Konten dari Pengguna

Kumpulan Puisi Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Indonesia

Hello Ladies

Hello Ladies

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.

Ā·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Kartini. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Kartini. Foto: Pixabay

Dalam rangka memperingati Hari Kartini setiap tanggal 21 April, kita dapat mengenang kembali jasa-jasa Kartini. Salah satunya diwujudkan dalam bentuk puisi Kartini.

Raden Ajeng Kartini merupakan salah satu pahlawan Nasional wanita Indonesia yang jasanya sangat berharga terutama bagi perempuan Indonesia. Beliau berjuang mempelopori emansipasi wanita Indonesia. Perjuangannya tersebut diabadikan sebagai Hari Kartini.

Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara pada 21 April 1879. Perjuangannya untuk menaikkan derajat wanita dan setara dengan laki-laki akan selalu dikenang sepanjang masa. Pada tanggal 21 April tepat tanggal di mana beliau dilahirkan diperingati sebagai Hari Kartini, untuk mengenang jasa-jasanya bagi wanita Indonesia.

Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam rangka merayakan Hari Kartini, seperti mengadakan karnaval di sekolah, fashion show mengenakan kebaya Kartini, serta membuat puisi Kartini. Kartini memiliki hobi menulis, oleh karena itu dengan menulis puisi Kartini, kita dapat mengingat kembali hobi Kartini yang sangat menginspirasi.

Berikut ini merupakan kumpulan puisi tentang Kartini yang dikutip dari buku Puisi untuk Ibu Kartini: Puisi Pilihan Event 2nd Anniversary, karya Clarissa dkk, tahun 2018.

Kumpulan Puisi Kartini

embed from external kumparan

Mengenang Kartiniku

Oleh: Alifia Intan Karima

Temgaung akan sebuah figur elok

Meraut nama dalam lintas sejarah

Tertutur indah santun dalam suatu pokok

Terajut keselarasan, membentang duka lara

Membungkam keselarasan sang ibunda

Mensakralkan kehangatan bunga negara

Terangi gelapnya isi bumi

Tentramkan hati, kaum insani

Bagai pendongkrak dunia

Runtuhkan ancaman kaum jahiliyah

Tegak kan kewajiban

Tuk hapus kemunafikan

Terlintas bayangan sosok Kartini

Menguras problematika negeri nan pilu

Robohkan fitur anarki

Goreskan sejarah bak harum mewangi di bumi pertiwi

Ibu Kartini…

Kesatria Wanita Indonesia

Oleh: Aisyah Nabilla

Ketika mereka menganggap wanita rendah

Di situlah kau memendam amarah

Ketika mereka berargumen wanita tak pantas sekolah

Kau datang berusaha mematahkannya

Kau datang menyelamatkan negeri ini

Dari tangisan wanita yang merindukan edukasi

Cita-citamu murni untuk negeri

Berjuang mengedepankan emansipasi

Kartini bagi perempuan laksana pahlawan

Kartini bagi perempuan laksana bintang

Kartini bagi perempuan laksana perwira

Kartini bagi perempuan laksana ksatria

Tak ada yang lebih berani darinya

Sang wanita perwira pahlawan Negara

Sang wanita yang pantang mundur sebelum setara

Memperjuangkan hak-nya dengan jiwa dan raga

Abdimu, Sang Pendobrak Asa

Oleh: Anggraini Khodihaturrohmah

Runcingnya sebilah bambu,

Bukan menjadi prioritasnya dalam berjuang.

Pun segerombol mata peluru,

Takkan mengalihkan pandangan saat mengemban.

Meninggikan derajat, mengabdi tanpa ragu.

Agar jauh dari lakon penindasan.

Opini masyarakat di masa lalu,

Bukan sebagai pembuka rute penuh liku.

Tetapi menjadi pemicu,

Agar segerombol budak wanita meniru,

Gelagat Kartini menebar ilmu.

Di atas panggung pantang runtuh.

Sabdamu, jenuh tertahan jeruji adab.

Problematika kehidupan, berniat singgah tertahan.

Kiranya gagal menanggalkan harap.

Tetapi tidak untukmu, sosok wanita menawan,

Meski tertawan, tetap bergerak namun tiarap.

Berantas kebodohan, pulihkan pemahaman.

(IKN)