5 Penyebab Motor Injeksi Brebet saat Digas
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Injeksi brebet pada motor adalah kondisi saat mesin motor tidak bekerja secara optimal. Hal ini akan membahayakan performa motor. Untuk itu, deretan penyebab motor injeksi brebet saat digas penting diketahui pengendara.
Dikutip dari Pengaruh Injeksi Uap Air terhadap Daya dan Torsi pada Sepeda Motor, oleh Sukartono G. et al, (2013), dalam situs journal.itny.ac.id, sepeda motor adalah alat transportasi yang banyak digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Sepeda motor biasanya memiliki mobilitas yang tinggi dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pemakai baik tenaganya yang harus optimal serta konsumsi bahan bakarnya.
5 Penyebab Motor Injeksi Brebet saat Digas
Saat mengendarai sepeda motor, jika motor tersendat saat menarik gas, masalah itu disebut injeksi brebet atau engine sputtering. Dikutip dari situs motoxtasy.com, inilah deretan penyebab motor injeksi brebet saat digas:
1. Motor Sputtering Disebabkan oleh Karburator/Injektor Bahan Bakar
Pada karburator yang tidak selaras, perbandingan udara dan bahan bakar yang dikirim untuk dibakar akan menjadi tidak seimbang. Masalah tersebut akan mengakibatkan pembakaran (pembakaran bahan bakar dan pembangkitan tenaga) yang tidak optimal.
Perbandingan campuran udara/bahan bakar yang tidak tepat pada sepeda motor maka akan membuatnya tersendat-sendat/terbata-bata.
Untuk sepeda motor injeksi bahan bakar, injektor bahan bakar akan tersumbat tergantung pada kualitas bahan bakar dan kontaminan/penumpukan karbon dari waktu ke waktu.
Penyumbatan akan membatasi pasokan bahan bakar dan nosel injektor bahan bakar tidak akan mampu menyemprotkan jumlah bahan bakar yang dibutuhkan ke ruang pembakaran untuk terbakar.
2. Sputtering Disebabkan oleh Busi/Kabel Busi yang Aus
Sepeda motor akan tersendat jika ada kerusakan fisik pada ujung busi atau korosi/kerusakan parah pada elektroda.
Busi akan gagal menyalakan campuran udara/bahan bakar pada waktu yang tepat atau percikannya akan lemah, sehingga mengakibatkan sepeda motor tersendat-sendat.
Untuk kabel busi, tugasnya adalah mengalirkan arus listrik ke busi. Getaran besar atau kontak dengan permukaan panas dapat menyebabkan kabel terlepas dari busi.
3. Motor Sputtering Disebabkan oleh Filter Udara yang Tersumbat
Agar bahan bakar terbakar dan pembakaran berlangsung dengan baik, udara dibutuhkan. Filter udara tersumbat dapat membatasi dan mengurangi jumlah pasokan udara ke mesin.
Seiring pemakaian, filter udara akan menyerap berbagai partikel seperti debu, kotoran, dan zat pencemar lainnya, sehingga perlu dibersihkan secara rutin agar fungsinya tetap optimal.
Suara mesin sepeda motor yang tersendat-sendat dapat disebabkan oleh filter udara yang tersumbat karena akan menciptakan ketidakseimbangan rasio campuran udara/bahan bakar.
4. Kondisi Koil Pengapian yang Sudah Melemah atau Aus.
Agar campuran udara dan bahan bakar dapat terbakar, busi perlu memproduksi loncatan listrik dengan tegangan tinggi, berkisar antara 20 ribu hingga 50 ribu volt.
Koil pengapian berfungsi meningkatkan tegangan dari baterai menjadi voltase tinggi, lalu menyalurkannya ke busi untuk memicu terjadinya percikan api pada proses pembakaran.
Koil pengapian yang aus/rusak tidak akan mampu mengubah dan mengalirkan arus listrik karena busi yang aus harus mengimbanginya sehingga mengakibatkan mesin sepeda motor tersendat-sendat.
Paparan suhu tinggi, kelembapan, dan getaran dapat menyebabkan kerusakan pada koil pengapian.
5. Sputtering Akibat Pompa Bahan Bakar Rusak atau Saluran Bahan Bakar Aus
Bahan bakar berlebih dapat dikembalikan ke tangki melalui saluran pengembalian bahan bakar.
Penyumbatan/kebocoran atau kerusakan pada saluran pasokan bahan bakar atau pompa bahan bakar ini akan menghentikan atau mengurangi jumlah bahan bakar yang dibutuhkan untuk melakukan proses pembakaran.
Apabila suplai bahan bakar ke mesin berkurang atau terhenti sama sekali, motor akan mengalami hambatan saat berjalan bahkan bisa berhenti total (mogok).
Pompa bahan bakar dan saluran bahan bakar yang rusak atau aus akan menyebabkan sepeda motor tersendat-sendat.
Itulah dia deretan penyebab motor injeksi brebet saat digas. Penting untuk segera mengatasi masalah brebet pada motor injeksi karena dapat mengganggu kenyamanan berkendara. (IF)
Baca juga: 7 Penyebab Motor Mati Mendadak dan Hidup Lagi