Konten dari Pengguna

5 Ciri-Ciri Busi Motor BeAT Rusak yang Membahayakan Pengendaranya

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri Busi Motor BeAT Rusak. Unsplash.com/The frolicsome Fairy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri Busi Motor BeAT Rusak. Unsplash.com/The frolicsome Fairy

Busi merupakan salah satu komponen vital dalam sistem pengapian motor, termasuk Honda BeAT yang banyak digunakan masyarakat Indonesia. Sehingga bagi pengendara perlu diperhatikan ciri-ciri busi motor BeAT rusak demi keselamatan.

Dikutip dari jurnal.sttmcileungsi.ac.id, Analisis Variasi Busi Terhadap Performa dan Bahan Bakar Motor Bensin, 2021, meski ukurannya kecil, busi memiliki peran besar dalam proses pembakaran mesin.

Jika busi mengalami kerusakan, performa motor bisa menurun drastis bahkan membahayakan keselamatan pengendara.

Ciri-ciri Busi Motor BeAT Rusak

Ilustrasi Ciri-ciri Busi Motor BeAT Rusak. Unsplash.com/shraga kopstein

Karena penting mengetahui ciri-ciri busi motor BeAT rusak, informasi di bawah ini perlu diperhatikan agar bisa segera mengatasinya.

1. Motor Sulit Dihidupkan

Salah satu ciri paling umum dari busi motor BeAT yang rusak adalah motor sulit untuk dinyalakan, terutama di pagi hari atau setelah lama tidak digunakan.

Ini bisa disebabkan oleh percikan api dari busi yang melemah atau bahkan tidak ada sama sekali. Jika hal ini sering terjadi, sebaiknya periksa kondisi busi secepatnya.

2. Tarikan Mesin Tersendat

Saat berkendara, tarikan mesin terasa tidak halus atau tersendat-sendat bisa jadi indikasi busi tidak bekerja optimal. Gejala ini biasanya muncul ketika busi kotor, aus, atau celah elektroda sudah melebar sehingga pembakaran tidak sempurna.

3. Konsumsi Bahan Bakar Boros

Ciri lain dari busi yang rusak adalah meningkatnya konsumsi bahan bakar. Hal ini terjadi karena pembakaran yang tidak sempurna membuat mesin memerlukan lebih banyak bahan bakar untuk beroperasi secara normal.

Jika motor BeAT tiba-tiba menjadi lebih boros dari biasanya, periksa bagian businya.

4. Suara Mesin Kasar atau Meledak

Busi yang bermasalah juga bisa menimbulkan suara mesin yang tidak normal, seperti kasar atau terdengar letupan dari knalpot. Ini menandakan adanya pembakaran yang tidak stabil akibat busi yang tidak bekerja dengan semestinya.

5. Warna Elektroda Busi Tidak Normal

Jika pengendara membuka busi dan melihat elektroda berwarna hitam pekat atau basah, itu pertanda busi sudah tidak sehat.

Warna busi yang normal seharusnya cokelat kemerahan. Kondisi elektroda yang tidak wajar bisa menyebabkan kegagalan sistem pengapian.

Busi motor honda BeAT yang rusak bisa berdampak serius pada performa mesin dan membahayakan pengendara. Untuk itu, lakukan pemeriksaan rutin dan ganti busi setiap 8.000–10.000 km atau sesuai anjuran pabrikan.

Dengan perawatan yang tepat, dan pemahaman terhadap ciri-ciri busi motor BeAT rusak, keselamatan dan kenyamanan berkendara bisa lebih terjamin. (Aya)

Baca juga: Cara Mengetahui Busi Motor Rusak dengan Mudah