Konten dari Pengguna

5 Penyebab Oli Mesin Honda Grand Tidak Naik yang Harus Diwaspadai

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab oli mesin Honda Grand tidak naik. Foto: Unsplash/ Volkan Olmez
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab oli mesin Honda Grand tidak naik. Foto: Unsplash/ Volkan Olmez

Penyebab oli mesin Honda Grand tidak naik sering kali menjadi sumber kerusakan fatal pada mesin motor jika tidak segera ditangani.

Saat oli gagal naik dan melumasi bagian atas mesin, gesekan antar komponen menjadi lebih besar sehingga menimbulkan panas berlebih, suara kasar, dan bahkan keausan permanen.

Banyak pemilik Honda Grand yang tidak menyadari tanda-tanda awal dari masalah ini, sehingga kerusakan baru diketahui saat mesin sudah mengalami gejala serius.

5 Penyebab Oli Mesin Honda Grand Tidak Naik

Ilustrasi penyebab oli mesin Honda Grand tidak naik. Foto: Unsplash/ Volkan Olmez

Penyebab oli mesin Honda Grand tidak naik bisa berasal dari beberapa faktor teknis yang sering kali terabaikan.

Mulai dari sistem pompa oli yang terganggu, saringan oli yang kotor, hingga saluran oli yang tersumbat, semuanya bisa menghambat aliran pelumas ke dalam mesin.

Dikutip dari laman honda.com, perawatan sistem pelumasan yang rutin sangat dianjurkan untuk menjaga performa dan keawetan mesin kendaraan, termasuk motor bebek seperti Honda Grand.

Berikut adalah penyebab oli mesin Honda Grand tidak naik yang harus diwaspadai:

1. Pompa Oli Rusak atau Tersumbat

Salah satu penyebab utama oli tidak naik adalah kerusakan pada pompa oli. Pompa ini berfungsi untuk mengalirkan oli ke seluruh bagian mesin.

Jika komponen ini aus, rusak, atau tersumbat kotoran, maka oli tidak akan mengalir sebagaimana mestinya. Masalah ini bisa terjadi karena oli yang jarang diganti atau penggunaan filter oli yang sudah tidak layak pakai.

2. Saringan Oli Tersumbat

Saringan oli atau filter oli yang tersumbat bisa menghentikan aliran oli ke bagian atas mesin. Akibatnya, tekanan oli menjadi lemah atau bahkan tidak ada sama sekali.

Hal ini biasanya terjadi akibat penumpukan kerak atau kotoran dari sisa pembakaran dalam mesin. Mengganti filter oli secara rutin bisa mencegah hal ini.

3. Jalur Oli Tersumbat

Oli dialirkan melalui saluran-saluran kecil di dalam blok mesin. Bila jalur tersebut tertutup kerak atau lumpur akibat oli yang tidak pernah diganti dalam waktu lama, maka oli akan sulit naik.

Membersihkan saluran oli dengan engine flush atau overhaul ringan bisa menjadi solusinya.

4. Volume Oli Kurang

Oli yang terlalu sedikit bisa menyebabkan pompa oli tidak bisa menyedot dengan baik. Ini membuat tekanan oli lemah sehingga oli tidak mampu naik ke bagian mesin atas. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa ketinggian oli melalui dipstick.

5. Kerusakan pada Gear Pompa Oli

Pompa oli digerakkan oleh gear yang terhubung dengan poros engkol. Jika gear ini aus atau patah, maka pompa oli tidak akan bekerja dengan optimal. Kerusakan ini bisa terjadi karena usia pakai atau penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi.

Agar performa Honda Grand tetap optimal dan mesin awet, sebaiknya lakukan servis rutin dan ganti oli sesuai jadwal.

Perhatikan pula gejala awal seperti suara mesin kasar atau indikator tekanan oli menyala. Bila ditemukan tanda-tanda oli tidak naik, segera bawa ke bengkel terpercaya untuk pemeriksaan menyeluruh. (Arf)

Baca juga: 5 Motor Honda Kopling Terbaik untuk Menjelajah Medan Sulit