Konten dari Pengguna

5 Penyebab Cat Motor Mengelupas yang Wajib Dihindari Pengendara

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk penyebab cat motor mengelupas. Foto: Unsplash/Bahadır Şahinoğlu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk penyebab cat motor mengelupas. Foto: Unsplash/Bahadır Şahinoğlu

Penyebab cat motor mengelupas menjadi perhatian penting bagi pengendara yang peduli tampilan dan daya tahan bodi. Gejala awalnya sering tak terlihat, namun bisa berkembang jadi kerusakan serius.

Cat yang mulai terangkat dari permukaan menandakan lapisan pelindung sudah melemah. Bila dibiarkan, kelembapan mudah masuk dan mempercepat munculnya karat pada bagian logam motor.

Untuk mencegah hal tersebut, penting bagi pengendara untuk mengenali faktor pemicunya sejak awal. Perawatan cat yang tepat akan menjaga motor tetap prima dan tampil mengkilap lebih lama.

Penyebab Cat Motor Mengelupas

Ilustrasi untuk penyebab cat motor mengelupas. Foto: Unsplash/Rajasekhar R

Pengelupasan cat motor sering kali bukan akibat kejadian 'besar,' melainkan hal-hal kecil yang terus terulang. Menurut laman sunroadcollisioncenter.com, inilah penyabab cat motor mengelupas:

1. Paparan Sinar UV Berlebih

Radiasi UV berlebih dapat merusak struktur kimia cat motor, terutama pada lapisan bening dan dasar. Jika dibiarkan, cat akan mengalami oksidasi hingga akhirnya terkelupas dan kehilangan kilap.

Solusinya, parkirkan motor di area teduh atau gunakan cover anti-UV. Aplikasikan wax atau nano ceramic coating secara berkala untuk meningkatkan ketahanan cat terhadap paparan sinar matahari.

2. Proses Pengecatan yang Tidak Tepat

Kegagalan dalam tahap surface preparation seperti pengamplasan, primer, dan pengeringan dapat menyebabkan adhesi buruk. Hal ini membuat lapisan cat tidak menempel optimal dan mudah terangkat.

Untuk itu, selalu pastikan pengecatan dilakukan oleh teknisi berpengalaman dengan prosedur standar. Gunakan produk berkualitas dan hindari pengecatan sembarangan atau terburu-buru.

3. Penggunaan Bahan Kimia Keras

Detergen berbasis alkali tinggi atau solvent agresif merusak lapisan coating pelindung. Reaksi kimia yang tidak netral menyebabkan cat melunak, kehilangan ketahanan, lalu mengelupas seiring pemakaian.

Maka dari itu, gunakanlah sampo khusus detailing motor yang aman untuk lapisan cat. Bilas segera setelah mencuci, lalu keringkan dengan kain microfiber agar tidak meninggalkan bekas air.

4. Bodi Motor Tergores atau Penyok

Benturan ringan, gesekan, atau serpihan kerikil dapat merusak lapisan cat. Jika primer terbuka, kelembapan dan udara akan mempercepat pengelupasan yang lebih luas di area sekitarnya.

Jika terjadi, segera perbaiki goresan kecil dengan touch-up paint sebelum menyebar. Gunakan pelindung bodi atau lapisan anti gores pada area rawan benturan untuk mencegah kerusakan.

5. Kelembapan dan Karat dari Dalam

Jika ada bagian bodi yang mulai berkarat, cat akan terdorong dari bawah dan terkelupas. Biasanya masalah ini terjadi di bagian tersembunyi yang sering terkena air hujan atau cipratan jalan.

Untuk menghindarinya, cek secara berkala bagian bawah bodi, dek, dan kompartemen tersembunyi. Gunakan cairan anti karat atau lakukan pelapisan ulang di bagian yang mulai tampak berkarat.

Itulah deretan penyebab cat motor mengelupas yang wajib dihindari pengendara. Dengan mengenali pemicunya sejak awal, pengendara dapat menjaga daya lekat cat tetap optimal di berbagai kondisi. (NF)

Baca juga: 4 Cara Mengkilapkan Body Motor agar Tampak Baru dan Lebih Kinclong