Pengertian Lash Lift dan Kelebihannya, Jangan Salah Pilih Treatment

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Treatment untuk membuat bulu mata lentik yang paling dibicarakan belakangan ini adalah lash lift. Namun, masih banyak yang bingung membedakan lash lift dan eyelash extensions, treatment melentikkan bulu mata yang juga banyak dipilih orang.
Dikutip dari Healthline, lash lift adalah metode membuat bulu mata lentik tanpa campur tangan bahan kimia. Bulu mata dibuat lentik alami dari akarnya langsung, sehingga tampak lebih panjang, natural, terangkat, dan bervolume atau terisi penuh.
Sementara prosedur melentikkan bulu mata dengan eyelash extension adalah menempel helai demi helai bulu mata palsu ke bulu mata asli, sehingga hasilnya lentik atau bervolume.
Kedua prosedur ini tidak memberikan hasil yang permanen, ya. Namun, eyelash extensions adalah treatment yang cukup menguras dompet jika dibandingkan dengan lash lift, makanya lash lift masih lebih sering dipilih. Adakah kelebihan lainnya? Simak di sini.
Kelebihan Lash Lift
Berikut kelebihan lash lift yang membuatnya pantas dipilih sebagai treatment untuk membuat bulu mata lebih lentik.
Lash lift adalah prosedur halal karena tidak memakai bulu mata lain, tapi asli bulu mata sendiri.
Lash lift membuat bulu mata lentik hingga sekitar 2 bulan.
Bulu mata yang dilentikkan dengan lash lift lebih mudah dirawat.
Prosedur lash lift tidak menyebabkan rasa sakit serta lebih singkat dibandingkan eyelash extensions.
Hasilnya tampak lebih natural karena tidak menambahkan bulu mata palsu.
Itulah kelebihan lash lift. Tapi, setiap prosedural pasti memiliki efek samping. Di bawah ini penjelasan mengenai efek samping lash lift.
Efek Samping Lash Lift
Karena prosedur melentikkan bulu mata relatif baru, belum banyak informasi yang tersedia tentang potensi efek samping prosedur ini. Namun, tentu ada efek samping pasca-prosedur yang mungkin terjadi.
Dikutip dari Healthline, iritasi karena larutan adalah risiko terbesar dari prosedur lash lift. Kamu mungkin akan lebih rentan terhadap iritasi karena bahan kimia yang terkandung dalam larutan yang digunakan untuk lash lift. Apalagi jika kamu memiliki riwayat mata kering, alergi, dan mata atau kulit sensitif. Efek samping dari larutan lash lift meliputi:
Melepuh
Ruam
Kemerahan
Mata kering
Mata berair
Peradangan
Bulu mata lebih rapuh
Jika larutannya masuk ke mata, kemungkinan iritasinya lebih besar lagi. Terdapat risiko mengalami abrasi kornea jika kamu menggosok mata yang teriritasi atau tergores secara tidak sengaja.
Selain larutan yang kemungkinan menyebabkan iritasi, bekerja dengan praktisi yang tidak berpengalaman juga dapat meningkatkan risiko efek samping selama proses lash lift. Jadi, pastikan kamu mendatangi salon yang berpengalaman dan terpercaya dalam menangani prosedur lash lift.
Bulu mata rusak hingga rontok adalah kemungkinan efek samping yang akan terjadi karena bahan kimia atau traksi yang diaplikasikan pada helai bulu mata.
Oleh karena itu, sebelum melakukan lash lift, ketahui dengan baik kondisi matamu. Jika matamu sensitif, alergi, kering, atau berair, sebaiknya hindari prosedur ini.
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Apa saja efek samping lash lift?

Apa saja efek samping lash lift?
Melepuh, ruam, kemerahan, mata kering, mata berair, peradangan, dan ulu mata lebih rapuh.
Apakah lash lift itu haram?

Apakah lash lift itu haram?
Lash lift adalah prosedur halal karena tidak memakai bulu mata lain, tapi asli bulu mata sendiri.
Berapa lama ketahanan lash lift?

Berapa lama ketahanan lash lift?
Lash lift membuat bulu mata lentik hingga sekitar 2 bulan.
