Konten dari Pengguna

Hari yang Baik untuk Memotong Kuku dan Tata Caranya dalam Islam

Hello Ladies

Hello Ladies

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari yang Baik untuk Memotong Kuku dan Tata Caranya dalam Islam. Foto: Melly Meiliani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hari yang Baik untuk Memotong Kuku dan Tata Caranya dalam Islam. Foto: Melly Meiliani/kumparan

Memotong kuku merupakan salah satu aktivitas pembersihan yang dianjurkan kepada umat islam. Kuku yang terpotong dengan bersih dan rapi dapat melindungi tubuhmu dari segala sumber penyakit. Meskipun terlihat sepele, ternyata memotong kuku memiliki keberkahan sendiri saat melakukannya. Termasuk, memperhatikan kapan hari yang baik untuk memotong kuku.

Nah, untuk mendapatkan keberkahan dan pahala, berikut hari yang baik untuk memotong kuku dan tata cara memotong kuku yang benar dalam Islam. Simak penjelasannya di bawah, ya!

Hari yang Baik untuk Memotong Kuku dan Tata Caranya dalam Islam. Foto: Shutter Stock

Hari yang Baik untuk Memotong Kuku Dalam Islam

Di dalam agama Islam, seseorang tidak bisa memotong kuku secara sembarangan. Ada adab yang perlu diikuti dan diperhatikan sebelum melakukannya. Ada batasan-batasan yang perlu dihindari sebelum melakukan pemotongan kuku. Salah satunya, umat Islam setidaknya memotong kuku dalam 40 hari. Hal ini berasal dari hadis Anas bin Malik RA:

وُقِّتَ لَنَا فِي قَصِّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمِ الْأَظْفَارِ وَنَتْفِ الْإِبِطِ وَحَلْقِ الْعَانَةِ أَنْ لَا نَتْرُكَ أَكْثَرَ مِنْ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

Artinya: "Diberikan waktu bagi kami untuk mencukur kumis, bulu ketiak, memotong kuku, dan mencukur bulu kemaluan tidak lebih dari empat puluh hari." (HR Muslim).

Secara keseluruhan, ada lima sunnah fitrah yang perlu dijaga oleh umat muslim untuk menjaga kebersihan tubuh. Rasulullah SAW dalam hadis bersabda:

الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ

Artinya: "(Sunnah) fitrah ada lima, yaitu: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencukur bulu ketiak, memendekkan kumis, dan memotong kuku." (HR Bukhari dan Muslim).

Untuk melakukan pemotongan kuku pada jarimu, ada hari-hari yang dianjurkan. Menurut Imam Ibnu Qosim Al-Ghazi dalam kitabnya Hasyiyah Al-Bajuri, ada adab hari potong kuku yang bisa kamu ikuti, yaitu:

  • Potong kuku pada hari Senin disebut mempunyai keutamaan.

  • Potong kuku pada hari Selasa disebut bisa mendatangkan kerusakan dan kebinasaan.

  • Potong kuku pada hari Rabu disebut dapat menyebabkan buruknya akhlak.

  • Potong kuku pada hari Kamis bisa mengundang kekayaan.

  • Potong kuku pada hari Jumat disebut sebagai hari terbaik karena dapat menambah ilmu dan sifat santun.

  • Potong kuku hari Sabtu bisa mendatangkan penyakit di dalam tubuh manusia.

  • Potong kuku hari Minggu disebut dapat menghilangkan barokah.

Meski begitu, dalam hadis lain menyebutkan tidak akan hari yang mutlak untuk memotong kuku. Yang terpenting, kamu tidak boleh melampaui 40 hari. Namun, beberapa ulama syafi’iah mengemukakan bahwa hari yang baik untuk memotong kuku adalah hari Jumat. Hal ini yang disebutkan oleh ahli hadis Imam An Nawawi dalam kitab Al Majmu Syarh Al Muhadzdzab. Selain itu, mazhab imam syafi’I juga mengungkapkan bahwa hari senin dan kamis adalah hari yang baik untuk memotong kuku.

Ilustrasi gunting kuku. Foto: Shutterstock

Cara Memotong Kuku yang Benar dalam Islam

Dilansir buku Adab Berpakaian dan Berhias (fikih berhias) yang ditulis oleh Syaikh Abdul Wahab Abdussalam Thawilah, cara terbaik untuk memotong kuku sesuai dengan agama islam, yaitu dengan memulai memotongnya dari jari telunjuk kanan sampai kelingking. Setelah itu, kamu bisa melanjutkannya dengan memotong ibu jari di tangan kanan.

Setelah memotong kuku pada tangan kananmu, kamu bisa mulai memotong kuku tangan kirimu dengan cara yang sama.

Jika kamu ingin mengikuti tata cara yang memotong kuku yang dipraktikkan oleh beberapa mazab, kamu bisa mempraktikkannya seperti ini:

1. Menurut Imam Nawawi, kamu bisa memotong kuku dengan memulainya dari telunjuk tangan kanan, sampai jari kelingking. Setelah itu, kamu bisa memotong kuku pada jari jempol tangan kanan. Pada tangan bagian kiri, kamu bisa mengawalinya jari kelingking tangan kiri hingga jari jempol tangan kiri.

2. Menurut Imam Al-Ghazali, awali memotong kuku dari jari telunjuk tangan kanan sampai jari kelingking. Setelah itu, kamu bisa memotong kuku di jari kelingking tangan kiri, hingga jempol tangan kiri. Terakhir, kamu bisa memotong kuku jari jempol tangan kananmu.

(MMA)