian menjadi “Merk”. Setelah itu, isi kata kunci dengan nama mereknya. Apabila merk kosmetik yang dicari telah terdaftar, otomatis data dan informasi produk akan muncul.
5. Cek keaslian kosmetik melalui nama pendaftar
Apabila kamu hanya mengenal nama perusahaan atau PT pendaftar kosmetik, pencarian juga bisa dilakukan, kok. Mirip dengan cara pencarian sebelumnya, ubah kategori pencarian menjadi “Nama Pendaftar”. Kemudian, tak lupa mengisi kolom kata kunci dengan nama perusahaan pendaftar yang dicari. Nanti hasil data dan informasi akan langsung muncul apabila perusahaan itu telah terdaftar secara resmi.
Cara Mengecek Keaslian Kosmetik Melalui Kategori Lainnya
Selain 4 kategori di atas, kamu juga bisa mengecek keaslian kosmetik dengan kategori lainnya seperti jumlah & kemasan, bentuk sediaan, komposisi, serta NPWP pendaftar.
Untuk metode pengisian kolom pencarian, kamu dapat melakukan cara yang sama seperti sebelumnya. Isi kata kunci pun dapat disesuaikan dengan kategori pencarian yang diinginkan.
Jumlah & kemasan: Isi kolom kata kunci dengan jumlah takaran isi produk serta bahan kemasan.
Bentuk sediaan: Isi kolom kata kunci dengan bentuk isi kosmetik. Misalnya, bedak, padat, cairan, dan sebagainya,
Komposisi: Isi kolom kata kunci dengan daftar komposisi yang tertera pada kotak produk.
NPWP pendaftar: Isi kolom kata kunci dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dari perusahaan pendaftar produk tersebut.
(AH)
