Konten dari Pengguna

Pahami Perbedaan Cinta dan Obsesi, Jangan Salah Mengartikan

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pahami Perbedaan Cinta dan Obsesi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Pahami Perbedaan Cinta dan Obsesi. Foto: Pixabay

Perbedaan cinta dan obsesi terkadang sulit untuk dibedakan, sehingga banyak orang yang salah dalam mengartikannya.

Cinta adalah suatu perasaan membahagiakan yang umumnya dirasakan oleh sepasang kekasih pada hubungan baru. Ketika sedang jatuh cinta, kamu pasti merasa selalu ingin bertemu dengan orang yang kamu cintai di setiap harinya. Namun, perasaan cinta yang terlalu berlebihan dan dibiarkan terlalu lama hingga tidak dapat terkendali dapat berpotensi menjadi obsesi yang mengakibatkan hubungan menjadi tidak sehat.

Wajar jika seseorang ingin selalu berada di dekat pasangannya, menghabiskan waktu bersama-sama, dan selalu memikirkan tentang pasangannya. Namun, jika itu cinta, mereka akan lebih menghargai waktu pasangannya dan tidak menuntut untuk selalu ada di situasi apa pun. Jika kamu terlalu berlebihan dalam memikirkan pasanganmu, menuntutnya untuk selalu ada di dekatmu dan melarangnya untuk bersosialiasi dengan orang lain termasuk teman dan keluarganya, hal tersebut bukan lagi cinta, namun hanyalah obsesi.

Lalu, bagaimana perbedaan cinta dan obsesi? Hello Ladies sudah merangkumnya untuk kamu. Simak, ya!

Perbedaan Cinta dan Obsesi, Seperti Apa?

1. Cinta membuat hari terasa tenang, sedangkan obsesi menimbulkan kegelisahan

ILustrasi Cinta membuat hari terasa tenang, sedangkan obsesi menimbulkan kegelisahan. Sumber: Pixabay

Ketika kamu menjalin hubungan dengan seseorang sudah cukup lama, seharusnya kamu akan merasa lebih tenang dan memiliki kepercayaan terhadap pasanganmu, begitupun sebaliknya. Cinta membuat hubungan menjadi sehat karena kedua individu di dalamnya saling memiliki kepercayaan, saling mengerti, dan tidak mengekang satu sama lain.

Beda halnya dengan obsesi. Jika perasaanmu pada pasanganmu hanyalah obsesi, kamu akan dihantui dengan perasaan gelisah, terlalu mengkhawatirkan pasangan,dan harus selalu ada di dekat pasangan.

2. Cinta penuh kepercayaan, sedangkan obsesi penuh kecurigaan

Ilustrasi Cinta penuh kepercayaan, sedangkan obsesi penuh kecurigaan. Sumber: Pixabay

Kepercayaan yang dibangun dalam suatu hubungan akan membuahkan hubungan yang sehat. Jika kamu dan pasanganmu saling memiliki kepercayaan satu sama lain, maka itu termasuk cinta. Namun, sebaliknya jika kamu atau pasanganmu selalu dihantui dengan perasaan curiga terhadap satu sama lain, apalagi jika kalian sedang tidak bersama, maka hal tersebut bukanlah cinta atau perhatian, namun hanyalah obsesi.

3. Cinta memberikan kebebasan, sedangkan obsesi sangat mengekang

Ilustrasi Cinta memberikan kebebasan, sedangkan obsesi sangat mengekang. Sumber: Pixabay

Cinta akan mengharapkan segala kebaikan datang dalam kehidupan pasangannya. Karena kepercayaan sudah dibentuk sejak awal, maka kamu akan memberi kebebasan atau ruang untuk dirinya agar dapat berkembang dengan baik. Sebaliknya, jika kamu terobsesi dengan pasanganmu, maka kamu akan mengontrol kehidupan pasangan secara berlebihan yang menyebabkan timbulnya perasaan risih dalam diri pasangan, sehingga berpengaruh terhadap kelangsungan hubunganmu dengannya.

4. Cinta dapat bertahan dengan jarak, sedangkan obsesi ingin selalu berada di dekat pasangan

lustrasi Cinta dapat bertahan dengan jarak, sedangkan obsesi ingin selalu berada di dekat pasangan. Sumber: Pixabay

Setiap orang pastinya memiliki kesibukan masing-masing dalam aktivitas hariannya. Jika kamu cinta dengan pasanganmu, suatu jarak bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan. Seharusnya kamu bisa mengerti dengan kesibukan pasanganmu dan tidak menuntutnya untuk selalu ada di dekatmu setiap saat.

Namun, berbeda jika kamu hanya terobsesi dengan pasanganmu, kamu akan selalu menuntut untuk selalu berada di dekatnya dalam situasi apa pun. Hal tersebut membuat pasangan menjadi tidak produktif dan membuat hubungan kamu dipenuhi oleh perasaan cemas.

Nah, itu dia perbedaan cinta dan obsesi yang perlu kamu ketahui. Kira-kira, kamu dan pasanganmu memiliki perasaan cinta atau obsesi?

(IKN)