Kumpulan Puisi Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
Ā·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam rangka memperingati Hari Kartini setiap tanggal 21 April, kita dapat mengenang kembali jasa-jasa Kartini. Salah satunya diwujudkan dalam bentuk puisi Kartini.
Raden Ajeng Kartini merupakan salah satu pahlawan Nasional wanita Indonesia yang jasanya sangat berharga terutama bagi perempuan Indonesia. Beliau berjuang mempelopori emansipasi wanita Indonesia. Perjuangannya tersebut diabadikan sebagai Hari Kartini.
Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara pada 21 April 1879. Perjuangannya untuk menaikkan derajat wanita dan setara dengan laki-laki akan selalu dikenang sepanjang masa. Pada tanggal 21 April tepat tanggal di mana beliau dilahirkan diperingati sebagai Hari Kartini, untuk mengenang jasa-jasanya bagi wanita Indonesia.
Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam rangka merayakan Hari Kartini, seperti mengadakan karnaval di sekolah, fashion show mengenakan kebaya Kartini, serta membuat puisi Kartini. Kartini memiliki hobi menulis, oleh karena itu dengan menulis puisi Kartini, kita dapat mengingat kembali hobi Kartini yang sangat menginspirasi.
Berikut ini merupakan kumpulan puisi tentang Kartini yang dikutip dari buku Puisi untuk Ibu Kartini: Puisi Pilihan Event 2nd Anniversary, karya Clarissa dkk, tahun 2018.
Kumpulan Puisi Kartini
Mengenang Kartiniku
Oleh: Alifia Intan Karima
Temgaung akan sebuah figur elok
Meraut nama dalam lintas sejarah
Tertutur indah santun dalam suatu pokok
Terajut keselarasan, membentang duka lara
Membungkam keselarasan sang ibunda
Mensakralkan kehangatan bunga negara
Terangi gelapnya isi bumi
Tentramkan hati, kaum insani
Bagai pendongkrak dunia
Runtuhkan ancaman kaum jahiliyah
Tegak kan kewajiban
Tuk hapus kemunafikan
Terlintas bayangan sosok Kartini
Menguras problematika negeri nan pilu
Robohkan fitur anarki
Goreskan sejarah bak harum mewangi di bumi pertiwi
Ibu Kartiniā¦
Kesatria Wanita Indonesia
Oleh: Aisyah Nabilla
Ketika mereka menganggap wanita rendah
Di situlah kau memendam amarah
Ketika mereka berargumen wanita tak pantas sekolah
Kau datang berusaha mematahkannya
Kau datang menyelamatkan negeri ini
Dari tangisan wanita yang merindukan edukasi
Cita-citamu murni untuk negeri
Berjuang mengedepankan emansipasi
Kartini bagi perempuan laksana pahlawan
Kartini bagi perempuan laksana bintang
Kartini bagi perempuan laksana perwira
Kartini bagi perempuan laksana ksatria
Tak ada yang lebih berani darinya
Sang wanita perwira pahlawan Negara
Sang wanita yang pantang mundur sebelum setara
Memperjuangkan hak-nya dengan jiwa dan raga
Abdimu, Sang Pendobrak Asa
Oleh: Anggraini Khodihaturrohmah
Runcingnya sebilah bambu,
Bukan menjadi prioritasnya dalam berjuang.
Pun segerombol mata peluru,
Takkan mengalihkan pandangan saat mengemban.
Meninggikan derajat, mengabdi tanpa ragu.
Agar jauh dari lakon penindasan.
Opini masyarakat di masa lalu,
Bukan sebagai pembuka rute penuh liku.
Tetapi menjadi pemicu,
Agar segerombol budak wanita meniru,
Gelagat Kartini menebar ilmu.
Di atas panggung pantang runtuh.
Sabdamu, jenuh tertahan jeruji adab.
Problematika kehidupan, berniat singgah tertahan.
Kiranya gagal menanggalkan harap.
Tetapi tidak untukmu, sosok wanita menawan,
Meski tertawan, tetap bergerak namun tiarap.
Berantas kebodohan, pulihkan pemahaman.
(IKN)
