5 Penyebab Knalpot Keluar Asap Hitam dan Cara Mengatasinya
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asap hitam yang mengepul dari knalpot bisa jadi adalah pertanda buruk. Penyebab knalpot keluar asap hitam juga bisa dikarenakan komponen kendaraan yang rusak dan perlu diganti, atau mungkin hal lainnya.
Apakah asap hitam keluar dari knalpot saat akselerasi atau tidak keduanya memiliki penyebab yang sama. Jika mengalami masalah ini saat akselerasi, itu dikarenakan kendaraan membakar lebih banyak bahan bakar untuk mencapai kecepatan tinggi.
Penyebab Knalpot Keluar Asap Hitam
Biasanya kerusakan pada knalpot bisa dilihat dari warna asap yang keluar. Warna yang baik berwarna putih dan jika muncul asap hitam perlu segera diwaspadai. Di bawah ini beberapa penyebab knalpot keluar asap hitam yang terjadi pada motor ataupun mobil:
1. Pelumasan yang Kurang
Mengutip buku Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor, Z. Furqon, ST, Drs. Joko Pramono, (2021:70), pada motor, asap knalpot berwarna hitam bisa disebabkan pelumasannya yang kurang.
Jika warna asap putih mengepul, berarti pelumasnya terlalu banyak. Tips mengatasinya yakni dengan mengurangi prosentase pelumas pada bensin. Selain itu bisa juga dengan setel pompa pelumasnya.
2. Injektor Bahan Bakar Mengalami Kebocoran
Injektor bahan bakar terletak di kepala blok mesin. Jika salah satu injektor bocor, bahan bakar di dalam silinder bisa terlalu banyak, sehingga menghasilkan asap hitam.
3. Sensor Oksigen yang Rusak
Sensor oksigen kemungkinan besar menjadi penyebabnya karena ia mengatur rasio udara dan bahan bakar dengan mengirimkan informasi ke unit kontrol mesin (ECU) tentang jumlah oksigen yang belum terbakar di ruang bakar.
Ketika sensor rusak, ia tidak dapat berfungsi dengan baik, sehingga mobil membakar lebih banyak bahan bakar. Tanpa oksigen yang cukup, pembakaran tidak akan sempurna dan menyebabkan keluarnya asap hitam dari knalpot .
4. Filter Udara Kotor dan Tersumbat
Filter udara yang tersumbat tidak akan memungkinkan jumlah udara yang tepat masuk ke ruang pembakaran. Dikarenakan lebih sedikit udara mencapai ruang, konsentrasi bahan bakar yang terbakar lebih tinggi sehingga menghasilkan banyak asap hitam.
Filter udara sebaiknya diganti setiap 15.000-30.000 mil. Sebagai alternatifnya juga dapat menggunakan interval penggantian berdasarkan usia, yaitu setiap satu, dua, atau tiga tahun sesuai rekomendasi produsen.
5. Ring Piston Rusak
Penyebab knalpot keluar asap hitam yang lainnya yakni ada pada ring piston yang bermasalah. Ring piston dirancang untuk mencegah oli mesin masuk ke ruang bakar.
Pembakaran oli mesin dan bahan bakar secara bersamaan menghasilkan asap hitam pekat. Untuk mengetahui apakah ring piston rusak atau tidak, sebaiknya lakukan juga uji diagnostik knalpot.
Cara mengatasi masalah asap knalpot yang hitam jika itu terjadi karena kerusakkan yang sudah disebutkan di atas maka dengan mengganti filter udara, sensor oksigen, cincin piston, dan injektor bahan bakar.
Sebaiknya harus mendapatkan diagnosis yang akurat sebelum dapat menentukan perbaikan mana yang tepat. Berkonsultasi dengan tenaga ahli di bidang tersebut juga perlu dilakukan. (NOV)
Baca Juga: 4 Cara Mengkilapkan Body Motor agar Tampak Baru dan Lebih Kinclong