Konten dari Pengguna

4 Penyebab Aki Mobil Gelembung yang Harus Diwaspadai

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab aki mobil gelembung. Foto: Pixabay.com/Riedelmeier
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab aki mobil gelembung. Foto: Pixabay.com/Riedelmeier

Penyebab aki mobil gelembung sering kali berasal dari kesalahan dalam perawatan yang terlihat sepele, namun berdampak besar pada performa dan usia pakai komponen tersebut.

Fenomena ini menandakan adanya reaksi kimia atau tekanan internal yang tidak seimbang, yang apabila dibiarkan dapat merusak bagian dalam aki secara permanen.

Permasalahan ini bukan hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berisiko menimbulkan bahaya keselamatan bila tidak segera ditangani.

Penyebab Aki Mobil Gelembung

Ilustrasi penyebab aki mobil gelembung. Foto: Pixabay.com/Riedelmeier

Penyebab aki mobil gelembung dapat ditelusuri dari berbagai faktor yang berkaitan dengan cara pengisian daya, kondisi air aki, hingga proses kimia yang terjadi di dalamnya.

Dikutip dari formcharge.com, berikut adalah beberapa penyebab yang umum terjadi dan perlu diwaspadai.

1. Pengisian Air Aki Terlalu Penuh

Air aki yang diisi melebihi batas maksimum dapat menyebabkan tekanan internal saat proses pengisian daya berlangsung.

Ketika pelat dalam aki sedang mengembang karena proses kimia saat pengisian, volume air yang berlebih tidak memiliki ruang untuk bergerak.

Akibatnya, air akan terdorong keluar melalui tutup atau lubang ventilasi, menimbulkan gelembung atau bahkan tumpahan cairan.

Gejala ini sangat berbahaya karena air aki mengandung asam sulfat yang bisa merusak komponen sekitar dan membahayakan keselamatan.

2. Mengisi Air Aki Saat Aki Belum Terisi Penuh

Mengisi air sebelum proses pengisian daya selesai bisa membuat air bercampur tidak merata dengan elektrolit. Ketika pelat-pelat mulai mengembang saat proses pengisian daya berlangsung, air yang tidak diserap sepenuhnya akan terdorong ke permukaan.

Hal ini memicu gelembung atau bahkan cipratan air aki keluar dari penutup sel. Proses ini tidak hanya membuat permukaan aki kotor, tapi juga mengurangi efisiensi kinerja aki secara keseluruhan.

3. Overcharging atau Pengisian Daya Berlebihan

Proses pengisian daya yang berlangsung terlalu lama bisa menyebabkan suhu dalam aki meningkat secara drastis.

Reaksi kimia yang terjadi akibat panas berlebih menghasilkan gas hidrogen dalam jumlah besar, yang akhirnya menimbulkan gelembung di permukaan.

Jika dibiarkan, tekanan gas bisa merusak struktur internal aki atau bahkan membuat casing menggelembung. Kondisi ini juga mempercepat penguapan air aki, membuat sel kehilangan cairan penting untuk beroperasi secara normal.

4. Kerusakan pada Regulator Pengisian atau Charger

Regulator pengisian yang rusak bisa memberikan arus terlalu tinggi saat proses pengecasan berlangsung.

Ketidakseimbangan ini membuat elektrolit terlalu aktif hingga melepaskan gas lebih cepat dari biasanya, menyebabkan gelembung-gelembung besar pada air aki.

Dalam kondisi parah, tekanan gas dari reaksi kimia yang tidak terkendali bisa menyebabkan bagian atas aki menggembung. Pemeriksaan berkala pada sistem pengisian sangat penting agar kejadian seperti ini dapat dicegah sedini mungkin.

Secara keseluruhan, penyebab aki mobil gelembung perlu dikenali dan dicegah sejak awal agar tidak menimbulkan kerusakan fatal pada sistem kelistrikan kendaraan.

Perawatan yang tepat dan pengisian air aki sesuai prosedur sangat penting untuk menghindari penyebab aki mobil gelembung yang berbahaya ini. (Khoirul)

Baca Juga: Apakah Aki Mobil Tekor Bisa Diperbaiki? Simak Cara dan Solusinya