Efek Samping Bakuchiol, Bahan Alternatif Pengganti Retinol

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Disebut-sebut sebagai saudaranya retinol, bakuchiol disukai para beauty enthusiast karena dianggap lebih minim efek iritasi.
Buat pecinta retinol, kandungan skin care yang satu ini memang memberi banyak manfaat, utamanya dalam hal anti aging. Retinol juga bisa membantu memperbaiki tekstur kulit, meratakan warna kulit, menghidrasi, mengatasi hiperpigmentasi, kulit yang terbakar matahari, serta jerawat yang meradang.
Namun, retinol membawa serta efek yang serius jika tidak cocok dengan kulit. Dikutip dari Healthline, studi menunjukkan bahwa efek samping retinol bisa seserius kulit terasa terbakar, bersisik, hingga dermatitis. Retinol juga termasuk kandungan bahan yang akan kehilangan keefektifannya seiring waktu berjalan.
Kelemahan retinol tersebutlah yang membuat bakuchiol bersinar di jagat kecantikan. Sekarang, ada banyak produk skin care dengan kandungan utama bakuchiol yang memberi efek tak jauh berbeda dengan retinol.
Bakuchiol adalah antioksidan yang ditemukan dalam biji dan daun tanaman Psoralea Corylifolia. Sama seperti retinol, bakuchiol juga berperan sebagai anti aging.
Menurut Dr. Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis di bidang dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai, masih dalam lansiran Healthline, bakuchiol bekerja melalui reseptor yang sama dengan yang digunakan retinol, itulah sebabnya banyak yang menyebutnya sebagai alternatif retinol alami.
Manfaat Bakuchiol
Dikutip dari Byrdie, menurut penelitian yang disebutkan di The British Journal of Dermatology, setelah 12 minggu pemakaian, seseorang yang intensif menggunakan bakuchiol dapat melihat peningkatan besar dalam kulitnya, berkaitan dengan kerutan, pigmentasi, elastisitas, dan kerusakan akibat sinar matahari secara keseluruhan.
Bakuchiol juga memiliki sifat inflamasi yang meningkatkan manfaat anti-jerawat. Bakuchiol bekerja dengan menembus kulit secara mendalam untuk membantu mengurangi munculnya bintik hitam atau area hiperpigmentasi.
Seperti retinol, bakuchiol juga memberi tahu sel-sel kulit untuk segera beregenerasi dan menciptakan kolagen, sehingga mengurangi tampilan garis halus dan kerutan.
Kabar baiknya, bakuchiol cocok untuk segala jenis kulit sebab minim iritasi, tidak seperti retinol. Meski begitu, setiap bahan skin care pasti memiliki efek samping tersendiri. Nah, efek samping bakuchiol bisa kamu simak pemaparannya di bawah.
Efek Samping Bakuchiol
Dalam laman everydayhealth, dokter kulit bersertifikat, Marisa Garshick, MD, menjelaskan bahwa masih ada risiko sensitivitas pada bakuchiol, seperti kemerahan, kekeringan, atau perih pada kulit, terutama dengan penggunaan awal.
Artinya, bakuchiol mungkin akan memunculkan efek samping saat berusaha beradaptasi dengan kulitmu. Namun, begitu kulit kamu terbiasa dengan bakuchiol, efek tersebut mungkin akan hilang.
Untuk mengurangi risiko iritasi itu, kamu bisa menggunakan bakuchiol dengan sedikit demi sedikit, kemudian tingkatkan intensitas penggunaan secara perlahan. Seperti contoh, oleskan bakuchiol sebanyak dua atau tiga kali seminggu di minggu pertama. Jika kulitmu dapat mentoleransinya dengan baik, kamu dapat meningkatkan frekuensi bakuchiol sesuai toleransi kulit dan menggunakannya tiap hari.
Pedoman dari European Medicines Agency menyarankan agar wanita hamil menghindari penggunaan retinol, karena berpotensi berbahaya bagi bayi yang belum lahir. Sementara untuk penggunaan bakuchiol, sulit untuk mengetahui apakah bakuchiol pilihan yang aman, karena belum ada uji klinis yang dilakukan mengenai masalah ini.
Jadi, sebaiknya konsultasilah dengan dokter kandungan kamu jika sedang hamil dan mempertimbangkan untuk menggunakan produk bakuchiol.
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Apakah bakuchiol Aman?

Apakah bakuchiol Aman?
Disebut-sebut sebagai saudaranya retinol, bakuchiol disukai para beauty enthusiast karena dianggap lebih minim efek iritasi.
Apakah bakuchiol bisa menghilangkan bekas jerawat?

Apakah bakuchiol bisa menghilangkan bekas jerawat?
Bakuchiol juga memiliki sifat inflamasi yang meningkatkan manfaat anti-jerawat. Bakuchiol bekerja dengan menembus kulit secara mendalam untuk membantu mengurangi munculnya bintik hitam atau area hiperpigmentasi.
Apakah bakuchiol bisa dipakai setiap hari?

Apakah bakuchiol bisa dipakai setiap hari?
Untuk mengurangi risiko iritasi itu, kamu bisa menggunakan bakuchiol dengan sedikit demi sedikit, kemudian tingkatkan intensitas penggunaan secara perlahan. Seperti contoh, oleskan bakuchiol sebanyak dua atau tiga kali seminggu di minggu pertama. Jika kulitmu dapat mentoleransinya dengan baik, kamu dapat meningkatkan frekuensi bakuchiol sesuai toleransi kulit dan menggunakannya tiap hari.
