Konten dari Pengguna

Makanan untuk Memperlambat Menopause serta Kebiasaan yang Harus Dihindari

Hello Ladies

Hello Ladies

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makanan untuk Memperlambat Menopause. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Makanan untuk Memperlambat Menopause. Foto: Pexels

Sama seperti menstruasi, menopause adalah siklus alami yang akan dirasakan setiap perempuan. Ketika seseorang menopause, siklus menstruasinya akan berakhir. Menopause bisa dikonfirmasi 12 bulan setelah menstruasi terakhir.

Menopause biasanya terjadi di usia 45 sampai 55 tahun. Jika kamu menopause sebelum usia 45, artinya kamu mengalami menopause dini.

Menopause dini tentunya hal yang paling dihindari. Bahkan banyak yang ingin memperlambat menopause. Alasan memperlambat menopause bisanya berkaitan dengan kesehatan.

Dikutip dari Healthline, menopause yang lebih lambat dikaitkan dengan penurunan risiko osteoporosis dan patah tulang. Saat perempuan mencapai menopause di usia yang lebih tua, mereka juga memiliki risiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular dan aterosklerosis.

Namun, di sisi lain, menopause yang tertunda memang menimbulkan risiko kanker payudara, endometrium (rahim), dan ovarium yang lebih tinggi.

Meski begitu, bagi kamu yang pengin memperlambat menopause dengan sehat dan alami, ada caranya, kok.

Makanan untuk Memperlambat Menopause

Makanan untuk Memperlambat Menopause. Foto: Unsplash

Rata-rata, usia wanita mengalami menopause adalah 51 tahun, dan penelitian dalam Journal of Epidemiology & Community Health menemukan bahwa makanan tertentu berkaitan dengan waktu menopause.

Dikutip dari Medical News Today, secara spesifik, setiap porsi karbohidrat, seperti pasta dan nasi, yang dikonsumsi per hari berhubungan dengan percepatan menopause 1,5 tahun lebih awal.

Sebaliknya, untuk setiap porsi harian ikan dan polong-polongan segar, seperti kacang polong dan buncis, dapat memicu keterlambatan menopause hingga lebih dari 3 tahun.

Selain itu, konsumsi harian vitamin B-6 dan zink yang lebih tinggi dapat membantu memperlambat menopause.

Jika membandingkan vegetarian dengan non-vegetarian, para peneliti menemukan bahwa makan daging dapat memperlambat menopause hingga 1 tahun.

Di antara wanita yang belum memiliki anak, asupan anggur dan unggas yang tinggi juga dapat memperlambat menopause.

Jadi, itulah sejumlah makanan untuk memperlambat menopause.

Kebiasaan yang Mempercepat Menopause

Makanan untuk Memperlambat Menopause. Foto: Unsplash

Di sisi lain, ada sejumlah kebiasaan yang sebaiknya kamu hindari, karena dapat mempercepat menopause.

Selain riwayat keluarga, ini dia beberapa faktor dapat mempercepat menopause 1-3 tahun lebih awal, dikutip dari Healthline.

  • Merokok. Menurut American Society of Reproductive Medicine, terdapat bahan kimia dalam rokok, seperti nikotin, sianida, dan karbon monoksida yang bisa mempercepat menopause 2 tahun lebih awal dibandingkan non perokok.

  • Alkohol. Wanita yang sering mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat mengalami menstruasi yang tidak teratur, bahkan berhenti.

  • Kelebihan berat badan. Wanita yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) tinggi kemungkinan besar mengalami menopause dini.

  • Diet vegetarian, diet tinggi lemak tak jenuh ganda, dan mengonsumsi pasta olahan secara berlebihan.

  • Jarang mendapatkan paparan sinar matahari dan berolahraga.

Itulah kebiasaan yang sebaiknya kamu ubah agar tidak mengalami menopause dini.

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Apa efek alkohol bagi wanita?

chevron-down

Wanita yang sering mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat mengalami menstruasi yang tidak teratur, bahkan berhenti.

Apa efek merokok pada wanita?

chevron-down

Menurut American Society of Reproductive Medicine, terdapat bahan kimia dalam rokok, seperti nikotin, sianida, dan karbon monoksida yang bisa mempercepat menopause 2 tahun lebih awal dibandingkan non perokok.

Apa dampak menopause yang tertunda?

chevron-down

Namun, di sisi lain, menopause yang tertunda memang menimbulkan risiko kanker payudara, endometrium (rahim), dan ovarium yang lebih tinggi.Namun, di sisi lain, menopause yang tertunda memang menimbulkan risiko kanker payudara, endometrium (rahim), dan ovarium yang lebih tinggi.