Warna Darah Haid yang Subur, Seperti Apa Ya?

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teruntuk para wanita, alangkah baiknya apabila kamu mengetahui warna darah haid yang subur itu seperti apa. Ternyata warna darah ini menentukan kesehatan tubuhmu. Berbeda dengan darah dari bagian tubuh lain, darah haid terdiri dari darah dan jaringan dari uterus.
Ada kemungkinan bahwa tiap wanita memiliki siklus dan tampilan darah haid yang berbeda. Umumnya, menstruasi mulai terjadi antara usia 12-13 tahun. Siklus menstruasi yang normal akan berlangsung setiap 21-35 hari.
Lalu, bagaimana warna darah haid yang subur sebenarnya? Untuk tahu selengkapnya, yuk simak informasi berikut.
Warna Darah Haid yang Subur sesuai Siklusnya
Dilansir VeryWell Health, berikut warna darah haid yang normal dan menandakan kesuburan adalah sebagai berikut:
1. Merah terang
Pada dasarnya, warna darah merah terang akan tampak di tahap awal menstruasi. Apabila warna merah semakin terang, berarti semakin banyak darah yang akan melewati serviks dan memasuki vagina.
Selain itu, terkadang warna merah terang terjadi ketika tubuh mengalami kram. Lantaran, hal ini disebabkan oleh uterus yang mengalami kontraksi. Akibatnya, arus darah haid jadi lebih deras.
2. Merah tua
Berikutnya, warna darah merah tua akan muncul saat arus darah mulai melambat. Biasanya warnanya berkisar dari merah tua, cokelat, hingga hitam.
Tak perlu khawatir karena semua wanita pasti akan memiliki warna darah yang lebih tua setelah mengalami haid berhari-hari.
3. Merah muda
Pernah mengalami warna darah haid merah muda? Meski jarang, fenomena ini sangat normal dan dialami oleh beberapa wanita. Warna ini biasanya muncul pada tahap awal atau akhir siklus menstruasi.
Bukan menandakan penyakit, melainkan darah merah muda ini merujuk pada arus darah yang ringan. Jadi, kamu enggak perlu cemas, ya. Warna darah tersebut hanya berubah encer akibat lendir dari tubuh.
Warna Darah Haid Lainnya
Mengutip Medical News Today, berikut kumpulan warna darah haid lainnya:
1. Hitam
Pertama, warna darah haid yang hitam mungkin sekilas tampak menakutkan. Namun, sebenarnya warna hitam ini muncul pada tahap awal atau akhir siklus menstruasi.
Umumnya, darah ini lebih lama keluar dari uterus karena membutuhkan waktu untuk melalui proses oksidasi. Di awal, darah ini akan terlihat cokelat atau merah tua sebelum berubah menjadi hitam.
Selain itu, ada kemungkinan darah hitam menandakan hambatan di dalam vagina wanita. Gejalanya meliputi bau yang tak sedap, demam, kesulitan buang air kecil, dan rasa gatal serta bengkak pada area vagina.
2. Oranye
Selanjutnya, warna darah haid lainnya adalah warna oranye. Hal ini disebabkan oleh darah yang bercampur dengan cairan serviks.
Namun, ini justru menandakan menstruasi yang tidak normal. Warna darah oranye tersebut menandakan infeksi bakteri pada vagina. Gejalanya terdiri dari rasa gatal, sensasi tidak nyaman, dan bau yang menyengat.
Untuk mengatasinya, coba lakukan evaluasi dengan ahli kesehatan.
3. Abu-Abu
Bukan hanya oranye, warna darah abu-abu pun menandakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri pada vagina. Pasalnya, ada ketidakseimbangan antara bakteri sehat dan berbahaya di dalam kemaluan wanita.
Berikut beberapa gejala penyakitnya, yakni sensasi gatal, bau tak sedap, dan rasa sakit atau terbakar ketika mengeluarkan air kecil. Untuk mengatasinya, langsung konsultasikan pada ahli kesehatan yang tepat. Nantinya, kamu bakal dianjurkan untuk mengonsumsi antibiotik yang mampu menangani penyakit ini.
Kapan Perlu ke Dokter?
Segera berkunjung ke dokter apabila kamu mengalami beberapa gejala sebagai berikut:
Siklus haid yang abnormal dari satu bulan ke bulan selanjutnya.
Darah keluar setelah menopause.
Kehilangan 3 siklus menstruasi atau lebih.
Bau vagina yang tak sedap.
Warna darah haid yang tak normal seperti abu-abu tua atau putih.
Sensasi gatal pada area vagina.
Siklus menstruasi yang normal memang dapat menjadi salah satu indikasi kesuburan. Maka dari itu, wanita harus memerhatikan siklus menstruasinya, termasuk juga bagaimana bentuk darah yang keluar saat haid.
Frequently Asked Question Section
Apakah darah haid hitam berbahaya?

Apakah darah haid hitam berbahaya?
Darah haid hitam berbahaya apabila disertai dengan gejala bau yang tak sedap, demam, kesulitan buang air kecil, dan rasa gatal serta bengkak pada area vagina.
Berapa lama siklus menstruasi yang normal?

Berapa lama siklus menstruasi yang normal?
Setiap wanita memiliki siklus berbeda yang biasanya berkisar antara 21-35 hari.
Apa penyebab darah haid abu-abu?

Apa penyebab darah haid abu-abu?
Darah haid abu-abu dapat disebabkan oleh infeksi bakteri pada organ reproduksi.
(AH)
