Cara Mengetes Krim Bermerkuri yang Berbahaya untuk Kesehatan Kulit

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Ladies, kamu perlu tahu cara mengetes krim bermerkuri untuk mencegah timbulnya permasalahan pada kulit wajah.
Saat ini banyak produk kosmetik yang beredar ternyata memiliki kandungan merkuri yang berbahaya di dalamnya dan tentunya dapat merusak kulit wajah.
Merkuri merupakan bahan berbahaya yang sering ditemui dalam produk kosmetik karena memiliki efek yang instan untuk perubahan kulit. Namun, bahan ini sangat dilarang dan berbahaya untuk kesehatan kulit.
Efek samping dari penggunaan krim bermerkuri, yaitu berupa alergi, timbulnya rasa gatal, iritasi kulit, hingga kanker kulit. Oleh karena itu, ketika akan membeli krim wajah, kamu perlu memastikan krim yang akan kamu beli sudah aman dan tidak mengandung merkuri.
Gunakan produk kosmetik yang sudah terdaftar BPOM agar tidak memberikan efek yang berbahaya untuk kulit wajah. Sebelum membeli produk kosmetik, pastikan produk tersebut sudah terdaftar di BPOM.
Jika produk sudah terdaftar di BPOM, produk tersebut sudah dipastikan aman. Namun, jika kamu sudah telanjur membeli krim wajah dan kamu ingin tahu apakah krim tersebut bermerkuri atau tidak, Hello Ladies akan memberi tahu cara mengetes krim bermerkuri yang bisa kamu lakukan.
Simak caranya pada ulasan berikut ini, ya.
Cara Mengetes Krim Bermerkuri yang Berbahaya
1. Cek izin edar
Untuk mengetes krim bermerkuri, kamu perlu tahu apakah krim tersebut memiliki izin edar resmi dari BPOM atau tidak. Produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari BPOM perlu dipertanyakan keamanannya.
Kosmetik yang berbahaya tentunya tidak terdaftar di BPOM. Oleh karena itu, kamu perlu memastikan krim yang akan kamu gunakan apakah sudah terdaftar di BPOM atau tidak.
Kamu bisa mengecek langsung pada label kemasan produk atau kamu juga bisa mengeceknya di situs resmi BPOM. Pastikan produk kosmetik yang kamu pakai sudah terdaftar di BPOM, ya.
2. Teliti teksturnya
Krim bermerkuri memiliki tekstur yang cenderung kental dan lebih pekat. Produk tersebut biasanya sulit menempel di kulit, sehingga tidak menyatu dengan kulit saat diaplikasikan.
Jika kamu mendapatkan krim dengan ciri-ciri tersebut, bisa dipastikan bahwa krim tersebut mengandung merkuri yang berbahaya untuk kulit.
3. Cek aromanya
Krim bermerkuri memiliki aroma menyengat seperti aroma logam merkuri. Produk tersebut biasanya menggunakan merkuri sebagai bahan utama dalam pembuatannya.
Maka dari itu, kamu bisa mengetes krim bermerkuri dengan mencium aromanya untuk memastikan apakah krim tersebut bermerkuri atau tidak.
4. Lakukan uji laboratorium
Untuk mengetahui apakah krim tersebut mengandung merkuri, lakukan uji laboratorium agar mendapatkan hasil yang valid dan pasti. Kamu bisa melaporkan ke Unit Layanan Pengaduan Konsumen BPOM untuk mengecek kandungan dalam krim tersebut apakah bermerkuri atau tidak.
Hasil uji laboratorium dengan para ahli tentunya akan memberikan hasil yang jelas dan valid.
Itulah beberapa cara mengetes krim bermerkuri yang bisa kamu lakukan untuk mencegah timbulnya permasalahan pada kulit wajah akibat pemakaian krim bermerkuri yang berbahaya untuk kulit. Semoga informasinya bermanfaat, ya.
(IKN)
Frequently Asked Question Section
Apa itu merkuri?

Apa itu merkuri?
Merkuri merupakan bahan berbahaya yang sering ditemui dalam produk kosmetik karena memiliki efek yang instan untuk perubahan kulit. Namun bahan ini sangat dilarang dan berbahaya untuk kesehatan kulit.
Apa efek samping penggunaan krim bermerkuri?

Apa efek samping penggunaan krim bermerkuri?
Efek samping dari penggunaan krim bermerkuri yaitu timbulnya alergi pada kulit, kulit terasa gatal, iritasi kulit, hingga kanker kulit.
Bagaimana cara mengetes krim bermerkuri?

Bagaimana cara mengetes krim bermerkuri?
Cara mengetes krim bermerkuri yaitu cek izin edarnya apakah sudah memiliki izin edar dari BPOM atau tidak, teliti teskturnya, cek aromanya, dan lakukan uji laboratorium untuk mendapatkan hasil yang valid.
