Konten dari Pengguna

5 Penyebab Aki Mobil Avanza Tekor Meski Baru Diganti dan Cara Mengatasinya

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab aki mobil Avanza tekor. Foto: Pixabay.com/jaygeorge
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab aki mobil Avanza tekor. Foto: Pixabay.com/jaygeorge

Penyebab aki mobil Avanza tekor bisa berasal dari berbagai faktor yang tidak langsung disadari oleh pengguna kendaraan.

Meskipun terlihat sepele, gangguan pada sistem kelistrikan dapat menyebabkan aki kehilangan daya lebih cepat dari seharusnya. Situasi tersebut bisa terjadi secara tiba-tiba, bahkan saat mobil baru digunakan beberapa saat sebelumnya.

Ketika gejala ini tidak segera dikenali, kemungkinan besar akan berdampak lebih luas terhadap sistem kelistrikan mobil secara keseluruhan.

Penyebab Aki Mobil Avanza Tekor

Ilustrasi penyebab aki mobil Avanza tekor. Foto: Pixabay.com/Tama66

Penyebab aki mobil Avanza tekor bisa berasal dari kerusakan komponen, kebiasaan buruk dalam penggunaan, atau gangguan dari sistem elektronik internal.

Dikutip dari elevateauto.com.au, berikut adalah penjelasan lengkap mengenai berbagai pemicu serta solusinya.

1. Aki Sudah Lemah atau Usia Pemakaian Sudah Lama

Aki yang telah berumur lebih dari tiga tahun biasanya mulai kehilangan kapasitas penyimpanan energinya secara signifikan.

Pada kendaraan seperti Toyota Avanza, aki yang sudah tua akan kesulitan menahan daya meskipun telah melalui proses pengisian ulang berkali-kali.

Tegangan pada aki akan mudah turun saat suhu dingin atau beban listrik meningkat, menyebabkan mobil tidak bisa dinyalakan. Oleh karena itu, mengganti aki secara berkala berdasarkan masa pakainya adalah langkah penting untuk mencegah kejadian tekor.

2. Alternator Rusak atau Tidak Optimal

Alternator bertugas mengisi ulang daya aki saat mesin mobil hidup, tetapi ketika komponen ini rusak, proses pengisian tidak akan berlangsung dengan normal.

Bahkan, pada beberapa kasus, kerusakan pada dioda dalam alternator bisa menyebabkan aliran listrik mengalir balik saat mobil mati.

Hal ini menyebabkan aki terkuras dalam kondisi mesin tidak aktif. Pemeriksaan rutin terhadap kinerja alternator dan penggantian segera jika ada kerusakan sangat disarankan.

3. Penggunaan Lampu atau Aksesori Saat Mesin Mati

Beberapa pengguna sering lupa mematikan lampu kabin, charger, atau audio system saat mobil dalam kondisi mati. Kebiasaan ini menyebabkan arus listrik tetap mengalir ke komponen elektronik tanpa pengisian daya dari alternator.

Jika kondisi ini berlangsung lama atau sering terjadi, maka aki akan mengalami drain yang cukup parah. Untuk menghindari hal ini, penting memastikan seluruh aksesori mati sebelum meninggalkan mobil dalam waktu lama.

4. Adanya Parasitic Drain dari Komponen Elektronik

Parasitic drain adalah kondisi ketika komponen elektronik terus mengonsumsi daya meskipun mobil tidak digunakan. Sensor yang bermasalah, sistem alarm yang terlalu sensitif, atau modul kontrol yang tidak bekerja sempurna bisa menjadi penyebabnya.

Pada mobil modern seperti Avanza, parasitic drain bisa sulit dideteksi tanpa alat pengukur seperti multimeter.

Menggunakan multimeter dan mengamati arus parasit dengan cara mencabut sekring satu per satu dapat membantu menemukan sumber drain tersembunyi ini.

5. Kondisi Cuaca Ekstrem yang Menurunkan Performa Aki

Cuaca yang sangat panas dapat mempercepat proses penguapan cairan elektrolit dalam aki, sementara suhu dingin membuat reaksi kimia dalam aki menjadi lambat.

Kondisi ini membuat aki lebih cepat kehilangan daya walaupun tidak ada kerusakan mekanis. Mobil yang sering diparkir di luar ruangan atau dalam suhu ekstrem lebih berisiko mengalami aki tekor.

Upaya seperti menyimpan kendaraan di tempat teduh atau menggunakan pelindung aki bisa menjadi langkah pencegahan yang bermanfaat.

6. Koneksi Kabel Longgar atau Terjadi Korosi pada Terminal Aki

Kabel negatif atau positif yang tidak terpasang kencang dapat membuat proses pengisian daya tidak berjalan sempurna. Selain itu, karat pada terminal aki dapat menghambat aliran listrik dari alternator ke aki.

Kondisi ini membuat aki tidak dapat menyimpan energi dengan efisien. Membersihkan terminal secara berkala dan memastikan semua koneksi kencang akan membantu menjaga performa sistem pengisian.

Penyebab aki mobil Avanza tekor di atas bisa dihindari dengan kebiasaan merawat kendaraan secara rutin dan memeriksa kondisi sistem kelistrikan secara berkala.

Mengatasi permasalahan lebih awal akan mencegah kerusakan lebih besar pada sistem pengapian dan perangkat elektronik lainnya. (Khoirul)

Baca Juga: 4 Penyebab Motor Matic Tidak Bisa Distarter Tangan dan Solusinya