Konten dari Pengguna

4 Penyebab Motor Matic Oleng dan Cara Mengatasinya

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyebab Motor Matic Oleng, Foto: Unsplash/Yudha Aprilian
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Motor Matic Oleng, Foto: Unsplash/Yudha Aprilian

Motor matic menjadi pilihan favorit banyak pengendara. Namun, seiring waktu pemakaian, tak jarang pengguna merasakan motor matic terasa oleng. Meskipun demikian, masih banyak pengguna yang belum mengetahui penyebab motor matic oleng.

Mengutip Jurnal Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Pada Motor Matic Vario Berbasis Web, Imam W., dkk., (2016: 49), Sepeda motor menjadi alat transportasi favorit karena keunggulannya dalam hal perawatan, bahan bakar, dan efektivitas waktu.

Penyebab Motor Matic Oleng

Ilustrasi Penyebab Motor Matic Oleng, Foto: Unsplash/Raúl Mermans García

Motor matic oleng tentunya bisa membahayakan keselamatan, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi atau di jalanan yang tidak rata. Berikut adalah penyebab motor matic oleng dan cara mengatasinya.

1. Ban Aus

Ban yang sudah aus atau memiliki permukaan tidak rata dapat menyebabkan motor terasa oleng, terutama saat menikung atau melaju dengan kecepatan tinggi. Selain itu, tekanan angin yang tidak sesuai juga bisa mengganggu keseimbangan.

Untuk mengatasinya, periksa kondisi ban secara rutin, pastikan tidak ada benjolan, retakan, atau aus yang tidak merata. Gunakan tekanan angin yang sesuai dengan standar pabrik. Jika ban sudah tipis, segera ganti dengan yang baru.

2. Velg Bengkok

Velg yang penyok atau tidak presisi akan menyebabkan roda berputar tidak stabil, sehingga menimbulkan sensasi oleng saat motor berjalan. Ini sering terjadi setelah menghantam lubang atau kecelakaan kecil.

Oleh karena itu, bawa motor ke bengkel untuk dilakukan pengecekan keseimbangan roda. Jika velg hanya sedikit bengkok, masih bisa dilakukan pelurusan. Namun, jika kerusakan parah, sebaiknya diganti.

3. Bearing Roda Rusak

Bearing roda yang sudah aus atau pecah dapat menyebabkan goyangan pada roda saat berputar. Gejalanya bisa dirasakan ketika motor terasa "goyang-goyang" atau bergetar dari bagian bawah.

Jika hal tersebut terjadi, Segera ganti bearing roda yang rusak di bengkel. Penggantian bearing sebaiknya dilakukan oleh mekanik profesional untuk memastikan pemasangan presisi.

4. Shockbreaker Lemah

Suspensi (shockbreaker) yang rusak, bocor, atau lemah tidak mampu meredam getaran dan guncangan dengan baik, sehingga motor terasa limbung dan tidak stabil saat dikendarai. Jika dibiarkan, hal ini bisa membahayakan pengendara.

Selalu periksa kondisi shockbreaker secara visual, apakah ada oli yang bocor atau peredaman terasa terlalu empuk/kaku. Bila rusak, lakukan servis atau ganti shockbreaker sesuai rekomendasi pabrik.

Demikianlah penyebab motor matic oleng dan solusinya. Dengan mengetahui penyebab di atas, pengendara bisa mengurangi risiko kecelakaan dan memperpanjang usia kendaraan.

Baca Juga: Berapa Kilometer Ganti Oli Motor? Ini Patokan Umum untuk Perawatan Berkala