Konten dari Pengguna

Doa Minta Jodoh bagi Wanita dalam Islam, Yuk Panjatkan

Hello Ladies

Hello Ladies

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.

·waktu baca 2 menit

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa minta jodoh bagi wanita (Dok. Unsplash/Faseeh Fawaz)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa minta jodoh bagi wanita (Dok. Unsplash/Faseeh Fawaz)

Dalam Islam, ada yang namanya doa minta jodoh. Dengan melafalkannya, insya Allah kamu akan dimudahkan bertemu dengan calon pasangan.

Kekuatan doa didukung oleh berbagai hadis, salah satunya Hadis Riwayat Tirmidzi yang berbunyi:

“Apabila terbuka kesempatan bagi hamba untuk berdoa, berdoalah kepada Allah. Karena sesungguhnya Allah akan mengabulkan.”

Tak hanya itu, lewat ayat-ayat Al-Quran, Allah Swt juga berjanji akan mengabulkan doa dari hamba-Nya. Contohnya ada dalam surat Al-Baqarah ayat 186. Mengutip buku Kumpulan Doa Bahagia Dunia Akhirat, Khusus Muslimah (2016) oleh Tim Quanta, berikut ini arti dari ayat tersebut:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 186)

Ilustrasi doa. (Dok. Unsplash)

Karena itu, para pemeluk agama Islam disarankan untuk berdoa agar mendapat kemudahan dalam urusan apa pun. Tak terkecuali dalam urusan jodoh.

Maka bukan hal aneh ketika umat Islam melafalkan doa minta jodoh supaya dapat segera dipertemukan dengan belahan jiwanya.

Doa Minta Jodoh bagi Wanita

Ada sejumlah doa minta jodoh bagi wanita dalam agama Islam. Apa sajakah itu? Mari simak ulasan dan rangkumannya berikut ini.

1. Doa Enteng Jodoh

Mengutip buku Mustajab Doa Rindu Jodoh dan Momongan (2013) karya Mohammad Irsyad, berikut ini doa agar kamu dimudahkan bertemu jodoh:

Allahummab’ats ba’lan shaalihan likhithbatii wa ‘aththif qalbahu ‘alayya bihaqqi kalaamikal qadiimi wa birasuulikal kariimi bi-alfi laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi wa shallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallama wal hamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.

Artinya:

“Wahai Tuhanku, utuslah seorang suami yang saleh untuk melamarku, condongkanlah hatinya kepadaku berkat kebenaran kalam-Mu yang qadim dan berkat utusan-Mu yang mulia akan berkat sejuta (bacaan): ‘Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim’. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw dan kepada segenap keluarga serta para sahabat beliau. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam.”

Ilustrasi berdoa. (Dok. Freepik)

2. Doa Menaklukan Hati Seseorang

Masih merujuk buku yang sama, doa minta jodoh selanjutnya adalah ayat kursi. Itu merupakan salah satu doa menaklukan hati seseorang. Berikut ini bunyi dari ayat kursi:

Allaahu laa ilaha illaa huwal hayyul qayyumu, laa ta’khuduhu sinatuw walaa naum, lahuu maa fis samawaati wa maa fil ardhi, man dzal ladzii yasfa’u’indahuu illaa bi-idznih. Ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum wa laa yuhiithuuna bisyai-im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa-a. Wa si’a kursiyyuhus samawaati wal ardha, wa laa ya-uuduhuu hifzhuhumaa wa huwal ‘aliyyul ‘azhim.

Artinya:

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.”

3. Doa agar Tak Salah Pilih Pasangan

Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii makhraja shidqin waj’al lii mil ladunka sulthaanan nashiira.

Artinya:

“Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke tempat masuk yang benar, keluarkan (pula) aku ke tempat keluar yang benar, serta berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong.”

(TDI)